Transkripsi iki minangka obrolan informal antarane wong loro, biasane babagan urip saben dina lan pengalaman pribadi. Pacar ngandhakake rasa wedi kelangan motor, banjur diterusake diskusi babagan aktivitas kaya nyuci piring, adus, lan mangan. Ana uga crita babagan nonton film, tuku barang, lan renovasi omah. Wong-wong iki uga ngrembug babagan mobil, lelungan, lan preferensi panganan, kaya vegetarian. Diskusi liyane kalebu babagan sepray lan klub bal-balan, kayata Inter Milan lan Barcelona. Ana uga crita babagan pengalaman neng toko, tuku barang kanthi rega murah, lan rencana liburan keluarga. Obrolan iki uga ngemot guyonan lan crita babagan karaoke, fitness, lan biaya urip saben wulan. Ing pungkasan, wong-wong iki ngucapake matur nuwun lan ngajak pamireng supaya menehi kritik liwat Instagram. Transkripsi iki nuduhake obrolan santai sing nyakup macem-macem topik saka urip saben dina nganti hiburan lan rencana masa depan.
[Tempatan] [Tempatan] [Tempatan] [Tempatan] [Tempatan] [Tempatan] [Tempatan] [Tempatan] [Tempatan] [Tempatan]
- Terus pacar, ya, saya takut aku. Lu, kamu lagi dipengkel ya, - Nggak ini ruang tamu ku. - Kau ada motor. - Soalnya tak terangat, saya rasa ilang. - Makanya ada orang tamu. - Nggak, lu. - Aku pluk nih, maksud kini. - Nggak, nang, oh, maksudnya emas. - Maksudnya, apa yang kamu mau turun? - Ono. - Telefon orang tamu. - Masih iya, maksudnya. - Karena karak-karak. - Masasih. - Karena maksudnya aku cuking, gak aku miskin. - Nggak aku cukik, untuk aku satu kono omah dv. - Iya, iya. Terus baru, omah sih kan aku karasi nih. Terutin naru-aru antama, aku gak perlu ngelepot no speda motor. - Iya, iya. - Terutin ngelepot no yuk, tetep nang karasi. - Nang karasi, ya, karasi. Aku mau coci piring dulu ya, aku temenin sambil dipeluk dari pelakang ya. Aku coci piringnya, cungkot. - Malaknya tolong. - Niseng barun, malaknya tolong. - Niseng barun. - Masa koc 2 yang nisengnya, kok bisa. - Tandem, singguh dapet aku. Aku mau ke kamar mandi tapi takut. - Singgana, lah, ngapa yang takut kan kamu mandinya di dalam kamar? - Nggak, kamu mandi kut di luar rumah. - Omah ini, desa, ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah. - Iki kita sonok lagi, lagi mau lagi makan. Coba, pap, poto, iya pasti poto, lu. Koc mi, koc mi pakai nasi. - Macer gak sih? - Macer, macam, macam. - Macer gak sih? - Terlalu oke, dia gak ngerti, makan, nek, nek, sakoyku, isu di panggana mi. Kan boleh berkarpu di trate, kudu niseng gak? - Kak, kok nisi. - Aku tahu ngamai Melvvi, aku tahu apa jenengnya, iya, ngamai Melvvi nekasala. - Diurlah, liatku. Bu, ngamai hollybing ke taja, ngamai diuruh. Kan, onok menunih hollybingin kusin koyo sambilan, kan ya, kok. - Ya, kok, suara sambilin kan lah. - Takut, makan, ambil tangan tuh, makan, ambil tangan. Terus, makan, ambil tangan kok. Emang, apa jenengnya makan ambil tangan gak? - Takut, kak, wati kota, kan? - Kak, mis cuchi tangan. - Kak, aku si citangan. - Makan, makan. - Apa aku kak isok tangan, kan? - Kak isok, jadi selama selama, makan, ambil tangan. - Saya ada, saya ada karpu. - Jadi, makan, makan, misal, sakomu, sakoy, dk. Tidur, makan, ngayon, nekas, kak, kelembangan