Kebun pisang kafendis yang dibangun oleh Sarwoto Aminoto di Desa Jibang Kong, Banyumas, menjadi contoh sukses dalam pengembangan pertanian lokal yang berkelanjutan. Pisang kafendis, yang dikenal karena bentuknya mulus dan warna kuning sempurna, menjadi favorit di pasar karena daya tarik visual dan daya tahan terhadap penyakit. Namun, perawatannya sangat intensif, sehingga 50% petani mengundurkan diri. Sejarahnya mengalami perubahan besar setelah penyakit panama menghancurkan pisang ambon, namun sekarang menghadapi ancaman baru dari penyakit tropical root rot. Solusi yang dikembangkan oleh peneliti melalui rekayasa genetika (GMO) menjadi kunci untuk meningkatkan ketahanan tanaman, meskipun masih kontroversi. Keberagaman jenis pisang lokal di Indonesia, seperti pisang tanbuk atau berkulit kasar, justru menawarkan nilai yang tidak terlihat, baik secara rasa maupun keberlanjutan ekologis. Konsumsi pisang, terutama bagi bayi, perlu dikendalikan karena risiko sembelit jika tidak dipilih dengan benar. Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa keberagaman tanaman bukan hanya keindahan, tapi juga benteng terhadap bencana seperti "Bananagedon" yang dapat menghancurkan seluruh industri pisang secara global. Keberlanjutan pertanian dan keamanan pangan tergantung pada perlindungan dan pengembangan keberagaman genetik yang terus dipertahankan.
This BBC Podcast is supported by ads outside the UK.
Decisions made in Washington can affect your portfolio every day,
but what policy changes should investors be watching?
Listen to Washington-wise, an original podcast for investors from Charles Schwab
to hear the stories making news in Washington right now.
Host Mike Townsend, Charles Schwab's managing director for legislative and regulatory affairs,
takes a non-partisan look at the stories that matter most to investors,
including policy initiatives for retirement savings, taxes and trade,
inflation concerns, the federal reserve, and how regulatory developments can affect companies,
sectors, and even the entire market. Mike and his guests offer their perspective on how policy
changes could affect what you do with your portfolio. Download the latest episode and follow
at Schwab.com/Washingtonwise or wherever you listen.
Odoo, providing tools for businesses across industries into one fully integrated platform,
whatever your business needs, Odoo is committed to providing it.
Learn more at oduo.com. (upbeat music) (cheering)
(cheering)
(cheering)
(cheering) (upbeat music) (upbeat music) (upbeat music) (upbeat music) Banda dari publik atau republik pisang yang ini sama sekali tidak lucu.
Sebenarnya kalau saya ke terjung ke kafen di situ memang
itu cita-cita saya lahir dari anak kecil saya lupa bahasayaan kedalam pisang.
Cita-cita saya kalau bisa saya menjadi apa pospisang yang punya kepun lebar
yang ga usah cari-cari kemana-mana sudah tinggal pertek terus dipasarkan.
Saruoto Aminoto baru membuka kebun pisangnya sendiri pada awal tahun 2022,
jenisnya kafendis.
Waktu-nya kini lebih lebih luasa karena dia tak lagi menjabat sebagai kepala desa.
Sebelum ini, saja di kepala desa jibang kong banyumas,
dia merintis prekebunan pisang kafendis.
Desa itu sekarang jadi salah satu cent rapisang di banyumas dan jadi contoh cerita sukses.
Mengalaman saya kan pas waktu saya menjabat kebala desa.
Saya punya program di desa saya di desa jibang kong dulu
bahwa untuk pembelian ekonominational pan itu saya wajibkan
masyarakat atau kelombok tan itu mengenal pisang kafendis di lahan milik desa.
Itu sekitar tanaman 4.000 kohon dan sudah panin sekarang.
Sekarang sudah generasi kedua.
Ya pada prinsimian memang awal-awal kita akan pelajar berlati tanaman puridaya pisang kafendis
yang untuk wilayah banyumas ini termasuk baru.
