Renungan ini mengajak umat untuk merenungkan ajakan Yesus dalam Lukas 9:22-25, yang menekankan pentingnya menyangkal diri, memikul salib setiap hari, dan mengikut Dia. Pembicara menekankan bahwa mengingat Tuhan saat susah atau sedih adalah hal yang wajar dan manusiawi. Namun, tantangan sesungguhnya adalah mengingat Tuhan saat kita tergoda untuk melakukan dosa atau mengejar kesenangan duniawi, seperti saat ingin selingkuh, menyontek, atau menggosip. Inilah yang disebut sebagai "luar biasa" karena membutuhkan kontrol diri yang kuat.
Untuk membantu mengendalikan diri, diperkenalkan teknik "WAIT" yang merupakan singkatan dari "Wow Asyiknya Inget Tuhan". Teknik ini adalah alat bantu untuk berhenti sejenak dan mengingat Tuhan setiap kali akan berbuat dosa. Selain itu, ada teknik NLP (Neuro-Linguistic Programming) berupa pembuatan "jangkar" dengan menyatukan jari telunjuk dan jempol sambil membayangkan pertolongan Tuhan dan rasa syukur. Teknik ini berfungsi sebagai pengingat bawah sadar untuk selalu bersyukur dan mengingat kebaikan Tuhan.
Masa Prapaskah adalah waktu yang tepat untuk melatih pengendalian diri, bukan mengejar kesenangan semata. Dengan mengingat Tuhan, kita tidak hanya terhindar dari dosa, tetapi juga diajak untuk berbagi rezeki dengan sesama yang membutuhkan.
Pembicara 1
Sahabat fresz saya jovie dan Natasha sesaat lagi kita akan mendengarkan feses.
Pembicara 2
Kami 19 Februari 2002 6.
Bersama renov Vincent dari Jogjakarta.
Pembicara 1
Selamat menegaskan.
Pembicara 3
Para sahabat fresh selamat memasuki masa prapaskah kembali saya rhenald Vincent dari Yogyakarta mengudara menemani anda semuanya merenungkan baca ninjau pada hari ini.
Pembicara 4
Bacaan dari injil lukas bab 9 ayat 22 sampai dengan 25 dan yesus berkata.
Anak manusia harus menanggung banyak penderitaan.
Dan ditolak oleh tua tua, imam, imam, kepala dan ahli ahli taurat.
Lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari 3.
Katanya kepada mereka semua.
Setiap orang yang mau mengikut aku.
Ia harus menyangkal dirinya.
Memikul salibnya setiap hari dan mengikut aku.
Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya.
Tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena aku.
Ia akan menyelamatkannya.
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia?
Tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri.
Demikianlah injil tuhan.
Pembicara 3
Terima kasih mas erwin dari para clara Bekasi utara paroki yang telah mengalami lika liku sampai pada berdirinya di tahun 2019.
Ya puji tuhan.
Para sahabat, apakah kita ingin lulus uas ini yang om k nih inget tuhan dong ingin gak kalau kita ini cepat dapat kerjaan?
Inget tuhan dong pengen nggak penyakit kita segera sembuh inget tuhan pengen nggak hutang kita ini simsalabim gue cewek cewek hilang semuanya dalam tempo satu menit.
Eh salah ini kalau ini harus berusaha harus bayar ya seperti tadi kita semua juga harus berusaha juga.
Selain ingat, tuhan tentu saja harus berusaha ingat tuhan di saat saat kita susah itu gampang inget tuhan di saat saat kita sedih itu sudah biasa inget tuhan di saat kita terpuruk yaitu manusiawi.
Tetapi.
Inget tuhan saat kita mau melakukan dosa dan kesenangan duniawi.
Nah ini ini baru luar biasa.
Wajar sih memang kalau kita pengen ya selalu ingin senangnya aja kita selalu ingin memenuhi kedagingan kita.
Normal dong kalau kita pengin happy.
Happy aja ya enggak sih?
Tapi.
Ini i nya panjang banget nih i nya ya.
Apakah kita mau belajar mengontrolnya?
Apakah kita mau belajar mengendalikan diri?
Ini password untuk menuju ke kerajaan surga.
Saya teringat sesuatu nih para sahabat dulu waktu saya masih kerja di Jakarta dipluit.
Nah saya ngetos di daerah grogol saya ngekos dengan salah satu mahasiswa kedokteran uki universitas Kristen Indonesia.
Dia berasal dari Boyolali dan saya suatu hari Sabtu saya iseng saya iseng gini.
Armelura dok dia dengan semangat 4 5 karena dia rupanya sedang gabut gitu ya sedang wt gak kemana mana dia langsung jawab ya tanpa pikir panjang melow mas melulu mas tadi saya nanya yos ikut enggak yos ikut mas ikut mas lalu dia pakai pakaian rapi dengan cepat secepat pilat lalu buka pintu.
Dia nanya mau ke mana kita mas ini loh aku mau ke kamar mandi ini bawa ando ini wow lah kamu mas jangan jangan ngebai menyebalkan.
