Pembahasan ini menjelaskan pentingnya ontologi dalam konteks sains, yaitu studi tentang hakikat objek kajian ilmu. Ontologi sains berfungsi sebagai fondasi untuk membangun eksplanasi dan teori, dengan fokus pada tiga lapisan analisis: pertama, objek ilmu itu sendiri (seperti perbedaan antara psikologi yang mempelajari perilaku dan sosiologi yang mempelajari masyarakat); kedua, objek teori dalam ilmu (misalnya, teori Freud tentang jiwa atau teori Marx tentang masyarakat material); dan ketiga, objek penelitian spesifik (seperti komoditas ketela pohon dalam suatu studi). Diskusi ini juga menekankan perbedaan antara ontologi sains, yang bersifat khusus pada domain keilmuan, dengan ontologi filsafat yang membahas konsep "ada" secara umum dan metafisik. Pemahaman ontologi membantu spesialisasi ilmu dan kejelasan dalam riset, mencegah tumpang tindih antar-disiplin.
Halo selamat datang di channel RukamCR Bahrul Amsa disini tidak berisi segala hal tapi hanya rupa-rupa selamat mendengarkan baik teman-teman semua sekarang kita akan membahas satu tema bahan diskusi kita kali ini pentang ontologi pertama dalam kontek science jadi ini perbincangan yang sebenarnya penting dalam philosophy science atau philosophy ilmu karena biar bagaimana pun soat itu ilmu mestih menetapkan secara jelas apa yang menjadi objek secara pengamatan apa yang menjadi bahasis ontologis untuk mendirikan berbagai macam bentuk-bemuk eksplanasi dalam mendemonstrasikan teman-teman mereka bahkan dalam mereka membentuk teori nah itu perlu pertama-tama perlu untuk kita memperjelas dulu status ontologisnya nah dalam science itu penting sekali secara karena ini terkait dengan hargukku dengan hakikat dari dasar hakikat dan dasar maksud saya dari fenomena atau entitas pertama dalam domain imia ini dalam domain imia itu perlu diperjelas dulu hakikat entitas ilmu itu nah teman-teman sekalian karena itu nanti akan saya jelaskan apa namanya apa yang sebenarnya menjadi apa yang sebenarnya menjadi perbincangan kita sekarang ini bahwa sebenarnya diskursus ontologis science itu terkait dengan tiga hal sebenarnya terkait dengan tiga hal pertama itu adalah terkait dengan analisis objek atas pembahasan ilmu jadi semua ilmu itu apakah natural science atau social science natural science itu bisa fisika, biologi, kemiya terusnya dan itu perlu menganalisis objek pembahasan dari perspektif ke ilmuan hal yang sama diberlaku di dalam ilmu social science apakah itu sociologi, atropologi, sejarah perlu pertama-tama memastikan apa yang menjadi pembahasan ke ilmuannya karena kalau tidak ada mikian bisa saja akan terjadi percampuran nanti tidak jelas apa yang menjadi perhatian para ilmuan dalam ilmu itu misalnya yang membedakan secara ontologis atau objek pembahasan ilmu misologi dan sociologi itu apa? ini sering kali terjadi karena ada yang masih bingungnya membedakan misologi dan sociologi yang sejarah, punya agak-agak sama itu sociologi dan misologi ke dengarannya agak sama tapi sebenarnya dari objek pembahasan ilmu itu beda apa yang menjadi pembahasan ilmu biologi, harusnya berbeda dengan sociologi karena ada sociologi dan misologi, jadi kerabung itu kalau tidak bisa di pastikan, nanti kedua ilmu ini bisa bertukar karena tidak jelas, ada misologi objek pembahasan ilmuan kalau misologikan apa yang membahasan, berilaku, berilaku, bihafeor bihafeor awalnya jiwa, tetapkan makin kesini misologi agak sulit, membahas jiwa yang abstract karena itu untuk mengungkur jiwa itu yang berilaku karena itu mereka mengarahkan perhatian ilmu itu daripada misologi kepada berilaku mengapa karena berilaku sesuatu yang paling muda untuk ditangkap di amati kampang di lihat, gampang di analisis, dibandingkan jiwa iya, iya mana ada orang yang bisa menihak jiwa mengangkatnya terus menyimpan ke dalam laboratori untuk di amati kan sulit itu karena itu mereka berali ke jiwa, asori berilaku yang gampang nah itu pembahasan ilmu biologi itu, kalau misologikan beda lagi