
Kisah ini bermula dari pertemanan dekat narator dengan Juan, teman sekelasnya sejak semester awal. Selama semester 4, kedekatan mereka tumbuh secara alami: sering pergi bersama, aktif berorganisasi, dan komunikasi melalui chat menjadi sangat intens, penuh canda dan flirting, meski tanpa pernah mendefinisikan hubungan. Narator mengira semuanya berjalan baik-baik saja. Namun, pada suatu titik, Juan mulai menjauh secara tiba-tiba. Narator baru menyadari penyebabnya di akhir Juli: Juan kembali ke mantan pacarnya. Narator merasa dikhianati dan terluka, menyadari bahwa selama ini ia hanya menjadi "pemeran pengganti" atau rencana cadangan saat Juan tidak bersama sang mantan. Perasaan kehilangan teman berubah menjadi kenyataan pahit bahwa ia telah jatuh cinta pada seseorang yang memprioritaskan masa lalunya. Narator akhirnya memilih menjaga jarak, berusaha mengikhlaskan pertemanan dan hubungan tak jelas yang berjalan sekitar 8 bulan. Refleksinya menekankan betapa menyakitkan dan tidak adilnya menjadi pilihan kedua, serta bahwa dalam hubungan yang sehat, seseorang tidak seharusnya merasa harus bersaing, apalagi dengan masa lalu pasangannya.