Kisah ini mengikuti perjalanan hidup Ridwan, seorang pemuda miskin dari Aceh Jaya yang putus sekolah pada usia 14 tahun untuk mencari uang. Ia awalnya bekerja sebagai penambang emas ilegal di gunung Ujen, tetapi pendapatannya menurun drastis sehingga ia berpindah-pindah pekerjaan, akhirnya menetap di Banda Aceh. Pada November 2017, Ridwan diterima bekerja di toko distribusi makanan ringan milik Asun, seorang pria keturunan Tionghoa yang disiplin, hemat, dan sukses. Meskipun awalnya bersemangat, Ridwan mulai sering terlambat dan bekerja dengan ogah-ogahan, memicu kemarahan Asun yang sering mengomel. Ketegangan memuncak pada 31 Desember 2017 ketika Asun memarahi Ridwan di depan umum, membuat Ridwan marah dan menulis status Facebook yang mengancam pada 1 Januari 2018. Pada 5 Januari 2018, Ridwan mengambil motor Asun dan pergi tanpa pamit. Setelah itu, Asun, istrinya Mei, dan anak mereka tidak terlihat selama tiga hari, dan tetangga mulai mencium bau busuk dari ruko mereka, menimbulkan kecurigaan bahwa sesuatu yang mengerikan telah terjadi. Narasi ini mengeksplorasi tema iri hati, dendam, dan akibat dari kemiskinan serta tekanan sosial.
Pembicara 1
Ini adalah kisah tentang sejumlah tindak pembunuhan sangat tidak disarankan untuk pendengar berusia di bawah 18 tahun.
Bandara Kualanamu international medan rabu, 10 Januari 2018 1:00 siang.
Bagian depan bangunan terbuat dari ribuan jendela atapnya terlihat seperti gelombang laut membeku di tempat.
Penumpang pesawat keluar masuk mirip semut disarang raksasa di dalam kursi kursi di wayang kafe penuh desi kasir asik chat dengan pacar fokus mata tak lepas dari layar hp.
Pembicara 2
Mbak pesan kopi 2.
Pembicara 1
Berdiri di depan sjafrizal usia sekitar 4 puluhan bersama teman pria 2.
Puluhan rahang kotak, jaket hitam dan celana jeans kemeja kotak kotak nyenger lebar terkejut ponsel di tangan desi hampir jatuh.
Eh iya mas panas atau dingin?
Pembicara 3
Panas.
Pembicara 1
Kopi disuguhkan desi kembali chatting.
Selama lebih 2 jam sjafrizal dan temannya tetap duduk di pojokkan.
Belum pesan lagi kelihatan was was.
Waktu menunjukkan 3:27 2 pria berbadan besar hadap kecoter.
Satu pesan cappuccino, keduanya ambil tempat duduk di sudut.
Mata tak lepas dari jaket hitam yang dipakai teman syafrizal.
Tiba tiba mereka berdiri bergegas ke arahnya dari pinggang.
Keluarkan pistol todong teman sjafrizal langsung didorong ke dinding senjata diarahkan ke wajah.
Jangan coba macam macam.
Hai saya marisa jeffrina, pengacara sekaligus pemerhati dunia hukum dan kriminal Anda sedang mendengarkan lenyap kisah nyata kriminal Indonesia podcast yang mengungkap kisah nyata tindak kriminal orang orang biasa yang ada di sekitar anda temukan serial lenyap dan podcast original Spotify lainnya secara gratis di sini, di Spotify.
Dan jika anda menyukai episode hari ini.
Jangan lupa follow kami di Spotify karena akan ada episode baru yang tayang setiap hari kami.
Temukan juga kami di Instagram at podcast lenyap dan Twitter at podcast lenyap.
Kita kembali sesaat lagi.
Mari kita lanjutkan.
Kemarahan yang dipendam bisa timbulkan ledakan dahsyat seperti kematian.
Tujuan saya melihat fakta sebuah kasus kriminal dari sudut pandang menyeluruh agar kita bisa mempelajari jiwa kriminal dan aksi kejahatan mereka.
Semoga riset yang telah saya lakukan bisa membantu pemahaman tentang apa yang terjadi dengan lebih jelas.
File korban satu keluarga di Banda aceh 2018, mari kita eksplor kisahnya.
November 2009 siang hari yang terik di jalan desa paya sumanto, kecamatan krueng sabe, aceh jaya tanaman padi menghijau terhampar di kaki gunung ujen dikelilingi pepohonan kelapa dan damar.
Air sungai mengalir melewati irigasi mengairi sawah sawah.
Ridwan bin ardi Sulaiman, lahir 25 November 1995, usia 14 tahun kelas 2 smp berseragam putih biru rambut tersisir rapi di belah pinggir rahang kotak mirip andika kangen band selempang tas isi buku buku sekolah menuju jalan desa berkelok kelok mengular perbukitan sebagian beraspal sisanya rusak becek.
Di Antara rimbunan pohon jauh dari pemukiman warga berdiri rumah kayuh reyot beratap seng berkurang 3 * 7m.
Di depan eda ibu ridwan usia 37 tahun memakai hijab biru fok kuning panjang lewat betis menyapu halaman senyum ke anaknya.
Ayahnya arbi Sulaiman usia 57 tahun, kulit sawo matang berbadan kurus hidung mancung dengan keriput di wajah seperti biasa tidak ada di rumah.
Kadang yang bekerja di sawah atau konstruksi paru waktu menyusun bata di daerah sekitarnya.
Kalau beruntung dalam sebulan dia bisa kantongnya Rp 2.000.000.
Lebih sering kurang dan pasti tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Eida istrinya dan safina ibu mertuanya melakukan bagian mereka untuk berkontribusi di saat panen duren dan buah kueni sejenis mangga bacang yang baunya harum dan dagingnya lembut menghasilkan 1.000.000 masing masing.
Eda tidak bisa kerja full time faisal kakak ridwan usia 17 menderita keterbelakangan mental sejak lahir butuh banyak perhatian dan dukungan.
Keadaannya sulit ridwan yang rajin dan ambisius punya solusi.
Dia cium tangan ibunya tatap matanya.
Mak aku berhenti sekolah mau cari duit?
Banyak ibu pasti kaget jika putra berusia 14 tahun berkata begitu bagi keluarga pedesaan dan miskin seperti mereka mengirim anak anak ke sma adalah suatu kemewahan yang penting.
