Go back

Episode 8: Pisang

from Flora Carita

27m 50s

Episode 8: Pisang

Kebun pisang kafendis yang dibangun oleh Sarwoto Aminoto di Desa Jibang Kong, Banyumas, menjadi contoh sukses dalam pengembangan pertanian lokal yang berkelanjutan. Pisang kafendis, yang dikenal karena bentuknya mulus dan warna kuning sempurna, menjadi favorit di pasar karena daya tarik visual dan daya tahan terhadap penyakit. Namun, perawatannya sangat intensif, sehingga 50% petani mengundurkan diri. Sejarahnya mengalami perubahan besar setelah penyakit panama menghancurkan pisang ambon, namun sekarang menghadapi ancaman baru dari penyakit tropical root rot. Solusi yang dikembangkan oleh peneliti melalui rekayasa genetika (GMO) menjadi kunci untuk meningkatkan ketahanan tanaman, meskipun masih kontroversi. Keberagaman jenis pisang lokal di Indonesia, seperti pisang tanbuk atau berkulit kasar, justru menawarkan nilai yang tidak terlihat, baik secara rasa maupun keberlanjutan ekologis. Konsumsi pisang, terutama bagi bayi, perlu dikendalikan karena risiko sembelit jika tidak dipilih dengan benar. Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa keberagaman tanaman bukan hanya keindahan, tapi juga benteng terhadap bencana seperti "Bananagedon" yang dapat menghancurkan seluruh industri pisang secara global. Keberlanjutan pertanian dan keamanan pangan tergantung pada perlindungan dan pengembangan keberagaman genetik yang terus dipertahankan.