Dia bilang begitu dia lalu nutup pintu dengan cukup keras waktu itu.
Teman kos saya tadi dia tidak berpikir panjang kali lebar kali tinggi, tapi dia langsung menyanggupi untuk ikut ikut mas ikut mas.
Saya ngajak dia, lalu dia langsung ikut.
Tapi bagaimana dengan ajakan yesus di dalam baca ninjau tadi lucas ayat 23, katanya kepada mereka semua, setiap orang yang mau mengikut aku, ia harus menyangkal dirinya memikul salibnya setiap hari dan mengikut aku.
Oh ada syaratnya.
Kalau tadi saya ngajak teman kau, saya tidak pakai syarat, dia langsung menyanggupi.
Tapi ini ajakan yesus itu pakai syarat loh.
Pertanyaannya, tuhan yesus itu ke mana sih setelah mengembara di dunia ini?
Pergi ke mana?
Kok ngajak ngajak kita udah gitu pakai syaraf lagi.
Jawabannya adalah yesus ini pergi ke surga diangkat ke surga.
Makanya ngajak kita pertanyaannya mau nggak kita diajak yesus?
Ya bukan sekarang tidak ada yang mau sekarang mungkin gitu ya.
Tapi untuk ngikut yesus ke sana itu harus pakai cara berpikir yesus cara ngomongnya yesus, cara berpindahnya yesus dan sebagainya.
Kuncinya satu kok ingat tuhan inget tuhan saat kita mau mulai melakukan dosa.
Ingetuhan saat kita kepikiran mau selingkuh ingetuhan saat kita kepikiran mau nyontek ketika ulangan ketika uas inget saat kita mau mendzalimi teman kantor demi posisi kita sendiri ingat tuhan saat kita mau gosipin tetangga inget tuhan saat kita mau gosipin mau gibahin.
Teman satu pelayanan kita di gereja inget tuhan saat kita ingin melakukan dosa dosa.
Itu dalam masa perapaskah ini bukan kesenangan semua yang kita kejar tapi kontrol diri yang kita latih.
Bahkan saat kita dapat engpau misalnya, apakah kita ingat tuhan ingat tuhan itu artinya terima kasih tuhan dapat engkau.
Dan kita ingat untuk membaginya pada sesama yang memerlukan uluran tangan kita para sahabat.
Yang ada satu kata yang membuat kita bisa mengendalikan diri.
Alat bantu ini namanya weight atau tunggu dulu tunggu gentar with itu bahasa Inggris bahasa Indonesia tunggu bentar tunggu dulu.
Ini wait ini adalah singkatan sebenarnya wait.
Ini adalah singkatan dari wit wow.
Asyiknya inget tuhan.
Sebentar.
Ingat tuhan kok asik sih ya iya doang, karena kalau kita ingat tuhan kita mendapat keselamatan keselamatan ini bukannya cek ecek bukan kaleng kaleng ini keselamatan sejati, surga, keselamatan abadi yang membuat kita happy selama lamanya.
Jadi nanti setiap kali kita kepikiran mau heby orang lain setiap kali kita kepikiran mau selingkuh setiap kali kita kepikiran mau ngikut teman kantor kita di kantor untuk posisi kita sendiri biar aman dan apapun dosa dosa yang mau kita lakukan, tolong langsung katakan weight wow asyiknya inget tuhan boleh katakan dalam hati.
Weight boleh diucapkan lirih bagi kita yang sukses sekali mendengarkan musik bagi kita yang suka sekali ngobrol bagi kita yang sering kebangun di tengah malam gara gara bunyi kucing kawin misalnya.
Atau gara gara bunyi tikus di plafon kita kebangun berarti kita orang auditory tolong ucapkan agar kita bisa mendengar mengakses suara kita sendiri.
Jadi agar kata weight itu bisa memiliki energi atau daya powerful untuk kita gunakan, mengendalikan pikiran, perkataan dan hati kita serta perbuatan kita yang menyimpang dari tuhan.
Maka ada satu teknik dalam nlp neurolingguistik programming karena saya kebetulan sertifikasinya juga nlp.
Yang namanya en kering enker tuh begini.
Ya bagi yang mendengarkan face jus tidak melihat youtube tentu tidak bisa melihat tangan saya.
Tapi saya jelaskan.
Tangan kanan kita jari telunjuk dan jempol.
Tolong satukan bagi kita yang berkebutuhan khusus boleh kita bayangkan saja telunjuk kanan dan jempol kanan tolong takut kan atau satukan seperti ini sebelum kita membuat anker ini atau jangkar ini tarik napas kita sambil tutup mata kita tarik napas kita relaksasi dulu.
Keluarkan pelan pelan minimal 3 sampai 5 kali.
Kemudian bayangkan kejadian ketika kita ditolong oleh tuhan yesus, bayangkan betapa bahagianya kita bayangkan betapa kita bersyukur jelas bayangannya perjelas gambarnya.
Ketika bayangan itu sudah makin jelas tolong anker langsung tangan kanan kita bentuk anker lalu katakan pada diri kita sendiri mulai saat ini dan seterusnya.
