Go back

740. Buat kamu yang ngerasa overwhelmed karena ga enak kalo ga bantu semua orang

9m 56s

740. Buat kamu yang ngerasa overwhelmed karena ga enak kalo ga bantu semua orang

Podcast ini membahas perasaan tidak nyaman yang timbul saat seseorang merasa harus membantu orang lain meskipun tidak diminta. Penyampaian ini dimulai dari pertanyaan dari Reva, seorang pendengar yang merasa terbebani karena selalu ingin membantu teman-temannya tanpa permintaan. Podcast menjelaskan bahwa mindset yang menyatakan "kita harus membantu agar di masa depan bisa didukung" bisa jadi salah dan menyebabkan kelelahan emosional. Solusinya adalah memprioritaskan kebutuhan diri sendiri dulu, seperti pesawat yang harus mendapatkan oksigen terlebih dahulu sebelum membantu penumpang lain. Selain itu, penting untuk memilih secara selektif siapa yang membutuhkan bantuan, karena membantu tanpa kebutuhan bisa membuat orang menjadi tergantung dan tidak berusaha sendiri. Contoh dari host, Dr. Suresh, menunjukkan bahwa ia memilih untuk tidak membuat podcast saat sedang stres dan sibuk, agar bisa merawat dirinya sendiri terlebih dahulu. Dengan menyeimbangkan kebutuhan diri dan membantu orang yang benar-benar membutuhkan, seseorang bisa tetap bermanfaat tanpa kelelahan. Podcast ini mengajak pendengar untuk tidak membantu semua orang, tetapi memilih dengan bijak, serta tidak berharap balas bantuan. Semangat utama adalah jangan menunda perawatan diri untuk bisa membantu orang lain.