kan, misologi bukan jiwa, bukan berilaku tapi apa yang jadi pembahasan yah science society masyarakat sebagai sit сотik pusat perhatian di parin Suzach sitik détroрод sosologi berbeda dari skolimizi dari holong jätte bahaya direkirakan anggota lever Abdul kayur subject matter nah dia ada yang sebut lagi subject formatnya nah itu jadi psikologi berilaku sosologi masyarakat apalagi misalnya ilmu medis ya fisiknya gitu nah tiga hal ini secara ontologis berbeda dan karena itu eksplanasi, deskripsi, penjelasan atas ketiga hal ini mahasilkan ilmu ilmu yang berbeda nah ilmu itu berkembang kekurang lebih karena ditentukan oleh objek pembahasannya begitu publik pembahasannya itu yang membuat ilmu itu menjadi terspesialisasi iri-irah guditu misalnya dalam ilmu medis emu kedukteran ada doktor umum itu masih masih mengkaji manusia secara umum ya kasih hatan manusia secara umum nah tiga ada spesialisasi lagi kan lebih spesifik objek kejian ada ilmu ilmu apa spesialisasi gigi gitu kan jadi gigi aja yang di bahas ya jadi gigi yang di teliti gigi yang di amati bentuk-bentuk penyakit gigi susunan-susunan gigi model-model gigi orang kali yang orang lebih begitu lah mungkin tidak begitu juga ya tapi yang menjadi perhatiannya gigi dengan pesih hatan manusia nah itu spesialisasi jadi makin spesifik makin ini ilmu itu beda dengan doktor spesialisasi penyakit dalam mungkin ada penyakit ahli jantu, ahli baru-paru itu makin spesifik lagi kejiannya sampai ada ilmu syara jadi tubuh ini kalau mau di lihat sudah habis menjadi objek pengen matan ilmu medis ya ahmper semua organ kita sudah menjadi perhatian ke doktoran ya apa lagi terisah ya tidak ada barang kali ya nah itu objek ilmu itu itu ontologi dari sisi ini perlu kita ketahui ya jadi diskurs ontologi science bisa kita lihat dari penuh bahasa ilmu objek penuh bahasa ilmu nah yang kedua itu analisis objek dari sisi teorinya nah dari sisi gagasan-gagasan ide-ide atau teori jadi bukan ilmunya tetapi teori yang ada dalam ilmu itu kira-kira begitu misalnya dalam psikologi suruhikan satu di sisi penilmu tentang sisi ke nah di dalam itu banyak gagasan-gagasan dikemukakan oleh toko-tokoh tertentu punya pandangan atas jua nah itu teori itu yang misalnya siapa misalnya tetanggiwa itu yang turgiwa ada tiga katanya ada ide ego dan super ego bukan ide-ide i-id i-id pengundian ego dan super ego menurut ada siapa nah misalnya muridnya karugustas jung ada skiners ada apa punya banyak segera itu teori setiap toko-toko seperti Freud dan setiap itu membangun teori itu yang menjadi ilmu psikologi nah teori-teori itu juga punya analisis objek punya penuh kita analisis objek yang aku apa yang menjadi apa ada suruh objek apa dia suruh kepadah apa objek materi atau objek non-materi misalnya kuala dalam ilmu sosial misalnya khusus sociologi ada teori-teori kan teori-teori misalnya apa yang paling banyak di ini di bahas biasanya maksisme itu teori itu teori-teori tentang masyarakat teori-teontan kelas sosial nah yang di maksud di situ sebagai objek kelihat-teori itu apa maksisme itu melihat masyarakat kayak gimana sih? pokok masyarakat itu adalah sebuah entitas material atau entitas non-materi tanya-tanya kalau dia lihat dia lebih jauh secara teori-teoritik maksisme itu materi itu ya materi ya materi dalam pengertian bahwa terakhat masyarakat itu faktor-faktor ekonomi kira-kira begitu atau misalnya teori yang lain apa misalnya teori perkembangan masyarakat komp ya agus komp itu kalau mau dibilang hukum perkembangan sejarahnya itu tiga tahap dari tahap teologis metafisis mendengar masyarakat itu itu kan secara teologis teori itu ber bersandar kepada kesadaran kesadaran dan kesadaran ini dia objek yang absrak ya non-materi itu sebenarnya jadi dia melihat masyarakat dari sisi yang yang lain ya sisi non-materian dari sisi ini ini nanti kalau anda belajar lebih jauh yang dikritik oleh seperti dari kritik melurknya itu bahwa kom itu masih barfidus afat masih mursatkan masyarakat dari