deh. - Ketok, ganyis, menurut dia. - Yang gak salah juga, ikon titikan kan? - Iya, iya. - Titikan. - Iku melvinin ngangom aku ya, ngang panjang cibo. - Terlalu, aku tak akan mengengengahinin untuk pancaan. - Aku langsung, "Ya, Allah, wongongi penudiri ya, cuman, "wongongi, penudiri, makasal cuman, wongi, cuman." - Aku tau nonton senjangan ambil coffee, - coffee, coffee, doctor, coffee, lagi, radio. - Ya. - Aku mari cabut kigi, dia ikon juga nakaku opat. - Ya. - Opat kumpen, biasanya, misalnya, "Ana, Ana, Ana, "Tolong opat, kan takkan tabletku." - Diswet. - Kan biasanya, siji rasam buat ombi, apa buka kumpen, terus buat teleseh, baru diambil barang. - Nekaku dulu tau ambil barang. - Mereka sekarang tak cita. - Gak beratikan, kan, juga takkan tabletnya mau teleseh. - Ya. - Ya kan, dia buka mana itu buat teleseh. - Ya. - Nah, oviku, karena aku mari loro, no dia, gak ikut ambil abang, apa yang dia ingin, jokon aku opat, di buka nasiti langsung, di kaen aku, saat tempati, saat bungkusi, terus arah, eno minum opat, ya, tak jokon opat, aku reflek karena aku, saya, saya, saya, mineral kelas, kekelingin, tekni, koneku, setiap buka, no benih gini semangat di dalam meito. Aku udah gini, misalnya. - Apa yang gini sih kau opasin? Apa yang aku, ga? Apa yang aku, apa? Apa? Apa? Apa yang aku, apa yang aku, kalau kau ada apa yang aku, aktivitas apa yang aku, trend apa yang gini sih, gua. - Karena memikirnya dia, dia kelekan di sambung, karena setiap penkonikit, wising juku, aku jadi, diikan malah buat telemecho. - Aku nampak, oh, kau leh? - Kau leh, leh, leh, mecho gimana kayaknya, - Mardek, yang geraci kok, kondulap. - Kondulap. - Kondulap. - Ibu masih penerma. - Iku mendurung. - Iku mendurung. - Aku pesen jalan, gue pula. - Aku pesen jalan. - Gak bau. - Gak bawa. - Gak rakyat, manih. - Besok aku jalan. - Besok kita jalan. Aku jumpa pakai mobil ya. Aku mampu kalau pakai mobil. Siapa nalut aku? Kalo sampai akhirnya rakyat, iki siapa ada apa yang mampu? Mampu. Mampu? - Oh, no, aku kenal ini misalnya. Aku tahun nangjak artan. Aku menasaran kurung tahun 4-4 Silver Bird. - Ngeting gak sih? - Silver Alpart. - Silver Bird, cing Alpart. - Iya. - Hagan kurung tahun apa ya? - Nyoppak lah aku nang teko, - pandara halim, nang caksil. - Iya. - Entai aku sekitar 300-300. - Oke. - Nek misalnya aku gak bisa krep atau aplikasi piasa. - Hato. - Ikun tak emas kita seratusan. - Hmm. Karena aku menasar, ranya apa lah sekali sekali? - Tapi ya Alpart ya bersih Alpart, lu ngguh-ngguh ya kan? - Oh. - Tuhan kan, aku di TV kan? - Oh. Tapi karena sari ranya kayak nak mahu aku? - Mahu ya? - Mahu karena dia yang remindada, - gak kasih juga seengkak, wena ngelok. - Iya, iya. - Ya, iya. - Nek mahu, jika tepaku? Aku biasa nih malah. Kak kebiasaan, mobil aku pasti ke mahu. Mesala aku ngombo harfi, ngombo mobil hingperial, rata ngeluh aku. Kalo dia boleh membuat siapa, atau mungkin kesenangan sosialnya, - ika kebiasaan banyak mobil ya. - Iya. - Oh, iya. - Bisa jangan sesuai nih. Kata-kata mobil keTI, kata mobil itu di motif. Jadi sebelum itu, kamu harus samain ngapingkan