Go back

Apa itu CSR?

17m 35s

Apa itu CSR?

Podcast ini membahas Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. CSR diwajibkan secara hukum, dengan perusahaan harus mengalokasikan minimal 1% dari keuntungannya. Konsep ini berakar pada prinsip triple bottom line (people, planet, profit), yang menekankan bahwa bisnis tidak hanya mengejar keuntungan tetapi juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan. Bentuk CSR beragam, mencakup pemberdayaan masyarakat berkelanjutan (misalnya, membangun sekolah), filantropi sosial, dan investasi sosial seperti pelatihan keterampilan. CSR terbagi menjadi internal, yang fokus pada kesejahteraan karyawan (contohnya penyediaan poliklinik atau penitipan anak), dan eksternal, yang ditujukan untuk masyarakat luas (seperti bantuan sembako atau penanaman pohon). Tujuannya adalah memastikan aktivitas produksi tidak merugikan lingkungan atau komunitas sekitar. Perusahaan besar seperti Astra dan Indofood menjalankan CSR sesuai visi mereka, misalnya melalui pelatihan bulutangkis atau pengolahan makanan. CSR dianggap penting untuk membangun peradaban dan kesejahteraan bersama, serta mencegah perusahaan mengabaikan tanggung jawab sosial meskipun meraih profit besar.