Kemampuan dasar membaca, menulis dan berhitung gagasan bahwa ridwan akan tumbuh dewasa kuliah dan menjadi dokter atau pengacara di luar jangkauan.
Cepat atau lambat dia harus temukan cara untuk mendapatkan uang.
Eida menatap anak keduanya ridwan tahu dia punya kemauan keras, takkan bisa dilarang.
Secercah rasa haru dan bangga muncul di hati anak bungsunya sudah berpikiran dewasa.
Esok pagi ridwan di punggung terselempang tas berisi saringan dan palu berangkat bersama teman teman bermainnya salman, 17 tahun dan Hidayat 15 tahun ke gunung ujian, kawasan geni desa panggong hari 1 kerja.
Perjalanan tidak mudah sepanjang 87km kanan kiri hutan liar mobil pikap melewati jalan berbatu dan becek turun naik tak beraturan seperti gempa bumi yang tak berhenti sepanjang 2 jam.
Teman teman sementara mengatur sulit masuk ke rumah sakit untuk mengikuti.
Jelang sampai di atas salman Hidayat dan ridwan memandang takjub ke area seluas ribuan hektar yang kelihatan berantakan.
Timbunan tanam batuan di mana mana lubang galian seluas lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 5m.
Sejumlah pondok kayu beratap jerami dibangun di sekitar lokasi tempat beristirahat 1 2 mesin penyedot pasir puluhan penggali yang melayani cangkul dan palu ke tanah dan batuan serta belasan orang turun ke sungai menyaring airnya yang berwarna keruh kekuningan.
Ini bukan lokasi konstruksi.
Bahkan jika iya, ridwan dan teman temannya tetap terlalu muda untuk bekerja resmi.
Satu satunya cara anak seusianya mendapat uang di Aceh jaya adalah menggali mendulang dan berharap menemukan spek kecil batu kuning ditambang ilegal hak.
Aku dapat teriak hasan berbadan kurus kulit gelap berdiri di samping mesin perontok batu kekuningan sebesar tinju yang baru ia gali digiling hasil berkisar 0,5 hingga 1g emas.
Ridwan melirik teman temannya tersenyum lebar.
Ini adalah harta karun yang bisa dimiliki oleh siapapun yang mau bekerja keras, beruntung dan punya peralatan memadai resikonya besar kapanpun polisi kehutanan bisa datang menangkap semua.
Walaupun begitu, ridwan salman dan Hidayat teriak gembira.
Yey ku tak kaus lilitkan di pinggang ambil palu siap menjemput impian.
Mulai menggali tanah, kumpulkan bongkahan besar atau butiran kecil bebatuan tidak semudah yang mereka bayangkan memindahkan batu demi batu ke dalam penggiling nihil.
Bahkan satu serpihan kecil Blitar.
Matahari terbenam di bawah lereng bukit menebar bayangan melintasi tambang.
Sebagian besar sudah pulang.
Ribuan bertekad kuat diambil batu seukuran tomat.
Tolong tuhan.
Dibawa ke pengepul atau pemodal untuk dipisahkan batu dan logam akhirnya dapat yang mengandung emas sepatung kecil seukuran merica ridwan langsung jual ke rino pengepul dengan harga Rp 134.000.
Lumayan bagi anak usia 14 tahun wajar rino akan jual 2 kali lipat.
Minggu Minggu berikutnya, ridwan pergi ke tambang ilegal.
Setiap hari pekerjaan melelahkan berbahaya kembali dengan penghargaan minim untuk 30 hari yang dihabiskan dan ribuan kalori yang dibakar.
Ridwan berhasil menggali emas senilai lebih dari Rp 2.000.000 semua untuk membantu keluarga.
Tidak lama.
Tersiar kabar tentang penambangan orang yang datang, makin banyak area yang mengandung emas tinggal sedikit dan semakin sulit dicapai.
Bahkan ada lubang galian yang kedalamannya hingga puluhan meter perkelahian pecah.
Itu masuk punya kulit untuk 1 kalinya.
Ridwan bisa melihat efek keserakahan pada pria dewasa.
Pendapatan mulai berkurang dalam Minggu Minggu berikutnya, ridwan berusaha 2 kali lebih keras hanya berhasil meraup total Rp 600.000.
Masih percaya ada banyak emas yang tersisa.
Ia lanjutkan perburuan. 6 Minggu kemudian menurun lagi Rp. 300.000.
Perjalanan yang memakan waktu 2 jam, kondisi brutal, orang orang agresif penuh kekerasan.
Yang paling penting jumlah rupiah yang sangat kecil menjadi alasan ridwan memutuskan mencari peluang baru.
Tahun berikutnya, ridwan menjalani serangkaian kerja keras dengan gaji rendah, pergi ke perkebunan tak jauh dari rumahnya di desa payak semanto, kecamatan kruengsabe, aceh jaya kumpulkan buah sawit.
Sempat kejambi jadi buruh harian lepas tak tahan kembali ke rumah kerja serabutan sebelum akhirnya memutuskan ke Banda Aceh, kota terbesar di provinsi dimana ia dengar banyak lowongan.
November 2017 usia 22 tahun ia berangkat mungkin dia membayangkan begitu turun dari bus akan langsung menemukan pekerjaan pas dengan gaji yang bagus.
Kenyataannya banyak pemuda dari daerah terpencil pergi ke Banda Aceh dengan impian yang sama.
Ridwan berkeliaran di jalanan, pergi ke pabrik lokasi konstruksi tokoh peralatan dimanapun dia bisa mencari kesempatan.
Ridwan mengembara tanpa tujuan di jalan tekupang 5 polem lingkungan merah insen kemungkinan kuat tertekan.
Bisa jadi ia berpikir kembali ke rumah eeda dan arbi Sulaiman orang tuanya hingga dia melewati 2 ruko bertingkat bersebelahan pagar besi setinggi plafon di cat warna biru dengan tanda yang bertuliskan dibutuhkan karyawan.
Ridwan melihat bayangan di kaca spion samping cold diesel yang diparkir di depan menyisir rambutnya dengan jemari agar terlihat rapi masuk ke dalam puluhan kardus besar tersusun rapat berisi macam macam makanan ringan.
