Go back

Wanita Leher Patah | #1723

7m 58s

Wanita Leher Patah | #1723

Kisah ini menceritakan pengalaman seorang wanita dan suaminya yang pindah ke rumah baru yang terisolir di belakang kawasan pergudangan. Alasan kepindahan adalah untuk mempersingkat jarak tempuh suami yang bekerja sebagai satpam dengan shift malam. Setelah menempati rumah, sang wanita terus mencium bau busuk meski suaminya bersikeras bahwa rumah telah dibersihkan. Pada suatu malam, saat suaminya bekerja, wanita tersebut tertidur setelah menidurkan anaknya yang masih bayi. Ia bermimpi buruk melihat sosok wanita berpenampilan mengerikan dengan leher patah di samping anaknya. Terbangun dalam ketakutan, ia mendapati anaknya menangis keras. Kegelisahan meningkat ketika mainan musik anak menyala sendiri dan tidak bisa dimatikan, bahkan setelah baterainya dicabut. Kepanikan mencapai puncaknya ketika pintu kamarnya digoyang-goyang dari luar dan sosok menyeramkan yang mirip dengan dalam mimpinya muncul, mengintip melalui ventilasi pintu. Wanita itu pun pingsan ketakutan dan hanya terbangun setelah suaminya pulang dari kerja.

Transcription

689 Words, 4850 Characters

Indonesian
[MENGENI] Ini adalah cerita dari teman saya, tentang pengalaman dia dan suaminya di terror hantu wanita leher patah. Begitu berat rasanya untuk city, namat menakut, mencetakan pengalamannya. Kini rasat akut yang pernah di alami belasan tahun lalu dirasakannya kembali. Berumulah saat city dan suami mutuskan untuk pindah rumah. Rumah barunya berada di belakang kawasan pergudangan yang jauh dari pemukiman pada saat waktu itu. Sangat beda berbeda dengan sekarang. Suami city bekerja sebagai skuriti di kawasan pergudangan tersebut yang mau wajibkan untuk bekerja juga pada sif malam. Ini lah alasan mengapa mereka pindah rumah. Karena city nggak tegah, melihat suami nya harus menemput jarak yang jauh saat berangkat, maupun pulang kerja. Terlebih jalan yang dilalui sangat la sepi. Sebaliknya suami nya khawatir dengan keadaan city dan anak pertama mereka yang baru berumur 3 bulan untuk detinggal saat bekerja. Perekah menempati rumah barunya setelah sang suami memersikan dan memindahkan barang-barang mereka. City mengaluh kepada suami nya. Kenapa rumah belum dibersikan? Karena dia mencium bu Amis, namun tak menengat. City berinitiatif membersikan kembali rumah, walaupun akwan suami nya rumah sudah dibersikan menyaluruh. Malam pun tiba, dan city tak ditemani sang suami karena sebelumnya sudah berpamit untuk masuk kerja sif sorry. Terdengar suara azan dari kejauhan berkumandang yang menandakan sudah memasuki waktu soalat isak. Sukurlah, sang anak sudah tertidur setelah city menyesulinya. Dia langsung bergegas duduk untuk posucikannya. Sebelum soalat, city menyampatkan diri untuk mengguncipin turuma sambil melihat keadaan di luar yang begitu sepi. Hanya ditemani suara malam yang terdengar, namun dia mencium kembali, bahwa Amis lebih kuat dari pertama kali memasuki rumah. Pikirnya mungkin ada sampa yang belum sempat dibersikan di luar, diapun bergegas masuk ke kamar dan menunai kan soalat isak. City mendapati dirinya di dalam kamar, dan dia melihat di samping anaknya yang sedang tertidur ada sesuai sok wanita. Sosok tersebut mengenakan gumputi yang lusuh, dan kotor dengan bercak merah seperti no de darah. Wajiannya tak nampak terlihat dari samping, dan tertutupi rambutnya yang panjang berantakan. City merasa aneh dengan posisi kepala sosok tersebut yang tak lazim. Kepalanya bersandar pada pundak seakan roboh tak bertulan, dan lehernya pun melengkung, dengan tojulan tular seakan patah. City pun berteriak mengusir pergi sosok tersebut, karena sosok tersebut sunggu menakutkan sambil bersenandung liri. City terbangun sebarih berteriak pergi kepada sosok tersebut, nafasnya tersenggal-senggal dengan peluh keringat di wajahnya. Rupanya, City tertidur dengan masih mengenakan mokernah dan masih di atas aja da, rasa takut yang dirasakannya dari mimpi tersebut belum merda. City dikagetkan dengan ceritant tangis anaknya. Dia cemas ketika melihat anaknya yang menangis dengan mata tertutup dan badan yang memerah padam. City berusaha menenangkan anaknya dengan memeluk arat dan menggendong anaknya, sembarih melantunkan ayat suci. Sukurlah beberapa saat kemudian, sang anak kembali tenang dan tertidur. City merubahkan dirinya di atas kasur, berharap tertidur kembali hingga suaminya kembali pulang kerja. Rasacemah semenalami mimpi yang menakutkan membuatnya takut jungter lelak. Ditengah keputus asanya terdengar musik mainan yang sering dimainkan anaknya. City berancak pergi ke ruang kamu untuk membreksa mainan tersebut. Boneka lucu, sumber musik di gengamnya, namun musik tetap menyala setelah dimatikan. Dirinya tetap berusaha tenang, lalu mencaput batre boneka, namun musik dari boneka tetap tak berhenti. City pun panik, melayan per boneka dan langsung berlari ke dalam kamera. Untunglah, sang anak tak terganggu atas kegaduhan yang terjadi. Ia menutupi dirinya dengan selimut setelah mengunci pintu kamarnya rapat-rapat. Lalu, Ia mulai merasa tenang, namun ketenangannya tak bertahan lama karena pintu kamarnya ada yang memaksa buka dari luar. Yang membuatnya sampa terkaget, dia memberanikan dirinya melihat pintu kamar dan benar. Tuas pintu bergerak naik turun, seakan ada yang ingin masuk ke kamar. Dia memanggil suaminya, berharap suaminya lah yang berada di balik pintu dan tuas pintu berhenti. Namun bukan jawapan suara dari suaminya yang terdengar, tapi suara senandung liri seorang wanita yang gini terdengar. Ketakutan sudah menguasai city sepenuhnya, perlahan terlihat dari ventilasi pintu muncul seperti rambut dan sedikit bagian kepala. Ketika senandung liri berkantih dengan suara gasekantulang terlihat sebuah wajah yang menyeramkan. Susok-sok tersebut menatap tajam dan menyeringai ke pada city. Tak kuasa menahan diri, yapeng tak sadarkan diri, sampaikan suaminya kembali pulang kerja dan membangungkannya. [MUSIK] Kamu punya pengalaman horror? Kirim ceritemu ke [email protected] [MUSIK]