Transcription

1251 Words, 7892 Characters

Indonesian
Selamat datang di podcast penggembangan diri, podcast ini merupakan top 5 podcast off daya 2023 versi Spotify Indonesia. Ager kamu bisa mendapatkan manfaat maksimal dari podcast ini, pastikan kamu udah follow, dan nyalakan loncengnya ya, biar kamu nggak lewatan abis udah barunya. Selamat mendengar, kan? Hai, saya Dr. Suresh. Padahal podcast kali ini saya mengabahkan tentang gimana cara ngetasih rasa nggak enakkan, nggak bantu orang lain. Jadi buat kamu yang rasa nggak enak, rasa nggak enakkan gitu ya, kalau nggak bantu orang lain, kamu coba dengerin episode ini sampai selesai. Jadi ini saya menjawab pertanyaan yang masuk dari DM Instagram. Jadi ada DM ke Instagram @selfdevpodcast dari Reva, dia ranya gini. Halo kak, aku Reva, serang banget sih suar, aku pendengar setiap podcast self-dev. Sebelumnya terima kasih banyak untuk ke Andreas Bordes dan Tim yang sudah buat podcast mengambangkan diri dan udah bikin aku nyadar banyak ahal, termasuk untuk permasaran diriku tentang people please. Aku udah ngerasa diriku ini ke pertemanan, udah makin nggak sehat. Aku pengen minta saran gimana, cara ngetasih rasa nggak enakkan yang berlebihan. Karena aku pribadi selalu ngerasa nggak enak, kalau misalnya nggak nolong teman. Padahal dia nggak minta. Aku relangur bandin waktuku, padahal aku juga lagi sibuk, jadinya sampai stress, nggak dapin ini semua, nggak dapin tugas dan nggak dapin rasa overtinking. Aku terlalu takut, nggak punya teman, nggak punya relasi kalau nggak nolong mereka. Padahal aku tahu mereka belum tentu nolong aku nanti. Hal ini aku rasa dimulai dari kak aku yang selalu nannomin pemikiran, mau minta bantuan, siapa kalau nggak ke teman, jadi selalu baik ke teman. Aku udah ngerasa ke siksa banget karena hal ini. Semoga dijawab karena aku tunggu updatean terbarunya terima kasih banyak. Oke, mari kita bahas pertanyaan dari Reva. Tapi selalu minta itu, saya mau bisa tahu bahwa di tanggal 8 januari nanti, 8 februari nanti, itu akan ada ulang tahun self-def yang kan nam. Kita akan ada yang ada in special webinar tentang leadership mastery. Gimana cara memimpin diri sendiri dan orang lain? Kamu bisa dapetar seragratis webinarnya silakan masuk ke self-def.id dari semering webinar. Atau kamu bisa langsung klik link yang ada di deskripsi. Dapetar sekarang juga belum slotnya habis. Oke, mari kita lanjut membahasannya, jadi sebelumnya saya apresiat dulu ke Reva ya, dia baik banget, mau nolong temennya, bahkan tadi ada statement, kadang nggak diminta, pun mau nolong gitu, jadi baik banget. Pasti temen-temennya Reva masih senang banget gitu. Dan ini tadi statement dari Reva di akhir adalah hal ini terjadi, karena mindset adalah kita harus nolong orang lain, karena kalau bukan temen kita, siapa yang akan bantu kita juga nanti? Tapi akhirnya Reva sendiri yang ngerasa overwhelm dengan hal itu. Kenapa kita ngerasa overwhelm gitu ya? Jadi saya merasa mindset yang diberikan oleh kaka itu cukup bagus. Tapi mungkin interpretasi atau yang di trend sled oleh Reva ke kehidupan dari hari itu yang mungkin tidak terlalu tepat. Kenapa? Karena ya kita lihat juga sambil hari hasilnya, hasilnya kamu overwhelm sendiri gitu. Jadi baik sama orang lain, bukan berarti selalu mau nolong-nolongin orang lain, bahkan ketika orang lain nggak perlu kita mau tolong. Itu malah ngeganggu gitu kan? Quasi orang rasa ini apaan sih? Orang nggak emin tidak ditolong tapi mau nolong-orang. Tapi di pikiran kita, kita mau nolong-orang karena mungkin suatu hari nanti kita akan butuh mereka. Tapi berolong-orang mereka nggak butuh pertolongan. Untuk mengadasi hal ini, mungkin kamu perlu menambahkan satu mindset kedalam dirimu. Menset itu adalah selain kamu nolong-orang lain, kamu harus utamain dirimu sendiri dulu. Kamu harus nolong dirimu sendiri dulu gitu. Gimana kamu bisa nolong-orang lain kalau misalnya kamu sendiri tidak menolong dirimu, kamu sendiri overwhelm, kamu sendiri stress, karena kerjaan, karena tugas dan lain. Tapi kamu nolong-orang lain, gimana bisa nolong gitu? Jadi utamain dirimu sendiri dulu. Kayaknya pesawat deh, pesawatnya kalau pasti ramu garinya bilang kalau mau berangkat gitu, bahwa kalau terjadi guncangan atau apapun itu terus masker oxygen turun dari atas, oxygen itu kasih ke siapa dulu? Kediri kamu dulu baru nolong-orang lain, baru nolong anak mau gitu. Sama juga adalah hidup, jadi kamu harus nolong dirimu sendiri gitu. Nolong dirimu sendiri dulu, kamu sendiri udah cukup solid baru kamu nolong-orang lain. Sekarang kita juga harus ingat bahwa kita gak perlu menolong semua orang itu. Tapi kita pilih orang yang bener-bener membutuhkan pertolongan kita, karena siyasi juga ya kalau kita nolong orang tapi sebenarnya orang itu gak perlu pertolongan gitu. Bahkan kalau kita ngebahain tuh malah bikin dia jadi manja, jadi gak berusaha sendiri. Ya kita salah juga gitu, ngebiasain orang jadi manja, jadi berusaha sendiri. Ibaratnya dia vari, dia pesannya dia lapar. Terus kita kasih ikan, karena kita baik, kita kasih ikan terus. Tapi kita gak sadar sebenarnya kita mendidik dia. Itu jadi gak mandiri, jadi gak mau mancing sendiri, gak mau cari ikan sendiri. Semua bergantung kepada kita gitu. Jadi tidak semua orang juga perlu kamu bantu. Kamu harus lihat mana yang bener-bener perlu kamu bantu. Mana yang tidak perlu kamu bantu, justru kalau kamu bantu malah bikin dia jadi manja itu. Jadi kamu bisa otamakan dirimusin diri dulu yang itu sebelum bantu orang dan kamu harus bisa selektif mana yang bener-bener perlu kamu bantu. Dan ketika kamu bantu orang, kita juga tidak melihat berharap nanti. Wanda yang aku akan dibantu nih sama dia. Yang gak kalau mau bantu ya, bantu aja gitu, tidak berharap apa namanya. Balasan sama orang lain. Dan saran dari kakak tadi adalah saran dari kakak mutad itu adalah baik sama semua orang gitu. Tapi bukan berarti kamu menghabiskan waktu kamu buat bantu-bantu orang, bahkan orang tersebut sebenarnya gak butuh. Nah salah satu pengalaman saya adalah salah satu yang misalnya di podcast ini gitu. Beberapa waktu lalu saya sempet berik untuk bikin podcast. Kalo gak salah dari akhir november sampai tengah december atau akhir december gitu. Saya gak bikin podcast gitu. Kenapa? Karena gimana saya mau nolong banyak orang lewat podcast ini bisa jadi inspirasi. Kalau saya gak nolong diri saya sendiri. Jadi saat itu di akhir tahun itu saya lagi juga banyak kerjaan kantor dan sangat-sangat stressful, banyak banget kerubahan kehidupan yang harus saya kelola. Dan saya perlu waktu buat diri saya sendiri. Agaknya saya berik podcast dan gak sih waktu buat diri saya. Dan ya buji Tuhan, selasih yang makunya itu saya bisa tahu arah kehidupan yang lebih jelas, lebih mengenal diri saya sendiri, lebih dekat sama keluarga saya dan lain. Jadi padahal setelah si juga pasti ada perasaan. Wah nanti kalau saya gak nge-podcast, banyak orang yang gak dapat inspirasi, banyak orang yang gak dengerin, gak ada permanfaat dari saya gitu. Pesia ada perasaan gitu tapi ya udah tetap jalan aja. Saya utama indir saya sendiri dulu, berik dulu dan saya bisa denget kembali. Saya bisa jadi lebih bermanfaat buat banyak orang. Oke, oke itu yang bisa kamu lakukan yang pertama adalah utamakan dirimu dulu sebelum mentuh orang lain. Kamu akan sulit kebantuh orang lain kalau dirimu sendiri aja masih belum terbantu. Terus yang kedua adalah selektif sama orang-orang yang perlu kamu bantu. Tidak perlu semua orang kamu bantu. Baik semua orang, ya sebaik tapi ngebantu semua orang bahkan orang tersebut gak perlu itu sebaiknya jangan. Oke, jadi orang juga akan jadi manja dan lain. Tapi kalau bener-bener dia perlu, ya kamu harus bantu kamu harus support gitu. Oke, semoga bisa menjawab dan inspirasi. Terima kasih kalau kamu ada pertanyaan juga boleh komen di episode ini atau kalau mau cetaga panjang bisa DM ke Instagram @ServeTheFotCase. Oke, thank you semuanya sudah dengerin. Never stop learning, because life never stop teaching.