Transcription

2216 Words, 14881 Characters

Indonesian
This BBC Podcast is supported by ads outside the UK. Decisions made in Washington can affect your portfolio every day, but what policy changes should investors be watching? Listen to Washington-wise, an original podcast for investors from Charles Schwab to hear the stories making news in Washington right now. Host Mike Townsend, Charles Schwab's managing director for legislative and regulatory affairs, takes a non-partisan look at the stories that matter most to investors, including policy initiatives for retirement savings, taxes and trade, inflation concerns, the federal reserve, and how regulatory developments can affect companies, sectors, and even the entire market. Mike and his guests offer their perspective on how policy changes could affect what you do with your portfolio. Download the latest episode and follow at Schwab.com/Washingtonwise or wherever you listen. Odoo, providing tools for businesses across industries into one fully integrated platform, whatever your business needs, Odoo is committed to providing it. Learn more at oduo.com. (upbeat music) (cheering) (cheering) (cheering) (cheering) (upbeat music) (upbeat music) (upbeat music) (upbeat music) Banda dari publik atau republik pisang yang ini sama sekali tidak lucu. Sebenarnya kalau saya ke terjung ke kafen di situ memang itu cita-cita saya lahir dari anak kecil saya lupa bahasayaan kedalam pisang. Cita-cita saya kalau bisa saya menjadi apa pospisang yang punya kepun lebar yang ga usah cari-cari kemana-mana sudah tinggal pertek terus dipasarkan. Saruoto Aminoto baru membuka kebun pisangnya sendiri pada awal tahun 2022, jenisnya kafendis. Waktu-nya kini lebih lebih luasa karena dia tak lagi menjabat sebagai kepala desa. Sebelum ini, saja di kepala desa jibang kong banyumas, dia merintis prekebunan pisang kafendis. Desa itu sekarang jadi salah satu cent rapisang di banyumas dan jadi contoh cerita sukses. Mengalaman saya kan pas waktu saya menjabat kebala desa. Saya punya program di desa saya di desa jibang kong dulu bahwa untuk pembelian ekonominational pan itu saya wajibkan masyarakat atau kelombok tan itu mengenal pisang kafendis di lahan milik desa. Itu sekitar tanaman 4.000 kohon dan sudah panin sekarang. Sekarang sudah generasi kedua. Ya pada prinsimian memang awal-awal kita akan pelajar berlati tanaman puridaya pisang kafendis yang untuk wilayah banyumas ini termasuk baru. Untuk pasar dia tak lagi kesulitan sebab kelompok taninya sudah bermitra dengan perusahaan besar. Perusahaan ini kata sarwoto memberikan pendampingan di lapangan. Ini pisang kafendis ini termasuk kembalian menjadi alternatif. Kemalian saya kudang lebihnya di angka modal 80 kita masih dapat keuntungan sekitar 20 juta. Perhektarnya. Perkebunan pisang yang di buka sarwoto paling tidak memberikan kesempatan para pedagang atau petani yang masih punya tenaga extra untuk menjajal peruntungan. Tapi ya karena memang kafendis ini butuh kerja keras, 50% pekebunnya mundur. Ya dari sepuluh orang itu yang sekitar kurang lebihnya 50 persana setengah. Ya karena memang untuk tanaman pisang kafendis ini memang butuh perawatannya extra dalam hal ini. Ketika tidak sesuai yang dipayangkan mereka gitu loh. Altinya nana pisangkan sudah seperti umum-pada umumnya varkain. Jadi tanam, begitu tanam terus. Ya terus di tinggal, tau tau panah ini, kan ini nggak. Harus di pupu, terus di rawat, bener-bener terus cantung. Dan di bukus itu bener-bener kan menyita waktu tanaka dan pemikiran yang sangat luar. Setelah 8 bulan, pisang-pisang sarwoto siap di panen. Pisang-pisangnya sudah di bukus plastik sejak berbentuk jantung, kemudian di juci, lalu di pila-pila. Yang mulus dan bagus dan bentuknya besar masuk grek A. Ini yang masuk industri. Yang lainnya harganya yang nggak seberapa. Harus pakai apa namanya suntik, pisuntik cantung, terus di pimpus pakai plastik. Di arti tidak. Ya itu tadi tingkat untuk mencapai grek Anya itu. Tingkat ke mulus dan buah pisang. Orang sekarang kan anak kecil aja kan mili-mili. Kalau pisang yang ini, kan nggak mau ya itu. Bentuknya celek, nggak mau ya karang ya. Pisang kefandis di rekayasa olebotanis asal inggris William kefandis pada abad ke 19. Buahnya kuning nyari sempurna dan mulus menarik mata. Bentuknya nyari seragam. Jadi gampang untuk dikemas dalam box atau dipajang di pasar-pasar moderan yang berpendingin. Paduan dari selera konsumen dan kemudahan dalam distribusi ilah yang bikin kefandis jadi rajanya pisang. Yang bikin rak-rak pisang jadi seragam. Tapi dominasi ini juga yang mungkin akan menjadikan kefandis benasih sama seperti pendahulunya di serbu penyakit dan punah. Anda masih mendengarkan podcast flora carita. Seri sini art terbaru dari BBC Indonesia. Berikan peringkat dan komentar untuk seri ini di platform podcast pilihan Anda. Ini akan membantu orang lain menemukan dan mendengarkan siniar kami. Seluruh podcast produksi BBC Indonesia termasuk flora carita, dunia pagi ini dan