Untuk pasar dia tak lagi kesulitan sebab kelompok taninya sudah bermitra dengan perusahaan besar.
Perusahaan ini kata sarwoto memberikan pendampingan di lapangan.
Ini pisang kafendis ini termasuk kembalian menjadi alternatif.
Kemalian saya kudang lebihnya di angka modal 80 kita masih dapat keuntungan sekitar 20 juta.
Perhektarnya.
Perkebunan pisang yang di buka sarwoto paling tidak memberikan kesempatan para pedagang
atau petani yang masih punya tenaga extra untuk menjajal peruntungan.
Tapi ya karena memang kafendis ini butuh kerja keras, 50% pekebunnya mundur.
Ya dari sepuluh orang itu yang sekitar kurang lebihnya 50 persana setengah.
Ya karena memang untuk tanaman pisang kafendis ini memang butuh perawatannya extra dalam hal ini.
Ketika tidak sesuai yang dipayangkan mereka gitu loh.
Altinya nana pisangkan sudah seperti umum-pada umumnya varkain.
Jadi tanam, begitu tanam terus.
Ya terus di tinggal, tau tau panah ini, kan ini nggak.
Harus di pupu, terus di rawat, bener-bener terus cantung.
Dan di bukus itu bener-bener kan menyita waktu tanaka dan pemikiran yang sangat luar.
Setelah 8 bulan, pisang-pisang sarwoto siap di panen.
Pisang-pisangnya sudah di bukus plastik sejak berbentuk jantung, kemudian di juci, lalu di pila-pila.
Yang mulus dan bagus dan bentuknya besar masuk grek A.
Ini yang masuk industri.
Yang lainnya harganya yang nggak seberapa.
Harus pakai apa namanya suntik, pisuntik cantung, terus di pimpus pakai plastik.
Di arti tidak.
Ya itu tadi tingkat untuk mencapai grek Anya itu.
Tingkat ke mulus dan buah pisang.
Orang sekarang kan anak kecil aja kan mili-mili.
Kalau pisang yang ini, kan nggak mau ya itu.
Bentuknya celek, nggak mau ya karang ya.
Pisang kefandis di rekayasa olebotanis asal inggris William kefandis pada abad ke 19.
Buahnya kuning nyari sempurna dan mulus menarik mata.
Bentuknya nyari seragam.
Jadi gampang untuk dikemas dalam box atau dipajang di pasar-pasar moderan yang berpendingin.
Paduan dari selera konsumen dan kemudahan dalam distribusi ilah yang bikin kefandis jadi rajanya pisang.
Yang bikin rak-rak pisang jadi seragam.
Tapi dominasi ini juga yang mungkin akan menjadikan kefandis benasih sama seperti pendahulunya di serbu penyakit dan punah.
Anda masih mendengarkan podcast flora carita.
Seri sini art terbaru dari BBC Indonesia.
Berikan peringkat dan komentar untuk seri ini di platform podcast pilihan Anda.
Ini akan membantu orang lain menemukan dan mendengarkan siniar kami.
Seluruh podcast produksi BBC Indonesia termasuk flora carita, dunia pagi ini dan infestigasi skandal adopsi juga bisa dinikmati melalui situs di biseindonesia.com.
Saya Ayumi Amindoni, wartawan BBC Indonesia.
Ikuti penuh suran saya menyebaktabir skandal adopsi illegal di masa lalu dalam seri podcast infestigasi skandal adopsi,
produksi original BBC Indonesia.
Jauh sebelum kefandis mendominasi, dunia tergila-gila dengan jibis pisang yang disebut sebagai Gross Michelle,
atau kalau kita kenal di sini, pisang ambon.
Pisang ini lah yang tampil di TV TV Amerika hingga tahun 50 luka.
Yang bikin rapobik semacam buat temala dan Honduras, berdarah-darah dengan kudeta.
Hingga datang penyakit yang disebut dengan panama dizis.