Transcription

1448 Words, 10097 Characters

Indonesian
[MUSIK] Ya, halus semuanya sobat sesu lagi kopi di panapun merada. Dan tentunya semuanya lagi pada menunai kan ibadah kuasa di bulan Ramadan bagi mereka yang jalan kanya. Dan tentunya kita harus terlaks banget mengjalankan ibadah kuasa di tengah masa pandemi COVID-19 ini. Bada kesempatan hari ini, gue mau saring podcast mengenai corporate sosial responsibiliti atau KSR. Nah tentunya semua kalian sudah pernah atopakan saring dengan istilah corporate sosial responsibiliti atau biasanya kenal dengan CSR. Nah CSR ini merupakan bagian dari kua gibanya atau tanggung jawab dari sebuah organisasi perusahaan. Yang dimana setiap perusahaan ini wagi menyesikan minimal satu per cent dari profitnya untuk kemas latan masarakat atau kepentingan dari masarakat di minimal di sekitar ligungan perusahaan itu beradana. Nah CSR sendiri ini sebenarnya berdua untuk bisa memberikan kebermanfaatan sosial antarapusahaan dengan masarakat. Nah bentuk dari CSR sendiri ini bisa macam-macam yang ada yang siapatnya ini pemberdaya masarakat yang siapatnya adalah berkelajutan, misalnya si umusan di sebut. Menyelanggar atakan namanya pendidikan bagi masarakat menengah ke bawah dengan mengbuat sebuah sekolah, TOPKKBEM atau juga bisa berupa bentuk CSR itu bilang profit sosial. Seperti misalnya bahkan sosial memberikan sebuah kok yang siapatnya ini berputus jadi pada saat dikasih pada hari itu yang sudah selesai. Nah bentuk tapi ada juga yang siapatnya ini CSR yang investasi sosial lagi si busaan misalnya si busaan untuk sebut memberikan pelatikan sesuai dengan bidang dari busaan. Misalnya busaan yang memberikan CSR ini bergerak di bidang next day. Nah sebuah sebuah temb� yang memberikan berupa ketrapilan kerja di bidang next day ini bagi masarakat sekitang ketika masarakat sekitang sebut ada yang punya ketrapilan yang bagus. Kemudian di rekrut di penggawainya naïne pun sudah dilakukan oleh beberapa perusahaan yang ternamanya yang dimana kemudian dia membengun siapa ketemitraan. Jadi dia memberikan pelatikan kepada masarakat. Nah keuntungannya adalah si masarakat sebut juga bisa memberikan beneficat keuntungan beri sebuah sebut. Nah selain yang tadi yang berupa siapet temb� ternamanya CSR sendiri ini hal yang memang di satu sisi menguntungkan beri sebuah sebuah sebut. Tapi di satu sisi pandang menjadi berbanding di perusahaan. CSR sendiri ini sebenarnya sudah diwajikan di dalam peraturan pemerintah yang dimana mengenai yang udah mengundang tentang perusahaan terbatas. Jadi setiap perusahaan itu wajib menisikan yang namanya CSR atau dan sosial bagi masarakat. Apa sih secara instoris jasar sebut? CSR secara secara secara secara ini sebenarnya berangkat dari para aktivitas aktivitas sosial, linkungan yang kemudian melihat bahwa perusahaan ini harus punya tanggung jawab ini. Ada masarakat karena dari kejahatan produksinya ini bisa mengancam ke hidupan sosial, hidupan linkungan sehingga perusahaan resbutah serta mengjawab oleh kareitulah. Temu di Anujulis telang namanya gerakan pembanganan berkola juta. Pembanganan berkola juta ini berentak sih pada itu ada terpelpe. Terpelpe ini terdiri dari people planet and profit. Yang namanya secara secara secara suara sti, yang bergirap di bidang bisnis sosial, tidak hanya memikirkan profit semata. Tetapi juga harus memikirkan tentang people. Itu tentang masarakat tentang manusia di altersuesta ini. Jadi dari hasil, kejahatan produksinya, jangan sampai merugikan masarakat kemudian yang berikutnya adalah planet, planet di sini adalah linkungan. Nah, linkungan ini yang sebenarnya kemudian sempat ramai, gerakan, gerakan tentang adanya efek rumah kacai, akibat, teman asan global, akibat tingginya, tingkat industrialisasi. Nah, ini yang sebenarnya, sampai saat ini terus di kampanya tanpa yang berbeza, macam aktifist di linkungan yang bergabung dari berbeza. Kerba gama macam, aliasa mattengi, nah, adanya beratan gerakan untuk setiap rusan ini memiliki tanggungjawab itu tidak hanya profit, tapi juga harus memikirkan tentang people dan planet. Ini yang kemudian, negara mau agik-paks dia perusahaan, ini mau agik memiliki tanggungjawab sosial. Nah, sebenarnya tidak hanya di Indonesia, di Amerika, di Eropakul sama, ya setiap rusan itu agik, ini langgarakan terdiatan tanggungjawab sosial perusahaan, itu kaya sarnya. Yang dimana untuknya bisa berbagai macam bentuk, nah, oleh kera itu lah, cesar ini sebenarnya punya posisi penting, yang dimana posisi pentingnya adalah bahwa cesar ini mengikat organisasi rusan untuk bisa peduli terhadap masyarakat, terhadap linkungan. Jangan sampai aktivitas-aktifitas produkisi khusaha atau bisnisnya, ini justru, nanti kemudian hari ini merupikan. Nah, oleh kaya itu lah sebenarnya, kaya sarang ideal dalam kaya sarang di Samoriko Ferry, ya, dampak dari yang dihasilkan atas aktivitas produkisi dari si khusan terusipu. Jadi tidak hanya semata-mata, memberikan bantuan sosial, entah itu berupa uang tunai atau sembaku, ya tetapi juga harus bisa mencoba berkontribusi