Berbagai merek biskuit wafer keripik coklat kacang ada yang ditaruh di toples yang berderak tergigit menggugah selera.
Di belakang konter dengan boneka kucing tangan bergerak yang konon berfungsi memanggil penglaris cisun biasa dipanggil asun tubuh tinggik kurus kumis tipis rambut pendek mata sipit kacamata plus turun di ujung hidung sedang mengetik di kalkulator.
Ridwan maju satu langkah senyum.
Pembicara 4
Uh permisi pak.
Saya melihat itu tanda yang di luar pak.
Pembicara 1
Asun berdiri kacang pinggang.
Perhatikan dari ujung rambut hingga kaki miringkan kepala ketik dikalkulator dan memutarnya.
Tunjukkan layar padanya.
Pembicara 2
Yang nanya gaji segitu sebulan mau.
Pembicara 1
Ridwan tersenyum dan mengangguk.
Pembicara 2
Baiklah.
Kamu bisa mulai sekarang sapu dulu nih toko habis itu kita pergi ambil 100 dus wafer.
Pembicara 1
Ridwan pun menjadi 1 satunya karyawan.
Tanggung jawabnya berat banyak mengangkat barang mengemudi dan mengangkat lebih banyak barang lagi.
Uangnya tidak besar cukup untuk menyewa kos mengirim sedikit ke rumah ibu dan menutupi kotak nikotin harian yang diperlukan.
Berita bagusnya sebagian besar tugas dilakukan di dalam ruko atau mobil ber ac.
Bekerja sama dengan operator pemilik adalah pengalaman baru.
Selama ini ridwan selalu sendiri di lapangan jauh dari siapapun, sekarang memiliki bos asun yang mengawasi semua yang dilakukan sepanjang waktu memastikan dia sibuk setiap detik setiap menit setiap hari.
Kita kembali sesaat lagi.
Mari kita lanjutkan.
Asun 45 tahun warga keturunan Tionghoa berasal dari Tanjung pura, Sumatera Utara.
Pertengahan 2012, ia dan istrinya liang mei 34 tahun dipanggil akrab mei manis berkulit putih pipi chubby wajah oriental dan putranya kali atas n 2 tahun pindah dari medan ke Banda Aceh dan membuka toko jadi distributor makanan ringan yang di pasok ke seluruh wilayah di Banda aceh.
Sejak kecil asun bekerja di toko makanan ayahnya di Medan sehingga tahu bisnis luar dalam membuka usaha sendiri.
Tidak terlalu sulit baginya.
Awalnya beli satu ruko lalu berkembang nambah menjadi 2 seluas masing masing 7 puluhan meter persegi ruko 1 untuk gudang penyimpanan yang baru di samping lantai bawah dijadikan kantor lantai atas sebagai tempat tinggal.
Ruko terletak tak jauh dari pusat perdagangan masuk dari jalan utama dengan deretan bengkel mobil dan motor.
Tokoh bahan bangunan, toko perhiasan menuju jalan selebar 5m.
Sepanjang jalan banyak ruka ruko yang dijadikan tempat tinggal gudang toko roti, kedai makan dan penginapan murah.
Di sebelah kiri ruko ada kos kosan wanita dengan 10 penyewa beda beberapa rumah ada ruko yang ditinggali ekawati teman keluarga meme di seberang jalan di samping warung nasi rumah nena pelanggan tetap yang jadi sumber semua gosip lokal.
Asun dikenal sebagai orang yang fokus dan serius.
Jarang habiskan waktu bergaul.
Meski begitu dia dan tetangga kadang masih bertegur sapa di tengah kesibukan bongkar muat bareng grosir di ruko.
Asun adalah seorang pria mandiri dan dibesarkan oleh ayah yang ketat mengutamakan kerja keras.
Menjaga overhead tetap rendah dan margin tinggi berarti ia turun tangan selalu.
Dia memiliki standar yang sama untuk mei mei istrinya yang diharapkan mengurus rumah menjaga kalietos anaknya menyapu, mengepel, memasak dan bersih bersih tanpa asisten rumah tangga.
Menyimpan uang adalah prioritas penting lain mengemudi ekstra 3 atau 4km hanya untuk mendapatkan bensin lebih murah.
Rp 300 per liter adalah praktek umum.
Mentalitas ini mengatur semua aspek kehidupannya.
Meski pompa air terus banjir, asun lebih memilih ridwan mengepel daripada membayar untuk memperbaikinya.
Terlepas dari obsesinya pada bekerjaan penghasilan dan tabungan.
Asun jelas merupakan seseorang yang dikagumi.
Dia memiliki bisnis yang sukses.
Istri cantik dan anak laki laki lucu.
Tipe pria yang ingin ditiru oleh orang seperti ridwan suatu hari nanti.
Terkadang kekaguman bisa berubah menjadi iri.
Mungkin inilah yang menyebabkan sikap ridwan jadi berbeda.
Awalnya ia senang memiliki kesempatan dan berusaha keras meskipun asun bosnya tidak pernah ramah.
Itu tidak masalah.
Yang penting gaji dibayar selama Minggu.
Minggu berikutnya, ridwan mulai sering terlambat datang kerja ogah ogahan bt kesal dan penuh amarah.
Ketegangan Antara dia dan bosnya perlahan mencapai titik didih asun menghabiskan bermalam malam mengomel kepada mei mei saat makan malam tentang betapa kecewanya dia.
Ya udah cari orang lain aja asul memasukkan sesendok nasi dan sawi ke mulutnya dikunyah sebentar.
Pembicara 2
Biarpun dia tidak berguna, paling tidak dia lebih baik daripada tidak ada sama sekali.
Pembicara 1
Bisa jadi perasaan ridwan seperti gayung bersambut.
Ia tidak cocok dan tersiksa tidak bisa bergerak.
Mengundurkan diri, tidak mungkin ia tahu cari pekerjaan susah takut menganggur lagi.
Jika ini masalahnya setiap hari menjadi tetesan bensin yang terus menerus di atas api, mungkin saja penghargaannya terhadap kesempatan yang diberikan menjadi sumber.
Mengapa ia iri banyak orang mengatakan cemburu, padahal sebenarnya mereka maksud adalah iri.
Cemburu dan iri keduanya adalah konstruksi yang agak berbeda jika iri hati adalah rasa sakit pribadi yang disebabkan oleh keinginan akan kelebihan orang lain.