Yang akhirnya menghancur leburkan industri pisang, membabat habis pisang Gross Michelle keambang ke punahan.
Saat itu lah kefandis datang sebagai ratu adil, diatahan berada penyakit panama ini.
Pisang itu biasanya menjadi primado naturu-tama bagi asupan orang dewasa, karena diadakan kali umnya tinggi.
Karena jantung ada butuh kali umnya, bahasa asingnya adalah potasium.
Yang menarik adalah di Indonesia begitu dan di luar negeri.
Orang mengatakan benana is good for potasium, maka yang ada pikirkan, what can up benana.
Kafandis! Kafandis dan lain dari pisang ambon.
Jauh kita lihat tidak tertabar komposisi bahan-pangan dari publik Indonesia.
Pisang ambon kali umnya nol, sayang.
Oke, jadi pisang yang terbaik kalau Anda pengen tahu, kalau sebagai sumber kali um.
Maka di sini disebutkan adalah pisang mas bali.
Doktor TanShot yang adalah doktor dan ahligi si masyarakat.
Dia telah menulis banyak bukularis mengenai kesihatan dan tumbuh kembing anak.
Dia getol berkampanya makanan sehat di Instagram.
Jadi narah sumber di banyak stasiun telefisi dan juga membuka klinik konsultasi.
Tempat dimana dia tak segan segan bicara lantang
dan belak-belakang kepada para pasiannya.
Pisang juga dikenal sebagai buah bukan cuma sekedar orang rewasa untuk masalah jaltung,
tapi juga olar-agawan. Abis apa, ngejim segala macam lalu mereka menggunakan pisang.
Karena pisang itu lalu memberikan apa namanya rasa kenyang yang cepat.
Tetapi dia mampu melakukan regulasi insulin.
Karena serat yang larut dan terat tidak larut tadi.
Nasrat yang tidak larut yang masuk ke dalam usus besalanan, itu adalah prebiopik yang akan menghidukan probiotik usus Anda.
Jadi kabar baiknya bonus orang makan pisang adalah yakin sehatan ususnya terjaga.
Menurut doktor tan, pisang juga mengandung pektin,
yang tidak cuma melancarkan BAB kita.
Tapi juga menurut banyak sudi, mampu melindungi usus supaya tak mudah terkenakan karena.
Tapi tentu saja yang paling sohor, apalagi di Indonesia, pisang adalah makanan utama yang dikenalkan kepada bayi.
Bahkan ada ibu-ibu yang anaknya belum usia cukup enam bulan untuk diberikan makanan penampingasi.
Itu yang sampai umur 3 bulan-3 bulan-2 bulan.
Udah di lalu, isilahnya gitu ya.
Kalau nge-bimu di bilang salah, mau di bilang betul, sebetulnya tidak ada salah.
Karena pisang itu memang salah satu buah yang energinya cukup ya, energinya cukup.
Cukup mengandung banyak sekali mineral.
Pisang gampang di temukan, bisa ditanam di pekarangan rumah.
Harganya relatif murah, manis, gampang di kupas dan teksturnya lembut.
Tapi menurut doktor tan, kita tidak boleh lupa takdir pisang yang hanya sebagai buah sanja.
Dia bukan superfood, yang bisa ganti kan segalanya.
Tisang itu, walaupun dianggap sebagai buah pertamanya bayi, kita harus memperhatikan bahwa bayi itu dalam empeasi tidak bisa hanya cuma di beribuah.
Bayi itu perlu mendapatkan empeasi dalam dengan komposisi yang lengkap, isinya gisi seimbang yang lengkap.
Jadi harus ada karbo hidrat, ada protein kita utamakan, protein hewan, ada sayur juga bahkan.
Nah, buahnya itu kita letakan sebagai selingan sehari cukup sekali.
Ada usian 6 bulan, itu cadangan jatbesi anak itu sudah ajolok nol.
Nah, pisang harus sebagai salah satu buah, itu hanya sebagai pelangkap.