kesadaran bukan dari fakta ya apalagi dari Weber yang bukan melihat dari tindakannya unduh video itu dalam konteks sosial nah itu kira-kira jadi anali sisi teorinya jadi tadi sebuah itu ilmu ini teorinya kira-kira begitu misalnya teman-teman masiswa apa misalnya saya masiswa apa masiswa antropologi misalnya itu ada antropologi sebagai teori ada antropologi sebagai ilmu itu ada teori-tori antropologi ada ilmu antropologi nah itu bisa anda tercah menjadi dua lapisannya ada analisis antologis di tatanan ilmu dan analisis antologis di tatanan teori itu di maksud sebenernya antologis saya nah yang ketiga itu analisis antologis di wilayah penilitian misalnya penilitian anda nanti apa etar jelas object penilitiannya apa yang anda kaji atau fokus kajian anda apa etar jelas itu yang dimaksud ontologi penilitian misalnya begini ada penilitian judulnya begini pengen bangan pengen bangan komoditas kete lapon pengen bangan komoditas kete lapon sebagai upayah percepatan pengannya karagaman konsensi pangan berbasis umber negara lokali kaput patent bayuangik ini juga ini juga juga jelas itu ada apa yang dia kaji di sini kan apa yang misalnya kajian fokus penilitian kalau ini dia tidak bisa pastikan darawal yang apa yang dia lakukan penitian apa objectnya jelas ontologisnya apa ah apa yang anda anggap sebagai sesuatu yang ada untuk dikaji kira-kira begitu dari judul itu pengen bangan komoditas kete lapon sebagai upayah percepatan pengannya karagaman pengan berbasis umber dialokkal di kewupatan bayuangik yang menjadi realitas ontologis penilitian adalah kete lapohon komoditas kete lapohon itu mau di analisis dikembangkan sebagai upayah percepatan pengannya karagaman konsumsi pangan itu keapanya kira-kira begitu bukan keapanya itu itu itu itu apa ke sesuatu yang menjadi keberadaan titik tolak yang ada rikajian penitian jadi apa yang mau di deliti nah masih itu harus mengatami hal hal seperti ini biasanya masih bingung apa yang mau di deliti apa kira-kira itu berarti anda harus perjelas object penitian nabisannya ditanya apa analis apa apa diasar untuk apa apa apa apa realitas ontologis penitian anda kalau sudah diberikan pertanyaan semacam itu selesai mendengarkan ini mau mau mau saya lihat kenapa ketila pahun yang saya melihat dia dikembangkan untuk percepatan kean-nekaragaman konsumsi akhir-gira bukan begitu cara menjawab ini lebih baik kalau tidak jelas apa yang mau dikaji terus apa yang menihpercepatkan apa yang menihpercepatkan untuk percepatan panak-nekaragaman konsumsi pangan itu komunitas ketila pahun kira-kira begitu apa lagi yang mungkin banyak contoh-contoh jadi ini analis object penitian biasanya adalah penilitian ya riset ya riset riset semua riset itu perlu jelas dulu apa kemudian nanti baru di pastikan rumusan masalah ya atau biasanya ada masalah apa untuk anda kaji di pastikan dulu ada atau tidak dari sesuatu itu baru ada tidak masalah dari situ kira-kira begitu nanti sebut analisis ontologis diwila ya object penilitian nah itu tiga hal yang sebenarnya ya jadi beda itu ontologi science dalam pengertian spesifik dalam domain ilmiya dengan ontologi dalam domain filsafat ini perlu anda bedakan segira o dalam ontologi dalam ontologi filsafat itu ontologi dalam pengertian umum pengertian luas ontologi itu kan kajian atas ada kajian tentang sesuatu yang ada satu yang ada yang pernah ada atau yang mungkin ada atau yang akan ada apokonnya ada ada dalam pengertian umum itu maksudnya ada secara dasding apa ya kandasdingan si apa yang lebih terpat ada sebagai mana ada itu kira-kira di mengertingga itu ada seperti di ada ada sebagai mana ada ada ada itu tanpa sebelum dia dipeca-peca misalnya ada kursi ada ada ada kipasa itu kan ada ada yang sudah jadi bagian-bagian kursi itu bagian ada major itu wujud ada yang lain papan tulis ini wujud ada yang lain itu kan ada ada yang sudah di pisapi apa di bagi-bagi jadi particle particular naik ontologi filsafat itu ada dalam pengertian umum ya