infestigasi skandal adopsi juga bisa dinikmati melalui situs di biseindonesia.com. Saya Ayumi Amindoni, wartawan BBC Indonesia. Ikuti penuh suran saya menyebaktabir skandal adopsi illegal di masa lalu dalam seri podcast infestigasi skandal adopsi, produksi original BBC Indonesia. Jauh sebelum kefandis mendominasi, dunia tergila-gila dengan jibis pisang yang disebut sebagai Gross Michelle, atau kalau kita kenal di sini, pisang ambon. Pisang ini lah yang tampil di TV TV Amerika hingga tahun 50 luka. Yang bikin rapobik semacam buat temala dan Honduras, berdarah-darah dengan kudeta. Hingga datang penyakit yang disebut dengan panama dizis. Yang akhirnya menghancur leburkan industri pisang, membabat habis pisang Gross Michelle keambang ke punahan. Saat itu lah kefandis datang sebagai ratu adil, diatahan berada penyakit panama ini. Pisang itu biasanya menjadi primado naturu-tama bagi asupan orang dewasa, karena diadakan kali umnya tinggi. Karena jantung ada butuh kali umnya, bahasa asingnya adalah potasium. Yang menarik adalah di Indonesia begitu dan di luar negeri. Orang mengatakan benana is good for potasium, maka yang ada pikirkan, what can up benana. Kafandis! Kafandis dan lain dari pisang ambon. Jauh kita lihat tidak tertabar komposisi bahan-pangan dari publik Indonesia. Pisang ambon kali umnya nol, sayang. Oke, jadi pisang yang terbaik kalau Anda pengen tahu, kalau sebagai sumber kali um. Maka di sini disebutkan adalah pisang mas bali. Doktor TanShot yang adalah doktor dan ahligi si masyarakat. Dia telah menulis banyak bukularis mengenai kesihatan dan tumbuh kembing anak. Dia getol berkampanya makanan sehat di Instagram. Jadi narah sumber di banyak stasiun telefisi dan juga membuka klinik konsultasi. Tempat dimana dia tak segan segan bicara lantang dan belak-belakang kepada para pasiannya. Pisang juga dikenal sebagai buah bukan cuma sekedar orang rewasa untuk masalah jaltung, tapi juga olar-agawan. Abis apa, ngejim segala macam lalu mereka menggunakan pisang. Karena pisang itu lalu memberikan apa namanya rasa kenyang yang cepat. Tetapi dia mampu melakukan regulasi insulin. Karena serat yang larut dan terat tidak larut tadi. Nasrat yang tidak larut yang masuk ke dalam usus besalanan, itu adalah prebiopik yang akan menghidukan probiotik usus Anda. Jadi kabar baiknya bonus orang makan pisang adalah yakin sehatan ususnya terjaga. Menurut doktor tan, pisang juga mengandung pektin, yang tidak cuma melancarkan BAB kita. Tapi juga menurut banyak sudi, mampu melindungi usus supaya tak mudah terkenakan karena. Tapi tentu saja yang paling sohor, apalagi di Indonesia, pisang adalah makanan utama yang dikenalkan kepada bayi. Bahkan ada ibu-ibu yang anaknya belum usia cukup enam bulan untuk diberikan makanan penampingasi. Itu yang sampai umur 3 bulan-3 bulan-2 bulan. Udah di lalu, isilahnya gitu ya. Kalau nge-bimu di bilang salah, mau di bilang betul, sebetulnya tidak ada salah. Karena pisang itu memang salah satu buah yang energinya cukup ya, energinya cukup. Cukup mengandung banyak sekali mineral. Pisang gampang di temukan, bisa ditanam di pekarangan rumah. Harganya relatif murah, manis, gampang di kupas dan teksturnya lembut. Tapi menurut doktor tan, kita tidak boleh lupa takdir pisang yang hanya sebagai buah sanja. Dia bukan superfood, yang bisa ganti kan segalanya. Tisang itu, walaupun dianggap sebagai buah pertamanya bayi, kita harus memperhatikan bahwa bayi itu dalam empeasi tidak bisa hanya cuma di beribuah. Bayi itu perlu mendapatkan empeasi dalam dengan komposisi yang lengkap, isinya gisi seimbang yang lengkap. Jadi harus ada karbo hidrat, ada protein kita utamakan, protein hewan, ada sayur juga bahkan. Nah, buahnya itu kita letakan sebagai selingan sehari cukup sekali. Ada usian 6 bulan, itu cadangan jatbesi anak itu sudah ajolok nol. Nah, pisang harus sebagai salah satu buah, itu hanya sebagai pelangkap. Omilihan pisang juga mesti diperhatikan. Alih-alih bikin eh bayi lain cahar, pisang malah bisa loh, bikin sembelit. Sebelum kalau pisangnya itu masih dalam keadaan belum rannum betul, artinya kalau ibu-buku kalau belajar pisang kan, kulit yang kuning bagus bulus karena cakep gitu, kelihatannya cakep ya. Tapi ternyata pisangnya seperti itu, ternyata bikin bayi sembelit. Nah, malah jadi sembelit, sementara. karena pisang yang apa namanya udah berbintik yang gertanya setelah lagi cuman ya adalah dikasih sama abang jual lu ngapap deh ya dikasih gratis gitu karena udah jelak banget ya nah justru itu yang anti-oxidannya paling banyak dan gampang membuat anaknya jadi eh jadi pelajaran moralnya jangan lah nih layi pisang dari kulitnya lagian kita punya banyak danis pisang gak cuma satu Indonesia itu kita bersukur ya ada di Indonesia karena kita itu adalah tempat penyebaran ya dan diversitinya jadi sekarang ini teman-teman di pusat dua atropi kak ya itu sudah menintetikasi sekitar lebih dari 300 suatu pisang yang dari barat sampai timur itu beda-beda itu tadi fenyi Marta Duifani pakar genetikata naman dan