Omilihan pisang juga mesti diperhatikan.
Alih-alih bikin eh bayi lain cahar, pisang malah bisa loh, bikin sembelit.
Sebelum kalau pisangnya itu masih dalam keadaan belum rannum betul, artinya kalau ibu-buku kalau belajar pisang kan,
kulit yang kuning bagus bulus karena cakep gitu, kelihatannya cakep ya.
Tapi ternyata pisangnya seperti itu, ternyata bikin bayi sembelit.
Nah, malah jadi sembelit, sementara.
karena pisang yang apa namanya udah berbintik yang gertanya
setelah lagi cuman ya adalah dikasih sama abang jual
lu ngapap deh ya dikasih gratis
gitu karena udah jelak banget ya
nah justru itu yang anti-oxidannya paling banyak
dan gampang membuat anaknya jadi eh
jadi pelajaran moralnya
jangan lah nih layi pisang dari kulitnya
lagian kita punya banyak danis pisang
gak cuma satu
Indonesia itu kita bersukur ya ada di Indonesia
karena kita itu adalah tempat
penyebaran ya dan diversitinya
jadi sekarang ini teman-teman di pusat dua
atropi kak ya
itu sudah menintetikasi sekitar lebih dari 300
suatu pisang
yang dari barat sampai timur itu beda-beda
itu tadi fenyi Marta Duifani
pakar genetikata naman dan biologi molekular
dari sekolah ilmu dan teknologi hayati
institut teknologi bandu
nah kemudian setelah bros misalnya
tunah gitu ya ada tanaman
pisang yang resisten
yang sekarang kita juga datengah
konfendi istenata
tapi ternyata
penyakitnya juga
sama-sama berevolusi gitu ya
jadi akhirnya
ada tropika resumpat
yang sekarang kita yang bahkan kemudian
tanaman-teman yang tadi
nya resisan jadi tidak juga
ya
kafendis juga trancar
dan bisa jadi menusul jajak pendahulunya
yang mustah duluan
dengan penyakit tropical resumpat tadi
antara ini adalah bloodisis
penyakit bloodisis
kalau bloodisis, sebabkan lembak teri
kalau yang tadi
khusari yang mitu orangnya bisa kuning
kalau bloodisis juga
kira-kira mirip kuning
layar layu
gitu tapi kalau kita
kadang-kadang juga gak kliatan
dia tuh kayak baik-baik aja
tapi kalau di potong
si pembuluhnya
itu kayak ada warna merah-merah
jadi kayak darah
karena memang si bakterinya
tumbuh di situ
jadi penyakit ini
ternyata
itu asalnya
dari yang ditembukat-ternakali
ya di solau besi
di Indonesia
problemnya juga
pisang sejenis kafendis
ini diperoleh dari
hasil persilangan
dan sifatnya mandul
tidak bisa diperbanyak
kecuali secara
tregen ratif
anakan dari satu individu
terus di tanam
dan terus menurus begitu
dan itu artinya
secara genetik
pisang ini ya
seragam
berasal dari indukan yang sama
yang memiliki karakter
dan ketahanan yang sama
kalau satu kena penyakit
sangat mungkin
semuanya akan mati juga
jadi solusinya ada lah
kalau peneliti
melakukan
rekayasak genetika
dengan membuat
tanaman-taman yang lebih tahan
ya geninya
kita rekayasak
spay lebih tahan
penyakit
panaman ini
ini artinya GMO
transjenik yang masih kontroversi ya
atau?
