Go back

Bincang bErsama oRang-orang Asik dan Keren!

10m 47s

Bincang bErsama oRang-orang Asik dan Keren!

Podcast ini menghadirkan dua tokoh inspiratif: Firdaus Alami, sutradara dan produser film Hollywood yang telah meraih banyak penghargaan selama 15 tahun kariernya, serta Hazar, penulis novel best-seller New York Times yang baru saja dinobatkan sebagai salah satu novelis terbaik tahun ini. Keduanya mengaku sangat terhormat bisa tampil di podcast Kafka Feranta, yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka sejak kecil. Dalam diskusi, mereka mengungkapkan tantangan kreatif yang unik dan lucu: "kebulat berak" atau sembelit. Alami mengaku selalu mengalami sembelit di tengah syuting film dan mengatasinya dengan menggenggam batu. Hazar juga mendapat inspirasi untuk novelnya "Ready Set Go" saat duduk di toilet karena sembelit. Mereka percaya bahwa kondisi ini justru memicu ide-ide kreatif yang luar biasa, bahkan menyebutnya sebagai teknik yang diakui dalam "Aristoteles System". Sebagai penutup, mereka mengumumkan proyek kolaborasi berjudul "The Barak First" dan memberikan pesan inspiratif: Alami berpesan "Jangan lupa bawa batu" untuk perjalanan panjang, sementara Hazar mengucapkan "Selamat berjuang, sukses selalu". Podcast ini menjadi bukti bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja, bahkan dari hal yang paling tidak terduga sekalipun.