biologi molekular dari sekolah ilmu dan teknologi hayati institut teknologi bandu nah kemudian setelah bros misalnya tunah gitu ya ada tanaman pisang yang resisten yang sekarang kita juga datengah konfendi istenata tapi ternyata penyakitnya juga sama-sama berevolusi gitu ya jadi akhirnya ada tropika resumpat yang sekarang kita yang bahkan kemudian tanaman-teman yang tadi nya resisan jadi tidak juga ya kafendis juga trancar dan bisa jadi menusul jajak pendahulunya yang mustah duluan dengan penyakit tropical resumpat tadi antara ini adalah bloodisis penyakit bloodisis kalau bloodisis, sebabkan lembak teri kalau yang tadi khusari yang mitu orangnya bisa kuning kalau bloodisis juga kira-kira mirip kuning layar layu gitu tapi kalau kita kadang-kadang juga gak kliatan dia tuh kayak baik-baik aja tapi kalau di potong si pembuluhnya itu kayak ada warna merah-merah jadi kayak darah karena memang si bakterinya tumbuh di situ jadi penyakit ini ternyata itu asalnya dari yang ditembukat-ternakali ya di solau besi di Indonesia problemnya juga pisang sejenis kafendis ini diperoleh dari hasil persilangan dan sifatnya mandul tidak bisa diperbanyak kecuali secara tregen ratif anakan dari satu individu terus di tanam dan terus menurus begitu dan itu artinya secara genetik pisang ini ya seragam berasal dari indukan yang sama yang memiliki karakter dan ketahanan yang sama kalau satu kena penyakit sangat mungkin semuanya akan mati juga jadi solusinya ada lah kalau peneliti melakukan rekayasak genetika dengan membuat tanaman-taman yang lebih tahan ya geninya kita rekayasak spay lebih tahan penyakit panaman ini ini artinya GMO transjenik yang masih kontroversi ya atau? nah kalau di ITB kami memang kerja dengan juga dengan tidak hanya rekayasak genetika untuk khusarium ini tapi juga untuk mengendaliannya jadi ada juga di tim kamu yang mencoba mencari apa mikroba yang menjadi bisa menjadi apa namanya sayingannya khusarium supaya nanti di keloba yang jahat dan yang baik kita bisa kumpet para ilmuan sedang berkejaran dengan waktu mencari kemungkinan kemungkinan agar pisang dan miliaran menusia yang bergantung badannya bisa selamat dari Bananaggedon alias kehamat pisang selera kita yang kebingin pisang pisang yang mulus glowing manis murah tersebut dengan cepat akhirnya membentuk pasar dan pasokan pisang yang ada sekarang kita tadi Indonesia punya banyak banget ya pisang berbagai macam dan rasanya untuk banyak yang lebih enak merutya menurut versi kita gitu ya dan itu mereka sangat potensi untuk bisa dikembangkan jadi kalau menurut saya peribadi sebenarnya kita juga bisa mengexplor jenis-jenis pisang yang mempunyai potensi ini dan tentunya selain dia juga punya rasa yang enak ya apa nutris yang baik juga penyakit sekali lagi kita mesti menengok kepada keberagaman maksudnya keberagaman pisang karena keberagaman itulah dia mungkin akan menyelamatkan kita sekali lagi dari bambu yang telah diberi perlakuan khusus agar bisa menahan proses pembusukan agar pisang saat tiba dirak penjualan pasti tampil menggoda untuk pembeli karena bagaimana pun hasilat kita untuk memilih pisang pisang yang mulus sekal kuning merona telah membentuk jalur produksi dan suplai pisang yang cenderung seragam dan mendominasi tidak memberikan kesempatan pada pisang yang mengungil yang panjang semacam pisang tanbuk yang berbiji yang berkulit kasar yang berwarna kecoklat-coklatan yang berdaging oranya yang sedikit masam dan seterusnya di episode selanjutnya flora carita episode terakhir kami akan mengajak anda mengenal pohon kelapa dan para pemajatnya yang disebut sebagai penderus lumpuh sumur hidup itu adalah risiko penderus di kabupaten banyumas terdapat lebih dari 25 ribu penderus itu layan orang chatunya maling di picit-picit yang makan opat maling beli-beli apotik maling Siniar flora carita adalah seri podcast terbaru produksi bibisin news Indonesia yang menceritakan sejarah berbagai tanaman dan kisah-kisah kejayaan sekaligus keruntuhan peradaban yang di bawahnya anda dapat mendengarkan seri Siniar ini di situ bibisin Indonesia dan platform-platform podcast pilihan anda saya astuda segera seri producer Hilman Handoni dan pengarah suara Hafid semawulana terima kasih telah mendengarkan dan sampai jumpa di-biasa dengan Shwab seperti mengembangkan di hari ini di dalam masyarakat yang bagus anda dapat membuatkan kebiasa dengan berbuali mungkin anda pergi untuk beberapa segera yang berbeza atau mungkin anda dapat membuatkan beberapa segera yang berbeza anda dapat mendengarkan dari bahwa itu semuanya yang terbaik di mana di-biasa dan mengambil segera yang anda nak kerana Shwab, anda dapat mengembangkan anda di-biasa dan apatik untuk mengembangkan Shwab ada semua yang anda perlu di dalam satu tempat Shwab.com untuk mengembangkan Shwab, anda dapat mengembangkan di dalam masyarakat kami mengembangkan di dalam masyarakat yang saya rasa penuh di dalam masyarakat yang saya rasa di dalam masyarakat yang saya rasa Bc.com, or wherever you get your podcast.