Cemburu adalah rasa sakit pribadi yang disebabkan oleh rasa takut.
Kehilangan akan kelebihan yang dimiliki atau berbagi dengan orang lain.
Iri itu tamak cemburu itu posesif kecemburuan tidak terbatas pada bidang romantis, tetapi juga dapat melibatkan teman reputasi, keahlian dan sebagainya.
Dibandingkan dengan iri cemburu, lebih mudah untuk diakui.
Dan ini risetnya.
Nil barton, MD, psikiater dan filsuf menjelaskan sifat iri sangat mendarah daging dalam jiwa manusia.
Nenek moyang kita hidup dalam ketakutan untuk membangkitkan kecemburuan para dewa yang mereka rayu dengan ritual dan persembahan rumit.
Dalam mitologi yunani, kecemburuan hera terhadap aprodit lah yang memicu perang troya dalam kitab suci dari iri itulah kain atau kobil membunuh habil dan melalui sifat iri iblis kematian memasuki dunia.
Dalam habrata hindu dari iria membara itulah duri dana mengorbankan perang melawan sepupunya pandawa.
Iri hati cenderung ditujukan kepada mereka yang menurut kita setara dengan diri sendiri dan bisa menjadi kompetitor.
Seperti yang ditulis Betrand ras pengemis tidak iri pada orang kaya mereka akan iri pada pengemis lain yang lebih sukses.
Rasa iri tidak pernah menjadi masalah yang lebih besar daripada saat ini.
Usia kesetaraan mendorong kita untuk membandingkan diri satu sama lain.
Internet dan media sosial membuat semua ini menjadi terlalu mudah mengobarkan api membuat rasa iri jadi semakin besar.
Rasa sakit karena iri hati tidak disebabkan oleh keinginan akan kelebihan yang dimiliki orang lain, tetapi oleh perasaan rendah diri dan frustasi yang disebabkan oleh kekurangan dalam diri kita sendiri.
Secara paradoks, pengalihan rasa iri dan ketakutan untuk membuat orang lain merasakannya justru menghalangi kita untuk mencapai potensi penuh.
Rasa iri juga membuat kita kehilangan teman dan umumnya membuat marah menahan dan bahkan merusak hubungan kita yang paling intim sekalipun.
Dalam beberapa kasus, hal itu menyebabkan sabotase seperti halnya anak yang merusak mainan yang diketahuinya tidak dapat dimilikinya.
Seiring waktu, penderitaan kita dapat menimbulkan masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan dan insomnia, dan masalah kesehatan fisik seperti infeksi, penyakit kardiovaskular dan kanker.
Kita secara harfiah dikonsumsi oleh rasa iri.
Rasa iri yang terpendam juga bisa menjelma menjadi dendam, yaitu mengalihkan rasa sakit yang menyertai rasa kegagalan atau rendah diri menjadi kambing hitam seperti pendatang atau diperang dunia 2 dengan yahudi atau di Indonesia non pribumi yang kemudian bisa dituding sebagai penyakit dianiaya dan pada akhirnya dikorbankan. 31 Desember 2017 ruko lebih ramai dari biasa barang kiriman dari pabrik silih berganti termasuk pesanan untuk pesta tahun baru di menit menit terakhir.
Mei Mei dan asum berlarian dengan panik menurunkan dan menaikkan barang hampir siang.
Ridwan baru datang terlambat seperti biasa.
Asun yang rupanya memendam kekesalan mengomel.
Pembicara 2
Masih muda, sudah malas mau jadi apa lu tua nanti dulu waktu gua sosok umur lu gua kerja tekun sekarang lu bisa lihat sendiri hasilnya.
Pembicara 1
Ridwan wajahnya menegang dan memerah langsung ke belakang.
Toko mulai membanting dusdus yang diangkatnya.
Asun melotot herd.
Pembicara 2
Luna gue pecat loh.
Pembicara 1
Bisa jadi kata kata itu mengena di hati ridwan.
Mengingat bagaimana rasanya bangkrut tanpa pekerjaan tinggal bersama ibunya.
Dia mulai terang berusaha koreksi diri.
Ridwan memang tak pernah membantah ucapan asun atau balik marah marah kepadanya.
Kemarahan rupanya tersalurkan ke akun Facebook. 1 Januari 2018, dia menulis status.
Pembicara 4
Aku bisa menjadi teman yang baik, sahabat yang baik, pacar yang baik, bahkan musuh paling berbahaya.
Tergantung bagaimana caramu memperlakukanku.
Tunggu saja tanggal mainnya.
Pembicara 1
Jumat, 5 Januari 2018 2:00 sore ridwan matikan lampu di ruko tutup gerbang gembok dari luar.
Di teras honda scoopip milik asun terparkir ridwan naik.
Ambil jaket hitam yang ada di dashboard dikenakan masukkan kunci menyalakan motor langsung menuju ke arah utara.
Lenyap akan kembali sesaat lagi.
Pembicara 5
Sakit hati berubah dendam.
Pembicara 6
Bertahan hidup jadi pilihan.
Pembicara 5
Dengarkan di.
Pembicara 6
Kisah horor the secret riana season 2 podcast original Spotify.
Pembicara 2
David partai.
Pembicara 1
Seorang statistik dan masokis meneror Amerika lebih dari 4 dekade dengan 60 korban.
Pembicara 5
Simak 2 episode toy box killer jvid parkwe gratis di Spotify atau download untuk didengarkan nanti.
Pembicara 1
Kembali dilenyap kisah nyata kriminal Indonesia.
Esok harinya ruko asun sepi sepi saja mobil colt diesel yang biasa keluar masuk tak bergerak.
Mei tidak lakukan rutinitas sehari hari temu itu tukang sayur belanja kebutuhan dapur.
Ketawa kali atos pun tak terdengar baru hari berikutnya, Minggu 7 Januari, kecurigaan mulai menyeruak.
Malam langit mendung di rumah kos kosan sebelah ruko asum uli gadis manis tubuh semok rambut lurus lewati bahu kenakan daster lengan pendek, motif bunga bunga angkat jemuran bersama moli yang menggelung rambut dengan handuk angin bertiup semilir.
Hidung 2.
Gadis kembang kempis.
Bawa bangkai iku mati mungkin.