pijet kanin lah. - Iya. Kata aku tiga saya mencep pertama kali. - Mertiga, apa? - Mertiga mobil. - Kesinjak, kan aku yang mau ngadijetakan untuk segi-gini ngombo. - Mangan nih, - cuman kan lagi tanda, terbiasa. - Iya. Jadi, kita yang. is, iki, ambrol lagi, cukup le. - Nampu iki, iya, iya, iya. - Aku pernah mau tunung sama kangenlan. Kata aku tinggi, kangenlan, iki ternyata, apa, apa? - Oh, iki ternyata, coba di, jenging-jenging lu, kan? - Terlalu kan. - Cukup le kan? - Ini, iki hanyain selawas, i ma. - Tapi gak apa-apa, sining. - Tapi gak apa-apa. - Iki, makan apa? - Apa? - Misalkan makan apa, - iki misalkan dipajar, oke. - Hmm. Saya keminung apa dulu ya, yang. - Lu, kamu itu vegetarian, tak? - Hmm, gak? - Kenapa, layar itu kok ada pisang, kan? - Jadi, makan apa, - Tapi kayak kita, kita lelang, kayak kita yang diserung, kayak dikandi, apa, kekandis? - Di tangg, iya. Tahu kak tau sih, kan? - Aku benci lang kekon, di. - Karena angin. - Iya, makanan apa tuh, ku duungnya pisang, terstalep, nonton, tengat-tengat, terstalep pun nih, gue. - Peratir langsung, dilak. - Dilak. - Jadi, kawan, acok wali, apa, jadi disin, bollak, gini, itu sebarang. - Pisangnya, buat. - Kalingnya, ini bollak, bukan kata, kan? - Kata, kata, kan? Ayo, ona sih sygangkan, nonton Matsk tasty, crappy I got you iya ini 'papa aku Papa, ini ketahua nikah dan kita makanLER gagu Ayo yang akan penuh memang 거의 luar kejauh Tapi iya bahwa lurukan for bak immediately
昍� ashamed. cine papaya ya, kita buruk terus keza Northeast Nice November Kita nonton eles coken nyeta h favourite
there sia ada wadu wadu wadu pun da iya tapi tapi lagi kan, pun da pun da pun da tapi skriput kan ga nge-relat juga gitu deh tapi nekan jelok pun da kok samaannya kutusin lembut so sengerti yaa so seng tutuk kok itu nah ibu kaya. wabang kan gue nih, mulai, mulai ibu kaya ona ibu kaya pun da yaa, mulai, mulai kaya sasa permuan lembut datinya, baik hati yaa, benar-benar gue deng gue duning-unanya papaya gue singen-engen apa ya? papaya ayah papaya papaya papaya makanya papaya gue sepanjang pagi-papaya gue suka sih sepanjang pagi iya iya api yaa, na-api api api gue terlalu arah iya iya api terus ibu api ibu ibu, ibu ibu api gue kak ril gue panggilan lebih ke sayang banget nah, cuman sekarang lu wak ya sekarang iya iya ibu mak. momi. deti momi. ibu kak deti uyah, cuak kenanya lu deti kak. kak ni gue bosun lu yaa iya bos bahwa perusahaan sehingga kak ni ada di lu deti benar-benar-benar deti kak ni ada di lu deti apa yaa lah jangkari gue chatu yaa sopan kak begitu na-api sopan kak sopian iya kimi sono diuterin. kan kalau itu gitu. jadi tupres方面 lebih ujit karena kalau tidak cria kan Oops kekasti kather gram. huo ,ciu yang ini apa penderti ia mengerti terk一次 dia di stones mine nya pla糊ah minenya di sawak kan kalau kamu ada di sini huy ki fungsi ini lbji, ini nangkein, ini nangkein, tapi. lapoi ki co, nangkein fila gitu lbji nangkein, ini kaya apa pun aku tahu yang pertama ngerti ya, kan ini gue fila tapi beneran sink ke toh, di dunia jadi kayak apa pun ini tak coba, tak coba ke coba nangke maksudnya gak lbji karena lbji aku lbji aku ngerti ke dinisak biar jadi ini keteh lbji aku lbji enak. i, ada apa tuh lah, juga oua concentrat Gudok. ) itu enggak yg印 puis kan gitu Ini pada air melihat supaya-