Podcast Summary

Key Points:

  1. Kebun pisang kafendis yang dibuka Sarwoto Aminoto di Desa Jibang Kong, Banyumas, menjadi contoh sukses dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.
  2. Pisang kafendis memiliki bentuk mulus, warna kuning sempurna, dan daya tahan terhadap penyakit, sehingga lebih diminati pasar dibanding pisang tradisional.
  3. Meskipun hasilnya menguntungkan dengan keuntungan sekitar 20 juta per hektar, 50% petani mengundurkan diri karena perawatan yang sangat intensif dan membutuhkan waktu panjang.
  4. Penyakit panama yang pernah menghancurkan pisang Gross Michelle (pisang ambon) membuat kafendis menjadi solusi, namun kini menghadapi ancaman dari penyakit tropical root rot.
  5. Kebijakan genetika dan rekayasa genetika (GMO) menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit, namun masih kontroversial.
  6. Keberagaman jenis pisang lokal di Indonesia, seperti pisang tanbuk atau pisang berkulit kasar, menghadirkan potensi yang terabaikan tetapi penting bagi kesehatan dan keberlanjutan.
  7. Konsumsi pisang sebagai makanan bayi harus dipertimbangkan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan sembelit jika tidak dipilih secara tepat.
  8. Kebijakan dan kebijaksanaan dalam pengelolaan pertanian harus memperhatikan keberagaman, karena ini menjadi kunci keberlangsungan hidup tanaman dan masyarakat.

Summary:

Kebun pisang kafendis yang dibangun oleh Sarwoto Aminoto di Desa Jibang Kong, Banyumas, menjadi contoh sukses dalam pengembangan pertanian lokal yang berkelanjutan. Pisang kafendis, yang dikenal karena bentuknya mulus dan warna kuning sempurna, menjadi favorit di pasar karena daya tarik visual dan daya tahan terhadap penyakit. Namun, perawatannya sangat intensif, sehingga 50% petani mengundurkan diri.

Sejarahnya mengalami perubahan besar setelah penyakit panama menghancurkan pisang ambon, namun sekarang menghadapi ancaman baru dari penyakit tropical root rot. Solusi yang dikembangkan oleh peneliti melalui rekayasa genetika (GMO) menjadi kunci untuk meningkatkan ketahanan tanaman, meskipun masih kontroversi. Keberagaman jenis pisang lokal di Indonesia, seperti pisang tanbuk atau berkulit kasar, justru menawarkan nilai yang tidak terlihat, baik secara rasa maupun keberlanjutan ekologis.

Konsumsi pisang, terutama bagi bayi, perlu dikendalikan karena risiko sembelit jika tidak dipilih dengan benar. Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa keberagaman tanaman bukan hanya keindahan, tapi juga benteng terhadap bencana seperti "Bananagedon" yang dapat menghancurkan seluruh industri pisang secara global. Keberlanjutan pertanian dan keamanan pangan tergantung pada perlindungan dan pengembangan keberagaman genetik yang terus dipertahankan.

FAQs

Podcast ini membahas kebijakan pemerintahan AS yang memengaruhi investasi, seperti retensi pensiun, pajak, perdagangan, inflasi, dan regulasi perusahaan.

Podcast ini disediakan oleh Charles Schwab dengan Mike Townsend sebagai host, yang merupakan manajer direktur divisi legislatif dan regulasi perusahaan.

Pisang kafendis memiliki bentuk yang seragam, warna kuning yang sempurna, dan tekstur mulus yang menarik, sehingga mudah dikemas dan dijual di pasar modern.

Kafendis rentan terhadap penyakit seperti penyakit panama dan tropical racemose, terutama karena sifat genetiknya seragam, sehingga jika satu pohon terkena penyakit, semua akan mati.

Keberagaman jenis pisang memberikan kemungkinan perlindungan terhadap penyakit, karena tanaman yang berbeda memiliki ketahanan yang berbeda dan tidak mudah terjangkit oleh penyakit yang sama.

Ya, pisang dikenal sebagai makanan pertama yang diberikan pada bayi, tetapi hanya sebagai pelengkap, bukan satu-satunya makanan, karena bayi membutuhkan asupan yang seimbang secara nutrisi.

Chat with AI

Loading...

Pro features

Go deeper with this episode

Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.