
Episode podcast sejarah ini mengisahkan perebutan kekuasaan di Pulau Jawa dari tangan Herman Willem Daendels oleh Inggris yang dipimpin Raffles pada tahun 1811. Daendels sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda dikenal keras kepala dan kejam, namun ia tidak gentar menghadapi ancaman Inggris meskipun infrastruktur militer Jawa belum sepenuhnya siap dan banyak pasukan belum terlatih. Pada 4 Agustus 1811, pasukan Inggris di bawah Samuel Auchmuty mendarat di Batavia dengan kekuatan besar dan strategi militer Eropa yang terencana, menghancurkan pertahanan Belanda dengan cepat. Daendels sendiri sedang berada di pedalaman Jawa saat Batavia jatuh, sehingga kota tersebut tidak siap menghadapi serangan. Pertempuran terbesar terjadi di Meester Cornelis pada 26 Agustus 1811, di mana Jenderal Jansen sebagai pengganti Daendels mengerahkan seluruh kekuatan yang tersisa untuk menghadang Inggris. Meskipun Belanda berjuang keras, keunggulan Inggris di segala aspek membuat mereka tak mampu bertahan. Jansen yang terluka akhirnya menyerah pada 18 September 1811 di Semarang, menandai berakhirnya kekuasaan Belanda di Jawa untuk sementara waktu. Raffles kemudian diangkat sebagai penguasa baru dan membawa perubahan signifikan seperti penghapusan perbudakan, reformasi agraria, dan perhatian pada budaya lokal melalui penggalian Candi Borobudur. Namun, rakyat Jawa tidak benar-benar terbebaskan karena hanya berpindah dari satu penjajahan ke penjajahan lainnya. Sesuai Perjanjian Wina 1816, Inggris harus mengembalikan Jawa kepada Belanda, menutup babak singkat pemerintahan Inggris di pulau tersebut.