nah kalau di ITB
kami memang kerja dengan
juga dengan
tidak hanya rekayasak genetika
untuk khusarium ini
tapi juga untuk mengendaliannya
jadi ada juga
di tim kamu yang
mencoba mencari
apa
mikroba yang menjadi
bisa menjadi apa
namanya
sayingannya khusarium
supaya nanti
di keloba yang jahat
dan yang baik
kita bisa kumpet
para ilmuan sedang
berkejaran dengan waktu
mencari kemungkinan kemungkinan
agar pisang
dan miliaran menusia
yang bergantung badannya
bisa selamat
dari Bananaggedon
alias kehamat pisang
selera kita yang
kebingin pisang pisang yang mulus
glowing
manis
murah
tersebut dengan cepat
akhirnya membentuk pasar
dan pasokan pisang
yang ada sekarang
kita tadi
Indonesia punya banyak banget ya
pisang berbagai macam
dan rasanya
untuk
banyak yang lebih
enak merutya
menurut versi kita gitu ya
dan itu
mereka sangat potensi
untuk bisa dikembangkan
jadi kalau menurut
saya peribadi
sebenarnya kita juga
bisa mengexplor
jenis-jenis pisang
yang mempunyai potensi ini
dan tentunya
selain
dia juga punya
rasa yang enak
ya
apa nutris yang baik
juga
penyakit
sekali lagi
kita mesti menengok
kepada keberagaman
maksudnya keberagaman pisang
karena keberagaman itulah
dia mungkin
akan menyelamatkan kita
sekali lagi
dari bambu
yang telah diberi perlakuan
khusus
agar bisa menahan
proses pembusukan
agar pisang
saat tiba dirak penjualan
pasti tampil menggoda
untuk pembeli
karena bagaimana pun
hasilat kita
untuk memilih pisang
pisang yang mulus
sekal
kuning merona
telah membentuk
jalur produksi
dan suplai pisang
yang
cenderung seragam
dan mendominasi
tidak memberikan
kesempatan
pada pisang yang mengungil
yang panjang
semacam pisang tanbuk
yang berbiji
yang berkulit kasar
yang berwarna
kecoklat-coklatan
yang berdaging oranya
yang sedikit masam
dan seterusnya
di episode selanjutnya
flora carita
episode terakhir
kami akan mengajak anda
mengenal pohon kelapa
dan para pemajatnya
yang disebut sebagai
penderus
lumpuh sumur hidup
itu adalah risiko penderus
di kabupaten
banyumas
terdapat lebih dari
25 ribu penderus
itu layan
orang chatunya
maling di picit-picit
yang makan
opat maling
beli-beli
apotik maling
Siniar flora carita
adalah seri podcast
terbaru produksi
bibisin news
Indonesia
yang menceritakan
sejarah berbagai tanaman
dan kisah-kisah
kejayaan
sekaligus keruntuhan
peradaban
yang di bawahnya
anda dapat mendengarkan
seri Siniar ini
di situ
bibisin Indonesia
dan platform-platform
podcast
pilihan anda
saya astuda
segera seri
producer Hilman
Handoni
dan pengarah suara
Hafid semawulana
terima kasih telah
mendengarkan
dan sampai jumpa
di-biasa dengan Shwab
seperti mengembangkan
di hari ini di dalam masyarakat
yang bagus
anda dapat membuatkan
kebiasa dengan berbuali
mungkin anda pergi
untuk beberapa segera
yang berbeza
atau mungkin anda
dapat membuatkan
beberapa segera
yang berbeza
anda dapat mendengarkan
dari bahwa
itu semuanya
yang terbaik
di mana
di-biasa dan mengambil
segera yang anda nak
kerana
Shwab, anda dapat mengembangkan
anda
di-biasa dan apatik
untuk mengembangkan
Shwab
ada semua yang anda perlu
di dalam satu tempat
Shwab.com untuk mengembangkan
Shwab, anda dapat mengembangkan
di dalam masyarakat
kami mengembangkan
di dalam masyarakat
yang saya rasa penuh
di dalam masyarakat
yang saya rasa
di dalam masyarakat
yang saya rasa
Bc.com, or wherever you get your podcast.
Podcast Summary
Key Points:
Kebun pisang kafendis yang dibuka Sarwoto Aminoto di Desa Jibang Kong, Banyumas, menjadi contoh sukses dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.
Pisang kafendis memiliki bentuk mulus, warna kuning sempurna, dan daya tahan terhadap penyakit, sehingga lebih diminati pasar dibanding pisang tradisional.