Moli melangkah mencari arah bau busuk.
Ruko sebelah kali.
Kejadian ini meskipun aneh tidak cukup bagi para gadis menyelidiki atau menghubungi pihak berwenang lebih banyak kecurigaan akan terbentuk pada hari berikutnya.
Senin 8 Januari rudi kakak mei nelepon ekawati tetangga asun.
Kak tolongin dong.
Pembicara 2
Bisa krim masih mei mei enggak?
Pembicara 1
Udah 3 hari apanya enggak aktif?
8:04 7 malam eka usia 34 tahun kulit putih rambut sebahu ajak suaminya mencari mei mei di ruko.
Pagar digembok dari luar eka mengetuk.
Digedor lebih keras.
Tak ada jawaban.
Teras lampu semua bangunan menyala kecuali 2 ruko milik asun.
Eka mengintip dari celah pegangan pintu pagar lampu dan ac di lantai 2 menyala mendengar gedorang dan kebisingan di luar menarik perhatian nena tetangga di seberang jalan.
Sudah 3 hari mereka nggak keliatan.
Eka mulai merasa tidak nyaman mengetahui bahwa mei Mei dan asun bukanlah tipe orang yang menghilang begitu saja.
Ada yang enggak beres nih.
Mending kita lapor deh. 10:19 malam polisi datang petugas mengintip sebentar ke celah celah pagar samar samar di balik jendela ruangan terlihat berantakan kardus makanan ringan bertebaran.
Tak lama kasat intel datang bersama Kapolresta Banda Aceh kombes teku saladin, Kasat Reskrim akp Muhammad Taufik dengan bibir tipis rahang persegi tubuh langsing lengan yang terlihat seperti batang pohon hadir.
Keputusan langsung diambil.
Pembicara 2
Kita buka paksa.
Pembicara 1
Gembok di dongkel pagar dibongkar.
Para tetangga mulai berkerumun petugas masuk halaman pintu.
Ruko terkunci rapat.
Tapi sumur. 1 2 3.
Seperti kue yang baru keluar dari oven wangi di dalam gedung menyengat hidung mereka itu adalah bau busuk dan anyir.
Polisi masuk noda darah di mana mana di dinding kulkas lemari dan meja kardus dan sejumlah barang berserakan di lantai.
Tangan bersiap di pistol yang tergantung di pinggang buka kancing sarungnya siaga.
Jika ada situasi tak terduga.
Ac dan lampu yang menyala berkedip.
Di dalam akp Muhammad Taufik temukan pemandangan yang membuat miris sedih sekalipun bergidik sesuatu yang tak bisa dilupakan hingga bertahun tahun mendatang.
Anak kecil berkaos dan celana pendek biru tertutup spreipping telungkup di atas genangan darah kering dengan leher tersayat nyaris putus.
Dekat kulkas abu abu sprei warna pink motif beruang terhampar di Antara kardus kardus.
Petugas berjongkok menyibak.
Posisi terlentang tanpa pakaian leher tersaya bahu luka.
Jasad wanita.
Simbahan darah kering menutupi tubuh bagian atasnya.
Di ruko sebelah ditemukan korban 3 pria dewasa di kamar mandi dengan kondisi badan telungkup.
Luka sayatan juga di bagian leher.
Ambulans datang garis polisi dipasang tim inafis polda Aceh dan penyidik Polresta melakukan olah tkp.
Jasad korban diperiksa seluruh area ruko bahkan parit di luar ruko pun diteliti demi mencari barang bukti.
Diduga pelaku menggunakan balok untuk memukul tengkuk korban dan pisau untuk menggorok leher ketiganya.
Naluri akp Muhammad Taufik mengatakan, pelakunya orang dekat yang dipercaya memiliki kunci gembok ruko saat mewawancarai sejumlah tetangga sekitar nama yang sering disebut hanyalah ridwan, terlihat jumlah lalu pergi memakai motor honda scoopy putih milik asun. 10 Januari petugas dipimpin Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh akp Muhammad Taufik berangkat destinasi rumah arbi Sulaiman dan eida orang tua ridwan di desa paya sumanto, aceh jaya.
Ayah ridwan bukakan pintu melihat sekelompok perwira berseragam abu abu dan topi kapten pistol di sisi masing masing.
Pembicara 7
Siang pak.
Pembicara 2
Siang.
Kami mencari ridwan anak bapak kan?
Pembicara 1
Arbi Sulaiman menyempitkan mata bingung mengapa putranya ditanyakan.
Pembicara 7
Iya kemarin ada iya pamit pergi ke melabau uh kenapa ya?
Pembicara 1
Polisi saling memandang dan melirik kembali ke ambang pintu.
Pembicara 2
Ngomong ngomong.
Kami boleh periksa kamarnya pak.
Pembicara 1
Wajah arbi Sulaiman berubah dari ramah menjadi prihatin seolah olah tahu pertanyaan hanya memiliki satu kemungkinan jawaban.
Ia mengangguk.
Pembicara 7
Boleh mas silahkan.
Pembicara 1
Kamar ridwan digeledah ditemukan sebagian barang bukti benda yang hilang dari tkp, cincin emas putih dan kuning dan tablet.
Samsung duoos akp Muhammad Taufik meraih tas selempang yang tergantung memeriksa isinya pisau okson dengan gagang hijau berbalut serbet bernoda darah ditemukan.
Sekarang polisi yakin siapa tersangka mereka di mana dia masih misteri.
Arbi Sulaiman menyebut ridwan pamit ke mulab digali lebih dalam oleh akp Muhammad Taufik diberi tahu anaknya pergi ke stasiun bis.
Polisi bergerak cepat tiba di terminal tipe a dalam beberapa menit, foto tersangka diperlihatkan kepada semua.
Uni yang bekerja di loket sempati star travel ingat wajahnya.
Kemarin dia beli tiket ke medan pak?
Demi allah pak bener akp Muhammad Taufik langsung berkoordinasi dengan polres medan.
Sama persis dengan rekan rekan demo polres Banda Aceh datang langsung di terminal bus Kota Medan.
Tunjukkan foto tersangka kepada semua yang bekerja di sana.
Tak lama bertemu seseorang yang melihat dia naik bus ke Bandara Internasional kuala namu. 3:47 sore penumpang pesawat mondar mandir tarik koper dan periksa tiket sekali lagi sebelum masuk gerbang.