Podcast Summary

Key Points:

  1. Rasa tidak nyaman saat tidak membantu orang lain disebabkan oleh mindset bahwa kita harus selalu membantu agar di masa depan bisa didukung.
  2. Penting untuk memprioritaskan kebutuhan diri sendiri terlebih dahulu sebelum membantu orang lain, karena seseorang yang overwhelm atau stres tidak bisa memberi dukungan yang baik.
  3. Perlu kesadaran selektif dalam membantu orang, karena membantu orang yang tidak membutuhkan bisa membuat mereka menjadi tergantung dan tidak mandiri.

Summary:

Podcast ini membahas perasaan tidak nyaman yang timbul saat seseorang merasa harus membantu orang lain meskipun tidak diminta. Penyampaian ini dimulai dari pertanyaan dari Reva, seorang pendengar yang merasa terbebani karena selalu ingin membantu teman-temannya tanpa permintaan. Podcast menjelaskan bahwa mindset yang menyatakan "kita harus membantu agar di masa depan bisa didukung" bisa jadi salah dan menyebabkan kelelahan emosional.

Solusinya adalah memprioritaskan kebutuhan diri sendiri dulu, seperti pesawat yang harus mendapatkan oksigen terlebih dahulu sebelum membantu penumpang lain. Selain itu, penting untuk memilih secara selektif siapa yang membutuhkan bantuan, karena membantu tanpa kebutuhan bisa membuat orang menjadi tergantung dan tidak berusaha sendiri. Contoh dari host, Dr.

Suresh, menunjukkan bahwa ia memilih untuk tidak membuat podcast saat sedang stres dan sibuk, agar bisa merawat dirinya sendiri terlebih dahulu. Dengan menyeimbangkan kebutuhan diri dan membantu orang yang benar-benar membutuhkan, seseorang bisa tetap bermanfaat tanpa kelelahan. Podcast ini mengajak pendengar untuk tidak membantu semua orang, tetapi memilih dengan bijak, serta tidak berharap balas bantuan.

Semangat utama adalah jangan menunda perawatan diri untuk bisa membantu orang lain.

FAQs

Rasa tidak nyaman itu muncul karena mindset bahwa kita harus membantu orang lain karena nanti kita butuh bantuan. Namun, ini bisa membuat kita merasa terbebani tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya orang tersebut.

Mulailah dengan mengutamakan kebutuhan dirimu sendiri terlebih dahulu. Jika kamu tidak merasa sehat atau terpenuhi, kamu tidak bisa berkontribusi secara sehat kepada orang lain.

Tidak. Kita perlu selektif dalam membantu, hanya kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Membantu orang yang tidak perlu bisa membuat mereka menjadi terbiasa dan tidak mandiri.

Dengan memprioritaskan diri sendiri, kamu akan lebih stabil, tenang, dan mampu memberikan dukungan yang sehat kepada orang lain tanpa merasa kelelahan atau stres.

Contoh ini adalah memberikan bantuan tanpa batas, seperti memberi makan atau bantuan secara rutin ketika orang tersebut tidak perlu, sehingga mereka menjadi tidak mau berusaha sendiri.

Dengan memahami bahwa membantu orang lain bukan tanggung jawab mutlak, dan bahwa kamu bisa merasa cukup tanpa harus selalu memenuhi kebutuhan orang lain.

Chat with AI

Loading...

Pro features

Go deeper with this episode

Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.