Meskipun hasilnya menguntungkan dengan keuntungan sekitar 20 juta per hektar, 50% petani mengundurkan diri karena perawatan yang sangat intensif dan membutuhkan waktu panjang.
Penyakit panama yang pernah menghancurkan pisang Gross Michelle (pisang ambon) membuat kafendis menjadi solusi, namun kini menghadapi ancaman dari penyakit tropical root rot.
Kebijakan genetika dan rekayasa genetika (GMO) menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit, namun masih kontroversial.
Keberagaman jenis pisang lokal di Indonesia, seperti pisang tanbuk atau pisang berkulit kasar, menghadirkan potensi yang terabaikan tetapi penting bagi kesehatan dan keberlanjutan.
Konsumsi pisang sebagai makanan bayi harus dipertimbangkan dengan hati-hati karena dapat menyebabkan sembelit jika tidak dipilih secara tepat.
Kebijakan dan kebijaksanaan dalam pengelolaan pertanian harus memperhatikan keberagaman, karena ini menjadi kunci keberlangsungan hidup tanaman dan masyarakat.
Summary:
Kebun pisang kafendis yang dibangun oleh Sarwoto Aminoto di Desa Jibang Kong, Banyumas, menjadi contoh sukses dalam pengembangan pertanian lokal yang berkelanjutan. Pisang kafendis, yang dikenal karena bentuknya mulus dan warna kuning sempurna, menjadi favorit di pasar karena daya tarik visual dan daya tahan terhadap penyakit. Namun, perawatannya sangat intensif, sehingga 50% petani mengundurkan diri.
Sejarahnya mengalami perubahan besar setelah penyakit panama menghancurkan pisang ambon, namun sekarang menghadapi ancaman baru dari penyakit tropical root rot. Solusi yang dikembangkan oleh peneliti melalui rekayasa genetika (GMO) menjadi kunci untuk meningkatkan ketahanan tanaman, meskipun masih kontroversi. Keberagaman jenis pisang lokal di Indonesia, seperti pisang tanbuk atau berkulit kasar, justru menawarkan nilai yang tidak terlihat, baik secara rasa maupun keberlanjutan ekologis.
Konsumsi pisang, terutama bagi bayi, perlu dikendalikan karena risiko sembelit jika tidak dipilih dengan benar. Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa keberagaman tanaman bukan hanya keindahan, tapi juga benteng terhadap bencana seperti "Bananagedon" yang dapat menghancurkan seluruh industri pisang secara global. Keberlanjutan pertanian dan keamanan pangan tergantung pada perlindungan dan pengembangan keberagaman genetik yang terus dipertahankan.
FAQs
Podcast ini membahas kebijakan pemerintahan AS yang memengaruhi investasi, seperti retensi pensiun, pajak, perdagangan, inflasi, dan regulasi perusahaan.
Podcast ini disediakan oleh Charles Schwab dengan Mike Townsend sebagai host, yang merupakan manajer direktur divisi legislatif dan regulasi perusahaan.
Pisang kafendis memiliki bentuk yang seragam, warna kuning yang sempurna, dan tekstur mulus yang menarik, sehingga mudah dikemas dan dijual di pasar modern.
Kafendis rentan terhadap penyakit seperti penyakit panama dan tropical racemose, terutama karena sifat genetiknya seragam, sehingga jika satu pohon terkena penyakit, semua akan mati.
Keberagaman jenis pisang memberikan kemungkinan perlindungan terhadap penyakit, karena tanaman yang berbeda memiliki ketahanan yang berbeda dan tidak mudah terjangkit oleh penyakit yang sama.
Ya, pisang dikenal sebagai makanan pertama yang diberikan pada bayi, tetapi hanya sebagai pelengkap, bukan satu-satunya makanan, karena bayi membutuhkan asupan yang seimbang secara nutrisi.
Chat with AI
Loading...
Pro features
Go deeper with this episode
Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.