Di wayang kafe di samping bagasi dan kios taksi ridwan menatap cangkir kopinya yang kosong temannya syafrizal 43 tahun urus rambut lurus pendek memutar koin Rp 500 di permukaan meja di sela sela hembusan jarum supernya.
Tidak diketahui kapan dan di mana ridwan 1 kali bertemu sjafrizal atau sudah berapa lama mereka berteman.
Keduanya berencana terbang ke pulau batam mencari kesempatan.
Tiba tiba 2 pria berbadan berat berjalan dengan langkah cepat ke arah mereka sampai di belakang keluarkan pistol.
Hei jangan coba macam macam ridwan ikut kami ke kantor polisi.
Sjafrizal diam diam mencoba kabur leher ditarik.
Eh, kamu juga ikut tidak berhasil.
Lenyap akan kembali sesaat lagi.
Hai para pendengar podcast lenyap kisah nyata kriminal Indonesia podcast original Spotify saya marissa jeffrina masih penasaran gimana cara membuat podcast sendiri jika sudah punya ide untuk mulai podcast sendiri, saya sarankan pakai anker ya anker platform all in one dan gratis milik Spotify di mana Anda bisa merekam, menyimpan, mendistribusikan, mengukur performa, bahkan menemukan sponsor yang cocok untuk podcast anda.
Segera buat podcast anda menggunakan anker gratis dari ponsel ataupun gadget lainnya.
Cukup klik anker fm slash start dan Anda bisa langsung mengudara.
See you there.
Kembali dilenyap kisah nyata kriminal Indonesia.
Esok hari lewat 2:00 siang pesawat membawa 4 petugas polisi yang menjaga ridwan dan sjafrizal terbang ke Bandara Sultan Iskandar Muda blang bintang, Aceh Besar.
Tiba di poros puluhan jurnalis meneriakkan pertanyaan mengambil foto mengabadikan momen ridwan dan syafrizal digelandang kepala tertutup sebuah hitam pak.
Pembicara 8
Berapa orang yang jadi tersangkanya pak?
Apakah senjata pembunuhnya sudah ditemukan?
Pembicara 1
Tunggu sabar.
Pembicara 2
Nanti kami akan berikan keterangan ya.
Pembicara 1
Diinterogasi di ruang terpisah sjafrizal punya alibi.
Saat pembunuhan keluarga asun terjadi, ia bekerja di perkebunan itu dikonfirmasi oleh beberapa orang tak terbukti terlibat, ia dibebaskan.
Ternyata dia ditangkap gara gara berada di tempat, waktu dan orang yang salah meskipun tak bersalah.
Lain cerita ridwan, beberapa instansi polisi yang terlibat telah menemukan lebih dari cukup bukti mereka tahu kapan bagaimana dan yang paling penting siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan biadab dan brutal terhadap seorang ayah, ibu dan putra mereka yang masih kecil.
Pilihan cuma satu mengaku.
Menurut ridwan, Jumat 5 Januari 2018, 12:00 siang dia dan asun sampai di ruko.
Pembicara 2
Eh wan masukin semuanya ke gudang.
Pembicara 1
Dengan tubuh berkeringat lapar lantaran cuaca sangat terik.
Asun kibas kibaskan tangan naik ke lantai 2 ridwan.
Lanjut cerita.
Pembicara 4
Pada waktu itu saya laper pak, makanya barang di mobil itu saya diemin dulu.
Ya udah saya pergi ke warung seberang.
Pembicara 1
Puluhan menit berikutnya, ia kembali ke ruko asun, duduk di depan pakai celana panjang bertelanjang dada kibas kibaskan potongan kardus.
Pembicara 4
Dia bilang, oh saya mikir soal kotak gede pindahin semua.
Pembicara 1
Polisi mulai melihat jam tangan mereka.
Ridwan to the point aja kita paham kok bukan cuma kamu yang enggak suka sama bosmu.
Bedanya yang lain enggak sampai membunuh.
Ridwan hanya menatap lantai.
Mungkin dia mengira ceritanya membuat polisi berempati.
Pembicara 4
Air pompa bocor lagi sambungan renggang itu asun enggak mau beli isolasi karet.
Ya saya cuekin malas begitu terus dari kemarin kemarin.
Pembicara 1
Menurut ridwan, ketika akhirnya dia pergi membantu bosnya dengan pompa air asun mulai meneriaki menghina dan memanggilnya dengan sebutan kasar.
Pembicara 4
Saya sakit hati pak selalu dimaki maki dibilang liga sigit kau lambat kali enggak jelas mukiman kau begitu dia ngatain saya.
Pembicara 1
Ridwan lanjut saat asun berjongkok melap genangan air.
Pembicara 4
Pukul kepalanya 3 kali.
Ya dia jatuh ya diam enggak ngomel lagi ke saya.
Pembicara 1
Ridwan mengaku ambil balok kayu memukul wajah badan dan kaki berkali kali hingga bagian dahi dan telinga pecah mengeluarkan darah.
Sepertinya dendam dan amarah setan telah menguasai dirinya dari atas meja keramik dekat kamar mandi.
Ia ambil pisau stainless steel merk oxon, gagang hijau, leher bagian depan hingga belakang digorok darah mengalir deras genangi lantai.
Tubuh asun diseret ke kamar mandi dengan posisi telungkup ditutupi beberapa belt tissue kotak kotak kardus disusun untuk menutupi pintu tengah lampu dimatikan pintu pagar ruko dikunci.
Dengan masih menggenggam pisau, bernoda darah di tangan kiri disembunyikan di belakang ridwan menuju ke tempat keluarga asun tinggal ruko sebelah.
Kali atas nonton kartun di tablet Samsung tak sadar ada yang masuk telinga ridwan menangkap suara kucuran shower.
Mei mei keluar dari kamar mandi langsung berhadapan dengan wajah beringas.
Ngapain kamu ridwan bergerak cepat mencengkeram leher dengan tangan kanan.
Tangan kiri mengancam dengan pisau meme merontas jadi jadinya.
Cengkraman terbuka mei mei berlari ambil ponsel di atas meja ridwan mengejar menggigit lengan kanan hingga hp nya terjatuh kali atau berteriak.
Hai tangan kiri ridwan kembali mencengkram cekik leher.