biasanya memingin terma filsafat islam wujud kuah wujud jadi wujud sebulnya di turunkan ke context particular ke context kursi tapi ini ada sebagai mana umum itu ya ada kira-kira di itu kanan-ti baru di pisap-pisap itu ada ada kejian atas alam itu nanti menjadi ilmu alam kan kira-kira di itu ada dalam context ada metafis benda-benda wujud konsep atrak itu metafisika kira-kira di itu kan ada yang membahas ada tuhan atau tidak itu teologi kan ada ada lagi secara antroposentrisum masyarakat jadi ada kajian fika ada metafisika khusus ada metafisika umum metafisika umum itu ya tadi pembasang atas secara umum nanti metafisika khusus itu ada kajian atas ada tuhan atau tidak itu teologi itu burusan teologi ada ke alam atau tidak itu kosmologi kira-kira begitu ke alam teologi atas manusia sudah khusus nascience itu mengkagi ada dalam pengatian khusus ada yang sudah menjadi keberadaan tersendiri kalau dalam kacama takul-safat ada yang sudah particular kira-kira begitu misalnya itu tadi masyarakat jua tubuh manusia itu ada-ada yang particular bagian-bagian ada saja jid-perludi pedakan ni secara yang ontologi dalam filsaafat dan ontologi dalam science itu yang pertama secara ok, ini pengantar singkat saja untuk kita semua nanti akan dilanjut di kesempatan yang lain terkait dengan masih ada hubungannya dengan ontologi science terima kasih atas perhatiannya
Podcast Summary
Key Points:
Ontologi dalam sains membahas status hakikat objek kajian ilmu, yang menentukan dasar eksplanasi dan teori.
Diskursus ontologi sains mencakup tiga analisis
Ontologi sains berbeda dengan ontologi filsafat
Summary:
Pembahasan ini menjelaskan pentingnya ontologi dalam konteks sains, yaitu studi tentang hakikat objek kajian ilmu. Ontologi sains berfungsi sebagai fondasi untuk membangun eksplanasi dan teori, dengan fokus pada tiga lapisan analisis: pertama, objek ilmu itu sendiri (seperti perbedaan antara psikologi yang mempelajari perilaku dan sosiologi yang mempelajari masyarakat); kedua, objek teori dalam ilmu (misalnya, teori Freud tentang jiwa atau teori Marx tentang masyarakat material); dan ketiga, objek penelitian spesifik (seperti komoditas ketela pohon dalam suatu studi). Diskusi ini juga menekankan perbedaan antara ontologi sains, yang bersifat khusus pada domain keilmuan, dengan ontologi filsafat yang membahas konsep "ada" secara umum dan metafisik.
Pemahaman ontologi membantu spesialisasi ilmu dan kejelasan dalam riset, mencegah tumpang tindih antar-disiplin.
FAQs
Ontologi dalam ilmu pengetahuan membahas status dan hakikat entitas atau fenomena yang menjadi objek kajian suatu disiplin ilmu. Hal ini penting untuk menetapkan dasar pengamatan dan eksplanasi dalam membangun teori ilmiah.
Ontologi menentukan objek pembahasan suatu ilmu, yang kemudian memengaruhi spesialisasi dan perkembangan ilmu tersebut. Tanpa kejelasan ontologis, dapat terjadi percampuran atau ketidakjelasan fokus antar disiplin ilmu.
Diskursus ontologis dalam ilmu terkait dengan analisis objek pembahasan ilmu, analisis objek dari sisi teori, dan analisis objek dalam wilayah penelitian. Ketiganya membantu memperjelas fokus dan pendekatan dalam kajian ilmiah.
Ontologi dalam ilmu pengetahuan bersifat khusus, membahas entitas tertentu dalam domain ilmu, sedangkan ontologi dalam filsafat bersifat umum, mengkaji keberadaan (wujud) secara luas tanpa pembatasan konteks partikular.
Psikologi berfokus pada objek kajian seperti jiwa atau perilaku individu, sementara sosiologi memusatkan perhatian pada masyarakat sebagai entitas sosial. Perbedaan ini mendasari eksplanasi dan teori yang dikembangkan dalam masing-masing disiplin.
Dalam penelitian, analisis ontologis membantu memperjelas objek atau fokus kajian yang akan diteliti. Hal ini menjadi titik tolak untuk menentukan rumusan masalah dan pendekatan yang digunakan dalam riset.
Chat with AI
Loading...
Pro features
Go deeper with this episode
Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.