Transcription

1455 Words, 8846 Characters

Indonesian
[MUZAK] Selamat datang lagi di podcast bahas komunikasi kali ini bersama Kafka Feranta dan juga 2 naros umber kita kali ini yang merupakan salah satunya adalah director dan juga film producer Hollywood yang baru aja kemaren memenangkan salah satu Grammy's Orte sebagai "One of the Best Movies of the Year" malik kita sambut ini dia, Firdaus Alami Oke, bisa disapar dulu penontonnya Halo, semua penengar setiah dari Kafka Feranta baik terima kasih kepada mas Alam ya selanjutnya ada salah satu penulis author best selling New York Times yang baru aja kemaren mendapatkan banyak sekali penghargaan atau senefelnya ready set go mari kita sambut ini dia, Hazar Halo, semuanya penengar setiah kepapar dan tak aku arsasurah 2.5 Asik, oke, selamat datang kepada naros umber gimana nih prasanya nih sekarang Aduh, jujur gak nyaka banget aku bisa di undang ya ke podcastnya Kafka Feranta Kenapa aku dari jaman aku kecil dulu ya di rumah setiah pada minggu keluarga aku selalu nyetel radio Kafka Feranta dan aku tuh udah nge-fans dari dulu bahkan jangan kan aku deh orang tua aku aja bahkan gak nyangka aku bisa di undang sama Kafka Feranta untuk lu mau berolis ini luar biasa terima kasih banyak ya Alam dan juga keluarga asal anjutnya dari Hazar nih gimana prasanya nih berada di salah satu segment podcast kali ini nih wow jujur senang banget yang gimana penyukannya Kafka Feranta nih udah podcast terkenal ke mana-mana nih semua orang kayak tau deh sama Kafka Feranta yang gak sih, jadi tuh bahkan kayak di sini aku bisa ada di sini tuh ya bangga senang banget bisa ada di sini wow terima kasih juga kepada seluruh narah sumber ya yang tadi sudah memberikan sikit pendapat gimana sih rasanya sedikit podcast hari ini oke saja dia aku pengen ayah naik sedikit nih tentang apa sih karya-karya yang sudah dibangun ya selama mungkin kalau gak salah mas Alam ini sudah bekerja di industri per filman 15 tahun ya kurang lebih 15 tahun 15 tahun oke selama 15 tahun nih apa saja yang sudah di achieve dan apa aja sih pengalaman pengalaman yang bisa dibagikan kepada penonton-penonton apa yang ada di sini oke, mungkin selama 15 tahun itu aku gak begitu banyak gak begitu banyak karya yang sudah aku bikin ya mas mungkin ada sekitar 70 nominasi yang sudah aku menangin baik itu di nasional, mau punya transjonal dan itu dan kurang lebih ya oke itu dia mungkin banyak yang uerknya memang butuh waktu ya mas tapi sangat-sangat menarik nanti akan saya tanya lebih lagi sanjitnya untuk autorkitan ya autorkitan kan baru-baru aja nih baru mendapatkan informasi kalau novelnya ya, novelnya radiset gue baru aja terjual dan best seller di New York Times yang berarti sekarang novelnya sudah ada berapa di beragem greya berbagai gre di seluruh dunia ada di Amerika, ada di Europa, ada di negara-negara di Asia dan kalau nasional kamaranya juga baru aja dapat penghargaan sebagai "one of the best novelist of the year" nah pengenanya nih untuk kepadaham ke Azor nah gimana perasaannya nih mendapatkan seluruh world-world itu jujur kayak agak-agak expect ya bisa sampai ada di sini karena gimana pun juga udah nulis bertahun-tahun tapi kayak akhirnya ada karya yang bisa nih bisa nih di terbitin di mana-mana, bisa sampai salt out di mana-mana, bisa di setaku langsung juga juur itu kayak sebuah kebanggaan si ibuat aku wow luar biasa dan kalau misalnya peningkar peningkar di sini juga sudah stay tuned ya teman-teman juga bisa follow Instagramnya ada di @alamin arzazora yes, untuk bisa melihat karya-karya teman-teman di sini nah saya nak kemultanya nih balik lagi kepadaham mas alam nih ya, mas alam nih, oke selama menjalani yang menggeluti ya industri per film man, selama 15 tahun apa satu kesulitan atau mungkin satu tantangan yang mas alam sering alami gitu ya sebagai director dan juga film producer ini menurut aku problem yang paling besar banget yang sering aku alamin, tiap aku ngedair ek satu film itu hampir-hampir di semua film yang aku diair ek aku selalu mengalami problem ini aku tuh selalu kebulat berak di tengah-tengah perakaman film wow, perikannya juga ya iya dan ketika masalah itu muncul nih mas alamnya aku penasaran apa hal yang biasanya mas alam aku kan itu mengatis keiasi nah aku jujur ya aku berjumpa banget lahir di Indonesia karena aku rasa cuma di Indonesia ada tips di mana kalau kita kebulat berak itu kita harus memanggang batu karena itu yang selalu aku lakuin steap problem ini muncul misal kayak di film terakhir deh yang aku udah menangin banyak banget nominasi di international mau penasional aku ada kali ya, steap hari itu kebulat berak dan satu-satunya solusi yang bisa aku lakuin apa lagi di tengah-tengah set itu kan kita gak ada wc ya oh iya benar-benar jadi satu-satunya cara yang bisa aku lakuin adalah aku mencari batu mencari batu kemudian di apa itu batunya tuh? batunya di pegang oh dipegang iya jadi selama aku ngedair ek aku tuh selalu memenggang-gang tangan tangan aku aku ngenggang dan disini batu oh mungkin itu lah kenapa kalau temen-temen bisa liat dia di instagram-instagram-yama-asalam tangan-kannya suka mengenggang sesuatu benar benar-benar-benar-benar-benar-benar-benar-benar batu dan saya lagi kebulat berak saat itu oh begitu dan saya pernah saran juga nih kepada bahas apa kak bahas juga menggap yakin sama apa kakab badger sebabnya mau mau mau sebabnya mau mau mau bahas saya pernah saran apa kakab badger juga mengalami kebulat berak ketika menuris seritacritanya mungkin atau ketika mencari inspirasi apakah berak menjadi salah satu inspirasinya nah kebetulan banget nih jujur di dalam proses mencari ide cerita saya seri kali kesulitan dan salah satu solusi ketika saya mencari cerita itu adalah pergi ke kamar mandi dan duduk di atas sana oh begitu jadi judul ready set go itu ready set go red gitu apakah itu filosofi dari judul novel atau apa nih inspirasinya nih betul sekali jadi novel ready set go itu saya buat ketika saya masih duduk di sekolah menengah pertama dan saat itu saya mendapatkan inspirasinya dengan duduk di wc nah saat itu saya sedang kebulat berak jadi tidak oke selamatkan dan ketika merasakan kebulat berak itu mulai muncul itu melaksum memunculkan banyak inspirasi begitu ya betul begitu ini ke luar, langsung ke luar juga itu ide itu itu saya wah saat luar biasa jadi kalau untuk para pendengar ni mungkin para penulis-penulis baru yang ingin mendapatkan inspirasi dari kebulat berak atau berak itu sendiri karena apa nih tips untuk outer baru dari mahal kalau tips dari aku ya kalian jujud kalau misalnya kalian lagi bingung, nggak ada lagi wighter walk, nggak ada ide seluruhnya gampang aja kalian coba aja ke kamar mandi, terus duduk aja meskipun kalian nggak pengapain, nggak kebulat atau apapun coba aja pasti, nanti idanya muncul sendiri luar biasa salah satu kata-kata inspiratif mungkin untuk penutupan juga nih ya kita bisa sedikit dengar dari mas alam untuk masalah tadi ya apakah itu juga menjadi inspirasi membuat film kebulat berak itu menjadi inspirasi bahkan saya tadi kaget loh saya kaget loh, ternyata nggak cuma saya yang melakukan hal-kaya gitu untuk mencari inspirasi, untuk mencari ide ternyata seniman selaman lain di luar sana melakukan apa ya, kegiatan berak sebelum manulis karya jadi mas alam juga salah satu ya, mengaprikasi kan ya oh begitu, kalau nggak salah saya dengar ini memang kebulat berak adalah salah satu teknik dari aris total ya, memang sebuah lagenda yang kebetulan ya, memang sudah duduk di salah satu bukunya mengatai istoy system dan berak dimana itu membahas gimana berak membakar risiko logi ya, ya, ya, ya, dan sekolong saya dengar juga akan ada kolobrasi nih ya, kerja sama antara novel, other dan juga mas alam ya, aduh, jangan dispil mas aduh jangan dispil mungkin saya spil judulnya, komos alam kemarin sempat di bereder di Twitter judulnya "The Barak First" apa kaburnar? apa akan dispil sekarang? khusus di podcast yang akan ke Fadanda ya ya, oke, barititu, teman-teman sudah dikonfermasi bahwa project berikutnya akan berud judul "The Barak First" mungkin ada kata penutup nih dari mas alam dan juga mas azor-emba azor untuk disameng inspirasi filmmaker dan juga author-atur duar sana dari aku dulu atau dari mas tadi dulu? mulai dari mas alam oke, dari aku dulu ya mungkin dari aku singkat aja jalan yang jauh, jangan lupa bewa batu asuh, cukup inspiratif, luar biasa semoga bisa di terima-masuk, terima baik-bahetnya ya pasti itu pasatifnya, selanjutnya oke, dari aku, pesannya singkat saja selamat berjuan sukses suaa luar biasa dan itu dia tadi teman-teman dari Mas Alam, dan juga wazor salah satu beberapa dari tokot-tokot inspiratif yang ada di Indonesia yang sudah membangang-bangang harunkan, namanya Indonesia dengan teknik-tekniknya. Dan selat lainnya kita akan memasukisnya sih break dan juga terima kasih sudah menengarkan episod kali ini sampai jumpa di episode yang selanjutnya. Terima kasih. [Muziek]