Tangan kanan bergerak cepat menggorok bagian depan hingga ke belakang dan pisau darah menyembur ke segala arah.
Memberi warna merah ke sekitarnya.
Dinding kulkas tumpukan kardus meja semua kena cipratan.
Mei mei sempoyongan berusaha menggapai kalietos anaknya darah membasahi piyama pisau kembali ditusukkan ke bahu kiri 6 kali sampai hembuskan nafas terakhir ambruk lantai dengan posisi telumpuk.
Halietos bergidik merandek memandang tubuh ibunya bersimbah darah mundur perlahan.
Ridwan maju memegang pisau.
Polem pak papa.
Kepala tertunduk 2 tangan usap wajah.
Menurut ridwan, apa yang dilakukannya terhadap kalietos nyaris sama dengan ibu dan ayahnya dicekik digorok tusukan pisau ke punggung ditambah ke perut 3 kali.
Jika peristiwa yang terjadi tidak cukup mengerikan, apa yang dilakukan ridwan selanjutnya tidak terbayangkan.
Ia ambil gunting tubuh mei di balik hingga telentang piyama dipotong.
Begitupun bh dan celana dalam. 2 tangan di julurkan dada mei diremas celana panjang diturunkan 1 2 detik ridwan membeku urung melanjutkan.
Sekeras apapun dia mencoba memperkosa jenazah aniesnya tidak keras impotensi.
Dari semua aktivitas seksual yang aneh microphilia atau seks dengan orang yang sudah meninggal mungkin yang paling tabu.
Dan ini risetnya.
Jack pamon MEMS neuro scientist, seorang ahli saraf menjelaskan, necrophilia didefinisikan oleh the diagnostic and statistical manual of mental disorder atau dsm.
Sebuah buku panduan yang banyak digunakan oleh para profesional kesehatan mental sebagai gangguan para filik yang merupakan fantasi dorongan atau perilaku yang berulang intens membangkitkan gaya reseksual atau perilaku yang menyusahkan atau melumpuhkan melibatkan benda mati anak anak orang dewasa yang tak bisa menolak penghinaan terhadap diri sendiri atau pasangannya yang berpotensi menyebabkan kerugian.
Ada banyak variasi yang ditemukan pada mereka yang terlibat dalam necrophilia.
Mungkin sistem klasifikasi yang paling lengkap dan berguna berasal dari agrawal yang pada tahun 2009 mengusulkan 10 jenis macro yang berbeda.
Kategori agrawal berkisar dari mereka yang menerima kesenangan dari berada di dekat hormati.
Tidak harus seksual, misalnya mumifikasi atau pelestarian orang tercinta yang telah meninggal.
Mereka yang terangsang dengan menyentuh orang mati hingga mereka yang secara eksklusif membutuhkan seks dengan orang yang meninggal.
Agrawal hanya menangkap pembunuhan dalam satu kategori pembunuhan necrophilia dan dia mencatatkan orang orang ini sebagai yang mampu melakukan hubungan intim dengan yang hidup tetapi bersedia membunuh untuk memenuhi kebutuhan mereka akan seks dengan mayat.
Necrophilia tidak terkait dengan satu penyakit atau gangguan mental, namun diketahui bahwa beberapa necropil sebelumnya telah didiagnosis dengan gangguan perilaku dan gangguan kepribadian anti sosial necrofil dengan riwayat diagnostik ini memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk melakukan pembunuhan sebelum melakukan tindakan necrophilic hanya karena berkurangnya empati dan perilaku anti sosial merupakan karakteristik dari gangguan ini.
Banyak peneliti dan penulis telah mengemukakan ide ide mereka di balik motivasi necrophilic dan salah satu alasan utama yang diberikan adalah kebutuhan akan pasangan yang tidak menolak.
Meski sudah berusaha, ridwan tak mampu melakukan perbuatannya.
Tubuh mei ditutup sprei 2 cincin emas uang sebesar Rp 14.525.000 dibelanjakan pakaian dvd player dan hp baru sebagian lagi ditabung di bri hpokia dan Samsung prime milik asun dijual kepada temannya.
Tablet dan Honda scoopy dicuri.
Motornya ditinggalkan di parkiran Rumah Sakit Umum cut nyak din di melaboh.
Ridwan hentikan cerita teguh kopi. 26.
Juni 2018 di rutan Pengadilan Negeri Banda Aceh, ridwan kenakan peci dan baju koko tertunduk lesu duduk bersama tahanan lain.
Sejumlah warga dan wartawan berkumpul menunggu sidang dimulai.
Polisi berjaga jaga.
Pembicara 3
Ridwan ayo kita mulai.
Pembicara 1
Ridwan 2 tangan di borgol duduk di kursi pesakitan keluarga terdiam wajah prihatin.
Hari itu dia didampingi pengacara ramli husein SH dan kadri sufi SH jaksa penuntut umum ricky febriandi dan tim telah siap di kursi masing masing.
Majelis hakim masuk dipimpin toto yanuar sidang perdana dimulai jaksa penuntut umum ricky febriandi murshid dan ipsini bergantian membacakan dakwaan terhadap ridwan dan kronologis pembunuhan.
Atas perbuatannya, ridwan didakwa pasal 3 40 KUHP tentang pembunuhan berencana pasal 3 3, 9 KUHP tentang pembunuhan yang disertai dengan tindakan pidana lain lain atau pencurian barang korban dan pasal 3 3, 8 KUHP tentang pembunuhan.
Sidang sidang dilaksanakan dengan agenda pemanggilan para saksi dan penunjukan barang bukti. 16.
Oktober 2018, matahari ridwan bertumpu ke lantai mendengarkan jaksa bacakan tuntutannya.
Pembicara 3
Menyatakan terdakwa ridwan terbukti secara sah bersalah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana seperti diatur dalam pasal 3 40 kuhp menuntut pidana terhadap terdakwa ridwan berupa pidana mati.
Pembicara 1
Hakim menyatakan hal yang memberatkan di antaranya perbuatan terdakwa tergolong sadis kejam meresahkan masyarakat menilai perbuatan terdakwa tidak manusiawi.
Pembicara 8
Dalam kasus ini, hal yang meringankan adalah tidak ada.
Pembicara 1
Tiba saatnya hakim membacakan keputusan akhirnya.