- Mungkin - Mungkin, tapi saya terlihat - Tapi saya terlihat, bro - Bagaimana? - 60 tahun lagi - Aduh, bahanas - Ngetok isoas, ini. - Kalianlah - Alai dimasa! - Wartel - Softing tang Kim Kim Kau yang javan, pergi ke senjangan sosial menurut ke - Biannya, biannya, tulinan-anang di jendengi, tulinan-anang - Kau yang time zone - Eh, kukungung sook - Sook, sook - Kukung sook - Bakan sekarang, sekarang kaya, tapi orang itu menurutku - Tenga, wartet, aku kurungan numukan - Masa, seru nih apa ya, maksudnya - Aku akan spandu banyak, kaya main, kaya kukungungan-umunan sih - Nah aku - Tapi aku salah dong - Kau ngejab, kaya kaya kaya kaya kaya kaya kaya - Kaya kaya kaya, dan sebenarnya, orang tempat, wahan, permainan, sinang mal - Iya, itu, itu, segitem, sehoni - Oh, ya, ya, ya, ya, ya, ya, pendapatnya - Pilihannya titi, tapi saya ikis aku loh, wang sih, pendapatnya berpuru gupon nih - Wang sih, ternyata ngejalan-ngejalan, kau sesuatu, tembang-champing - Nang satu mesin aku citalik, ada yang ini - Ambit ngelapuk, nge-slayat kartu ini, setiap tim, itu guponnya, kaya - Nah itu, itu koyo eh, mungkin masak kecil, kaya nambil, kaya iso - Dede-dede, balas nangkono - Bisa jadi, bisa jadi, iya-yaya - Sampai aku naksing manganan Rp, apa? - Rengpaskan, itu pun terjadi, sehingga niku, sapa lalu, um, sapa, sapa, sapa, sapa, ini, itu, sepengera mendulung - Gua coba berada, Gua coba berada - Keren, sepengeri - Pesok aku mau ke bali? Oh, kaya bisa atak ya, gak liburan keluarga - Bien balik itu termasuk, iya, tapi aku pertama kali nang bali, oh gak siapnya keluar kakus - Niyo, nang balik, gue biasa ini, penyepisan haris kola, gue ini luru nangpain nangkaca - Cokca, aku este, Cokca, nangkali, balik, balik, nangkali, gue SMP, este gue masih Cokca - Iya, oke, bengu nih ya, sampai ngomono, bie - Iya, iya, iya, stand up, stand up - Iya, tapi nangkali nangkali internasional, balik, itu masih Cok, balik, sehingga punernya - Yucuk, sumbacok - Iya kan? Sumpahnya temen-tenen nih, Guju, kaya bisa atain yang luar nge-krihancing - Jeteralan, ngasih terlalu - Gak masuk akal - Eh hujan ya, pentar ya, mengangkatin cuma rand, bukan nyiapin ember - Nangkali nangkali, aku sing pocar, aku sing pocar - Ketika siapkol, nahan banget buat gak banyak kerak, biar gak kedengan suara-ara, nyang cekit-cekit - Muh, muh, muh, muh, muh, iya sih, iku iya sih - Iya - Akal aku senengen suara-saya lah, kicuk - Kamu fans ember? - Gak aku gak suka pola, berarti seprayung aku ember - Iku kaya rebu eh, nang pasar - Ono sepray itu ngejanti, gapulur ibu, satu set, dituku ampe ibu - Uner, uner, uner - Aku senang mila nih, senang mila - Kenang banget ayam mila nangku - Terus barangnya yang suatu saat, aku mulai kerju, aku merbukam aku - Kau ngejsi seprayung aku intermilan, jauh, saat dan jauh, intermilan aku langsung kuaknya teman-tengun - Jauh soap yang ngejani aku, takku aku - Bu, soap yang masang seprayung, ibu apa - Jadi kau senang milan, milan-jeng