Entah kenapa kapanpun dan dimanapun setiap kali aku lekatkan jariku ini, aku bersyukur karena pertolongan tuhan.
Kita ulang kata kata itu 5 sampai 10 kali lepas anker kita buka mata kita ini sudah terinstall dalam pikiran bawah sadar kita.
Jadi nanti ketika para sahabat ingin melakukan dosa tergoda untuk melakukan penyimpangan penyimpangan yang tidak berkenan di hati tuhan.
Dan ketika para sahabat mendapat bonus mendapat rezeki apapun itu.
Langsung begini ya langsung anker bilang with.
Dalam hati boleh diucapkan boleh wight itu langsung para sahabat.
Ingat tuhan ingat kebaikan tuhan.
Betapa tuhan baik selama ini masa iya mau kita khianati dengan dosa kita?
Wow asyiknya inget tuhan.
Maka nantinya para sahabat tidak jadi kok melakukan dosa itu para sahabat.
Ingat pada penderitaan sesama juga dengan bonus yang kita terima dengan rezeki yang kita terima.
Kita juga mau berbagi dengan sesama.
Selamat memasuki masa prapaskah weight.
Tuhan memberkati selalu untuk selamanya berkah dalam.
Pembicara 1
Sahabat feses kita baru saja mendengarkan feses.
Pembicara 2
Kamis 19 Februari 2002 6 terima kasih kepada renov Vincent untuk renungannya hari ini.
Pembicara 1
Sampai berjumpa kembali dalam fes edisi selanjutnya.
Salam fresh cheese.
Podcast Summary
Key Points:
Bacaan Injil Lukas 9
Mengingat Tuhan itu mudah saat susah, tetapi tantangan sejati adalah mengingat Tuhan saat tergoda berbuat dosa atau mengejar kesenangan duniawi.
Kunci mengendalikan diri adalah teknik "WAIT" (Wow Asyiknya Inget Tuhan), yaitu berhenti sejenak dan mengingat Tuhan saat akan berbuat dosa.
Teknik NLP (Neuro-Linguistic Programming) dengan membuat "jangkar" (anchor) menggunakan jari telunjuk dan jempol untuk mengingat pertolongan Tuhan dan rasa syukur.
Masa Prapaskah adalah waktu untuk melatih kontrol diri, bukan mengejar kesenangan, serta mengingat Tuhan saat mendapat rezeki untuk berbagi dengan sesama.
Summary:
Renungan ini mengajak umat untuk merenungkan ajakan Yesus dalam Lukas 9:22-25, yang menekankan pentingnya menyangkal diri, memikul salib setiap hari, dan mengikut Dia. Pembicara menekankan bahwa mengingat Tuhan saat susah atau sedih adalah hal yang wajar dan manusiawi. Namun, tantangan sesungguhnya adalah mengingat Tuhan saat kita tergoda untuk melakukan dosa atau mengejar kesenangan duniawi, seperti saat ingin selingkuh, menyontek, atau menggosip. Inilah yang disebut sebagai "luar biasa" karena membutuhkan kontrol diri yang kuat.
Untuk membantu mengendalikan diri, diperkenalkan teknik "WAIT" yang merupakan singkatan dari "Wow Asyiknya Inget Tuhan". Teknik ini adalah alat bantu untuk berhenti sejenak dan mengingat Tuhan setiap kali akan berbuat dosa. Selain itu, ada teknik NLP (Neuro-Linguistic Programming) berupa pembuatan "jangkar" dengan menyatukan jari telunjuk dan jempol sambil membayangkan pertolongan Tuhan dan rasa syukur. Teknik ini berfungsi sebagai pengingat bawah sadar untuk selalu bersyukur dan mengingat kebaikan Tuhan.
Masa Prapaskah adalah waktu yang tepat untuk melatih pengendalian diri, bukan mengejar kesenangan semata. Dengan mengingat Tuhan, kita tidak hanya terhindar dari dosa, tetapi juga diajak untuk berbagi rezeki dengan sesama yang membutuhkan.
FAQs
Syaratnya adalah menyangkal diri, memikul salib setiap hari, dan mengikut Yesus.
Ingat Tuhan berarti mengingat Tuhan saat kita tergoda melakukan dosa, seperti selingkuh, mencontek, atau gosip, agar kita bisa mengendalikan diri.
WAIT adalah singkatan dari 'Wow Asyiknya Inget Tuhan', yang digunakan sebagai pengingat untuk berhenti sejenak dan mengingat Tuhan saat tergoda berbuat dosa.
Tekniknya adalah membuat 'anker' dengan menyatukan jari telunjuk dan jempol kanan sambil membayangkan pertolongan Tuhan, lalu mengucapkan 'WAIT' saat tergoda berbuat dosa.
Tujuannya adalah untuk bersyukur dan berbagi dengan sesama yang membutuhkan, bukan hanya mengejar kesenangan duniawi.
Karena masa Prapaskah adalah waktu untuk melatih kontrol diri dan mengingat Tuhan, bukan hanya mengejar kesenangan.
Chat with AI
Loading...
Pro features
Go deeper with this episode
Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.