Pembicara 8
Menyatakan terdakwa ridwan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan secara berencana.
Untuk itu menjatuhkan hukuman kepada terdakwa yaitu pidana mati.
Pembicara 1
Cisun asun yang cerdas bersama istri yang cantik dan penyayang liang mei serta putra mereka yang luar biasa.
Kalietos ang adalah tipe orang yang semua ingin tinggal di komunitasnya.
Mereka akan selalu dan selamanya dirindukan oleh keluarga, teman dan pelanggan yang sering mengunjungi tokoh mereka.
Ayah ridwan arbi Sulaiman meninggal dunia tahun 2020.
Safina, nenek dan eida ibu bersama faisal kakak ridwan masih tinggal di desa paya semanto, aceh jaya.
Kini ridwan mendekam di Lapas Kelas 2 a Banda Aceh menunggu gilirannya mati di tangan negara.
Lenyap adalah format original Spotify tentang kisah nyata kriminal Indonesia yang diproduksi bekerja sama dengan free mental Indonesia mengungkap kisah nyata tindak kriminal orang orang biasa yang ada di sekitar anda.
Anda bisa temukan serial lenyap gratis di Spotify selain menyediakan musik favorit, Spotify juga memudahkan Anda menikmati podcast kesukaan anda lainnya seperti pembunuh berantai dan kisah horor the secret riana secara gratis dari ponsel ataupun gadget anda lainnya.
Jika anda menyukai episode lenyap hari ini, jangan lupa untuk follow kami di Spotify dan share kepada teman teman anda episode baru tayang setiap hari Kamis.
Temukan kami di Instagram at podcast lenyap dan Twitter at podcast lenyap karena adanya penggambaran kejahatan sang pembunuh diharapkan pendengar dapat memilah dengan bijaksana.
Episode ini mencakup diskusi dan dramatisasi tentang pelanggaran hukum, sikap manipulatif, kekerasan dan pembunuhan yang mungkin dianggap ofensif oleh sebagian orang.
Sebagai seorang pengacara dan pemerhati dunia hukum, saya telah melakukan riset yang mendalam untuk acara ini.
Terima kasih telah bersama kami Minggu ini saya marissa jufriah.
Podcast Summary
Key Points:
Kisah dimulai dengan penangkapan dua pria di Bandara Kualanamu, Medan, yang menodongkan pistol ke seorang teman Sjafrizal.
Fokus utama adalah kisah Ridwan, pemuda 22 tahun dari Aceh Jaya yang putus sekolah untuk bekerja sebagai penambang emas ilegal.
Ridwan kemudian bekerja di toko distribusi makanan ringan milik Asun di Banda Aceh, tetapi hubungan mereka tegang.
Asun adalah pria pekerja keras dan hemat, sementara Ridwan mulai malas dan sering terlambat, memicu kemarahan bosnya.
Rasa iri dan dendam Ridwan terhadap Asun meningkat, tercermin dalam status Facebook-nya yang mengancam.
Pada 5 Januari 2018, Ridwan mengambil motor Asun dan pergi; setelah itu, Asun dan keluarganya hilang selama tiga hari, menimbulkan kecurigaan tetangga karena bau busuk dan tidak ada aktivitas.
Summary:
Kisah ini mengikuti perjalanan hidup Ridwan, seorang pemuda miskin dari Aceh Jaya yang putus sekolah pada usia 14 tahun untuk mencari uang. Ia awalnya bekerja sebagai penambang emas ilegal di gunung Ujen, tetapi pendapatannya menurun drastis sehingga ia berpindah-pindah pekerjaan, akhirnya menetap di Banda Aceh. Pada November 2017, Ridwan diterima bekerja di toko distribusi makanan ringan milik Asun, seorang pria keturunan Tionghoa yang disiplin, hemat, dan sukses.
Meskipun awalnya bersemangat, Ridwan mulai sering terlambat dan bekerja dengan ogah-ogahan, memicu kemarahan Asun yang sering mengomel. Ketegangan memuncak pada 31 Desember 2017 ketika Asun memarahi Ridwan di depan umum, membuat Ridwan marah dan menulis status Facebook yang mengancam pada 1 Januari 2018. Pada 5 Januari 2018, Ridwan mengambil motor Asun dan pergi tanpa pamit.
Setelah itu, Asun, istrinya Mei, dan anak mereka tidak terlihat selama tiga hari, dan tetangga mulai mencium bau busuk dari ruko mereka, menimbulkan kecurigaan bahwa sesuatu yang mengerikan telah terjadi. Narasi ini mengeksplorasi tema iri hati, dendam, dan akibat dari kemiskinan serta tekanan sosial.
FAQs
Ridwan berhenti sekolah karena kondisi keluarganya yang miskin. Ayahnya berpenghasilan tidak menentu, ibunya harus merawat kakaknya yang mengalami keterbelakangan mental, sehingga Ridwan merasa harus mencari uang untuk membantu keluarga.
Risikonya sangat besar, seperti tertangkap polisi kehutanan, kondisi kerja yang ekstrem dan berbahaya, persaingan sengit antarpenambang, serta pendapatan yang tidak menentu seiring semakin banyaknya penambang yang datang.
Ridwan melihat tanda 'dibutuhkan karyawan' di ruko Asun, lalu masuk dan menanyakan lowongan tersebut. Asun menunjukkan gaji di kalkulator, dan setelah Ridwan setuju, ia langsung diminta mulai bekerja dengan menyapu toko dan kemudian mengantar barang.
Iri adalah rasa sakit karena menginginkan kelebihan orang lain dan bersifat tamak. Cemburu adalah rasa takut kehilangan sesuatu yang sudah dimiliki dan bersifat posesif. Iri lebih sulit diakui daripada cemburu.
Setelah beberapa minggu bekerja, Ridwan mulai sering terlambat dan ogah-ogahan. Puncaknya pada 31 Desember 2017, ia datang terlambat saat toko sedang ramai, yang memicu kemarahan Asun.
Ridwan tidak membantah, tetapi menyimpan kemarahan. Ia kemudian menulis status Facebook bernada ancaman pada 1 Januari 2018, yang berbunyi 'Aku bisa menjadi teman yang baik... tergantung bagaimana caramu memperlakukanku. Tunggu saja tanggal mainnya.'
Chat with AI
Loading...
Pro features
Go deeper with this episode
Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.