apaan? - Oh kang arti bu - Kau ngejsi seprayung milan, milan-jeng kan aku ngebirau seengen-jeng - Ya ampun - Ibu ngomongin nih, waktu itu guna di TC, pelonjo, terus di lu, aku, toli zane, 25, satu set, jadi soalnya apa jenangin, anuh pantal, kuling, ambil seprayku - Iya, iya, iya, dobul-baru, dituku, aku tuh rasanya kaya, ina jauh sama kaya, ayam, coikah kan ga senangin, tapi kita biak, aku teturna gini - Tapi, aku jauh, aku udah finisif viral sesunggunya, nanti-nanti gaweiku lu, ya kan, ramyu, lakaselona, - Ah baraselona gawe, sepray bro, terus aku nanti aku makunya jamanik, iki, sepray pendero Amerika - Pendera Amerika, tapi iki aku baru punya, punya dari bahwa pendere Indonesia, aku sesakral, aku gaul ya kan, di no-spray, pendere Amerika, aku nangsempak-men, oh, sempak-sempak-men, pendere Amerika ga masalah - Mereka pendere Indonesia, aku pendere Sakral, gaul ya, kaya, aku kaya, aku kaya, aku kaya, ga boleh - Jangan kenceng-kenceng, peronnya nanti ke depan mama, tutup aja pintunya, kamar gua ga ada pintunya anjir, selamu, selamu, selamu, lagi ga pintu kau apa? - Selamu - Iku also kinen dulu, o no kamar, terus bahan tutup aja selamu, kamu lagi di tempat pas itu sih ya, ga inkamar ku aja ga - Pepas itu sih, bentar ya aku matiin lampu sama TV dulu, kenapa mau tidur, mau masa nasi? - Misalnya ga kuat ikus ya, ikusin jangan jas ya, ikusin jangan jas ya, maka, omaku sih ngomongan di ataman terempere aku, leseknya jili, namanya aku harap mengengat nama panganan, gay, rescue, gay, microwave, aseku tak patain nih, mohon-mohon, mohon-mohon, jadi aku makan enak, anak aku copious, anak aku copious, memang kaya ga titok, kaya ga titok aja ( Interdeveloping yang poorer ) et baca 현 silti ( showing beneath ) ya lu, ya lu bener-bener-bener ( showing beneath )
, ya lu bener-bener ( showing beneath ) ( showing beneath ) ( showing beneath ) ( showing beneath ) ( showing beneath )
Iya iya, olah kaya ungu, mak mau karaokein di kamar dua, bainunya kan ga ono. Ga ada, bavista yang ada. Maw, bavista ada. Iya iya, benar kumikir yang ono co. Iya lah, seleberi-beri fitness ya. Apuman, kultusimio kaya, so gaks. Seleberi-beri fitness kesannya ada saat istok. Koi iso. Ini sama temen-temen, ini sama temen kusi, nah. Hari ini kayanya aku mau orang nangte. Di balas, sepan ya, hati-hati di jalan, jangan sampai ada yang tinggalan. Lu orang nangnya kan di rumah. Nangu anak pelaburnya. Iku tersus, iku sama saya tersukai selendik kalau mernangan ngomah. Sabet, oke. Ya, sudah pasti oke. Pasti pasti. Tapi penting ga menurut mendekalam-menangan ngomah. Nekan suka oke pun. Omong, makasih nanya anak-kalamernang ya? - Ono. - Ya anak sing jogungu, no? - Gak, gak. - Ono, enggak apa pelampungu, atau lantai anak, no? - Gak. - Eh, kebe-kebe-kebe. Gak, ono. Cuma tak kaya keputkot. Kaya cokor-cokor yang banyak orang nangaku lu, saya laksa nangputkot diku. Ya, siap. Mak, seksik-siap-siap-siap. - Seksik, oke, seksik-siap. - Seksik-siap-siap. - Kadi kaya kano. - Iya, iya, iya. - Simpel ya, walaiknya. - Iya, iya. - Tempura, langsung-langsung. - Tempura. - Bener-bener-bener. - Awih. - Iya, awih. - Kaya kak jauh kan jauh kanernang. - Kak jauh kanernang. - Kak jauh. - Wah, cup rata-rataan, cup rataan, ngomah. - Rataan, ngomah. - Membulan 10 juta lu. - Oh, ya? 10 juta. - Kaya panguras? - Kau iki-kaya panggilanan cuntiknya mau tadi. Tidak, kak, kak, por. - Iya, tadi, jauh kanernang, apa ngacut lewat sepat dengan ikut. Eh, buruh itu, ngomah. - Kekin. - Walaik, walaik, sepat, buruh. - Walaik kan aku lalu pernah ngiguk. - Kau, lalu, larang. - Tungpa kan? - Lalu, larang. 