Podcast Summary

Key Points:

  1. Seorang wanita dan suaminya pindah ke rumah baru yang terpencil di dekat kawasan pergudangan.
  2. Wanita tersebut mulai merasakan kehadiran aneh dan mencium bau busuk di rumah, meski suaminya menyatakan rumah sudah dibersihkan.
  3. Saat sendirian di malam hari, ia mengalami mimpi buruk tentang sosok wanita berleher patah di samping anaknya.
  4. Setelah terbangun, ia dikejutkan oleh tangis anaknya dan mainan musik yang menyala sendiri serta tidak bisa dimatikan.
  5. Ketakutan memuncak ketika pintu kamar berusaha dibuka paksa dari luar dan sosok menyeramkan muncul, membuatnya pingsan hingga suaminya pulang.

Summary:

Kisah ini menceritakan pengalaman seorang wanita dan suaminya yang pindah ke rumah baru yang terisolir di belakang kawasan pergudangan. Alasan kepindahan adalah untuk mempersingkat jarak tempuh suami yang bekerja sebagai satpam dengan shift malam. Setelah menempati rumah, sang wanita terus mencium bau busuk meski suaminya bersikeras bahwa rumah telah dibersihkan.

Pada suatu malam, saat suaminya bekerja, wanita tersebut tertidur setelah menidurkan anaknya yang masih bayi. Ia bermimpi buruk melihat sosok wanita berpenampilan mengerikan dengan leher patah di samping anaknya. Terbangun dalam ketakutan, ia mendapati anaknya menangis keras.

Kegelisahan meningkat ketika mainan musik anak menyala sendiri dan tidak bisa dimatikan, bahkan setelah baterainya dicabut. Kepanikan mencapai puncaknya ketika pintu kamarnya digoyang-goyang dari luar dan sosok menyeramkan yang mirip dengan dalam mimpinya muncul, mengintip melalui ventilasi pintu. Wanita itu pun pingsan ketakutan dan hanya terbangun setelah suaminya pulang dari kerja.

FAQs

City mengalami teror hantu wanita berleher patah yang muncul di kamar anaknya dan mengganggu rumah tangganya, termasuk suara senandung dan gangguan pada mainan anak.

Mereka pindah agar suami City yang bekerja sebagai satpam di kawasan pergudangan tidak perlu menempuh jarak jauh saat berangkat dan pulang kerja, terutama di jalan yang sepi.

Sosoknya mengenakan gamis lusuh dengan bercak merah seperti darah, rambut panjang berantakan, dan lehernya melengkung seakan patah dengan kepala bersandar di pundak.

Mainan boneka anaknya terus mengeluarkan musik meski sudah dimatikan dan baterainya dicabut, membuat City panik hingga melempar boneka tersebut.

City mengunci pintu kamar rapat-rapat, menutupi diri dengan selimut, dan melantunkan ayat suci untuk menenangkan diri dan anaknya.

Dari ventilasi pintu, City melihat rambut dan sebagian kepala, lalu wajah menyeramkan wanita itu yang menatap tajam dan menyeringai sebelum City pingsan.

Chat with AI

Loading...

Pro features

Go deeper with this episode

Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.