Podcast Summary

Key Points:

  1. Podcast ini menghadirkan Firdaus Alami (sutradara/produser film Hollywood pemenang Grammy) dan Hazar (penulis novel best-seller New York Times).
  2. Keduanya mengaku sangat terkejut dan bangga bisa diundang ke podcast Kafka Feranta, yang sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka sejak kecil.
  3. Alami telah berkarier 15 tahun di industri film dengan lebih dari 70 nominasi dan penghargaan nasional maupun internasional.
  4. Hazar baru saja meraih kesuksesan besar dengan novelnya yang menjadi best-seller di New York Times dan meraih penghargaan "One of the Best Novelist of the Year".
  5. Alami mengungkapkan tantangan terbesarnya adalah "kebulat berak" (sembelit) di tengah syuting, yang diatasi dengan menggenggam batu.
  6. Hazar juga mengalami hal serupa
  7. Keduanya sepakat bahwa "kebulat berak" adalah teknik kreatif yang ampuh, bahkan disebut sebagai legenda dalam "Aristoteles System".
  8. Mereka mengumumkan proyek kolaborasi mendatang berjudul "The Barak First".
  9. Pesan penutup

Summary:

Podcast ini menghadirkan dua tokoh inspiratif: Firdaus Alami, sutradara dan produser film Hollywood yang telah meraih banyak penghargaan selama 15 tahun kariernya, serta Hazar, penulis novel best-seller New York Times yang baru saja dinobatkan sebagai salah satu novelis terbaik tahun ini. Keduanya mengaku sangat terhormat bisa tampil di podcast Kafka Feranta, yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka sejak kecil. Dalam diskusi, mereka mengungkapkan tantangan kreatif yang unik dan lucu: "kebulat berak" atau sembelit.

Alami mengaku selalu mengalami sembelit di tengah syuting film dan mengatasinya dengan menggenggam batu. Hazar juga mendapat inspirasi untuk novelnya "Ready Set Go" saat duduk di toilet karena sembelit. Mereka percaya bahwa kondisi ini justru memicu ide-ide kreatif yang luar biasa, bahkan menyebutnya sebagai teknik yang diakui dalam "Aristoteles System".

Sebagai penutup, mereka mengumumkan proyek kolaborasi berjudul "The Barak First" dan memberikan pesan inspiratif: Alami berpesan "Jangan lupa bawa batu" untuk perjalanan panjang, sementara Hazar mengucapkan "Selamat berjuang, sukses selalu". Podcast ini menjadi bukti bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja, bahkan dari hal yang paling tidak terduga sekalipun.

FAQs

Mas Alam sering mengalami kebelet berak di tengah-tengah pengambilan gambar film, dan solusinya adalah memegang batu sebagai cara mengatasinya.

Mas Alam mencari batu dan memegangnya erat-erat di tangan, karena di lokasi syuting tidak ada toilet.

Inspirasi novel 'Ready Set Go' muncul saat Hazar duduk di toilet sekolah menengah pertama dan mengalami kebelet berak.

Hazar menyarankan untuk duduk di kamar mandi meskipun tidak kebelet, karena ide sering muncul dengan sendirinya.

Proyek kolaborasi mereka akan berjudul 'The Barak First'.

Mas Alam berpesan, 'Jalan yang jauh, jangan lupa bawa batu' sebagai metafora untuk menghadapi tantangan.

Chat with AI

Loading...

Pro features

Go deeper with this episode

Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.