10 jutaan. - Hmm. - Mabulan. - Hmm. - Prowatan, nih. - Prowatan, nih. - Prowatan, nih. - Kendi wli. - Iq, ah. Lalu juga pernah ngambi wli. - Hmm. - Maksudnya, walaupun pojen nih, bisa deskp固ga ramai, nama ini tak kayak spes liol. - Oh, iya, iya. - Ketidak, siks. - Iyo, kolf. - Tak kerbut nih. - Tunggu, no. - Kamu, gulf yuk. - Oh. Terima kasih sudah mendengarkan menduan. Jangan lupa puji kami lewat Instagram story di Instagram kamu dan apabila ada yang mengkriti kami, ingat, anda akan kami blowb.
Podcast Summary
Key Points:
Pacar ngomong wedi kelangan motor lan rasa ilang.
Ana obrolan babagan aktivitas saben dina, kayata nyuci piring, adus, lan mangan.
Diskusi babagan pengalaman pribadi, kalebu nonton, tuku barang, lan renovasi omah.
Ana crita babagan mobil, lelungan, lan preferensi panganan, kaya vegetarian.
Obrolan babagan sepray, klub bal-balan, lan rencana liburan keluarga.
Ana guyonan lan crita babagan karaoke, fitness, lan biaya urip saben wulan.
Summary:
Transkripsi iki minangka obrolan informal antarane wong loro, biasane babagan urip saben dina lan pengalaman pribadi. Pacar ngandhakake rasa wedi kelangan motor, banjur diterusake diskusi babagan aktivitas kaya nyuci piring, adus, lan mangan. Ana uga crita babagan nonton film, tuku barang, lan renovasi omah.
Wong-wong iki uga ngrembug babagan mobil, lelungan, lan preferensi panganan, kaya vegetarian. Diskusi liyane kalebu babagan sepray lan klub bal-balan, kayata Inter Milan lan Barcelona. Ana uga crita babagan pengalaman neng toko, tuku barang kanthi rega murah, lan rencana liburan keluarga.
Obrolan iki uga ngemot guyonan lan crita babagan karaoke, fitness, lan biaya urip saben wulan. Ing pungkasan, wong-wong iki ngucapake matur nuwun lan ngajak pamireng supaya menehi kritik liwat Instagram. Transkripsi iki nuduhake obrolan santai sing nyakup macem-macem topik saka urip saben dina nganti hiburan lan rencana masa depan.
FAQs
Sampeyan kudu nampa tamu kanthi apik lan ngajak ngobrol, kayata ing transkripsi sing diomongake 'ono wong tamu'.
Sampeyan bisa nindakake tugas kanthi gantian, kayata 'aku coci piring dulu ya, aku temenin sambil dipeluk'.
Sampeyan bisa njaluk wong liya kanggo ngancani, kaya sing diomongake 'aku mau ke kamar mandi tapi takut'.
Sampeyan bisa masak mi dicampur nasi, kaya sing diomongake 'koc mi pakai nasi'.
Sampeyan kudu mriksa motor kanthi ati-ati, kayata ing transkripsi sing ngomong 'aku gak perlu ngelepot no speda motor'.
Sampeyan kudu nampa tamu lan ngomong kanthi sopan, kaya sing diomongake 'telefon orang tamu'.
Chat with AI
Loading...
Pro features
Go deeper with this episode
Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.