terhadap proses, ya, plestarian bahkan pemulahan dari linkungan sekitar, maupun masyarakatnya, nah, ada beberapa pusah pusahan yang sekarang cesar ini, misalnya dia mengalupasikan untuk menanam bibit pehon di spanjang jalan raya, betangkan contornya. Ada juga yang kemudian cesar ini, tunggu bersikan linkungan selokan di sekitar pusahan, maupun di tempat tinggal masyarakat, ada juga yang kemudian menyediakan darulang sampah, ya, bagi pusahan tersebut, maupun di sekitar linkungan masyarakat. Ha, cesar ini tidak hanya siapa-siapnya itu external atau bisa di bilan hanya di luar, pulusan kantor atau pusahan saja tetapi juga cesar ini di bagi menjadi dua, ada cesar yang termal, ada cesar ekstremal. Cesar yang internal ini adalah cesar yang diperuntukan bagi ke sejar terahan, ya, pegawainya, misalnya, ya, tentunya aktivitas kerja pegawai ini bisa berdampak pada kesihatan si pegawai. Namah, tak kemudian kantor atau pusahan ini memberikan ayah naik. ke sehatan berupa adanya poliklinik di kantor. Jadi bagi pegawa yang sakit digratiskan untuk berobak, bahkan ada juga kantor kantor yang pengubian menyediakan layanan di diker, yang dimana si pegawai tersebut bekerja, tetapi dia memiliki seorang anak masih balita atau masih kecil, kemudian saat dia bekerja, tentu pikirannya berbagi, memikirkan anak yang di rumah, yang diurus oleh orang tua-nya, atau bahkan mungkin oleh asisten rumah tangga, itu yang membuat si bekerja tersebut, tidak tenang, karena jauh dari kemawasan si orang tua-nya. Si kantor, kemudian mempasilitasi dengan adanya pelayanan yang mempikir di dalam lingkuman perjaga di pusahasi pegawai tersebut. Jadi, si pegawai nanti pada saat yang misdi rakat, misalnya dia bisa memantau ini aktivitas anaknya. Ya, nah oleh kera itu lah, si pegawai tersebut, jadi merasa dia dekat oleh kena kerja, kantor, tetapi dia merasa dekat dengan anaknya. Karena dia masih bisa mengawasi, nah, itu termasuk bagian dari CESAR, yang termah yang dimana CESAR internal ini, itu juga untuk ke sejarahan para pegawai. Nah, kira hanya dalam pekerja, peperlayanan, bebeker, atau misalnya poli, meniksa saja, tetapi juga ada yang tentu, seperti dunasian kesumbangan, musibah atau bila sumpahwa, ya, atau misalnya bantuan duka, jadi bagi pegawai yang keluarganya meninggal, ya keluarga intinya, ya, ini ada pembantuan dari situsahan. Ya, nah, ada banyak bentuk dari CESAR internal, yang di selenggarakan oleh organisasi perusahan. Nah, kalau yang CESAR external, ini biasanya simpannya kejutan kejutan CESAR yang dilakukan atau diperuntukan, di luar aktivitas lingkungan pusahan, yang tadi yang sudah sempat dua sih lu, yang dimana misalnya sih, kantor si pusahan ini, memberikan bantuan sosial, berupa sembako, dan atunai, kesembunian menangan bibit tanaman, kemudian memberikan pelayanan, kesiatan raks, sebagai masyarakat, kemudian menbersikan selapan, ya, nah ini bentuknya adalah CESAR external. Nah, pada intinya, ya, CESAR ini bagian dari kuatiban perusahan, kepada para pegawainya, kepada masyarakat dan lingkungan. Nah, mengingat aktivitas produk si yang tinggi, betul-leng kemudian mengikat sebuah perusahan, untuk memiliki tanggung jawab terhadap, ke hidupan dari pegawainya masyarakat, ngopun lingkungannya. Nah, CESAR ini punya dunjuan yang sangat baik, untuknya, ya, dan oleh karena itu lah, dalam pelaksanaan CESAR disebuah perusahan, biasanya setiap pusahnya punya di visi atau tim pusus yang biasanya unjalankan tergiatan CESAR ini, ya, nama-nama besar seperti Astra seperti Indofu, itu mau di yang seperti misalnya, seperti jarong super, misalnya. Nah, mereka ini punya CESARnya sesuai dengan pertresit dari keinginan visi-misi dari tujuan yang gandisasinya, contoh misalnya, kayak kepergapan, kual misalnya. Mereka melaksanakan CESARnya dalam bentuk, pemberikan pelatihan, bulutangkis, ya, dalam ranta mau persiapan, para calon-calon atlet bulutangkis, terus kemudian Astra, misalnya, yang menggarakan kegiatan dan nawanya pelatihan, bagi masyarakat di bidang automotif, terus kemudian Indofu juga, mereka bekerja sama dengan masyarakat, dalam kegiatan kegiatan, yang siapatnya memberdaya kena serahkan dalam bidang pengolahan makanan, ya, dan banyak lagi pusan pusahan yang menjalankan CESARnya, dengan punitangan ke cirkasnya masih masih, dan yang paling penting adalah, jangan sampai pusahan, ini memiliki profit yang besar, tetapi kemudian lupa untuk menjalankan tanggung jawab sosial pusahannya, dan terdepannya, ya, setiap pusahan ini tentu harus dan wajib menjalankan CESAR, karena ini bagian dari si klus membangan ke adaban dan ke sejar terakhan bagi masyarakat, mau pun bagi lingkungan, ya, keaskian dari gua itu tadi penjelasan singkat tentang, yang namanya CESAR, dan tentunya apa yang tadi gua jelaskan tentang CESAR, ini masih sedikit sekali, karena penjelasan tentang CESAR ini, banyak sekali ruangin koknya, dan oleh kaya itu, bagi penengar sobat susu lebih kobi, bisa cari berbagai macam referensi mengenai CESAR, yang terutunya banyak sekali di dunia interpem, CES, kaya dari gua penjelasan mengenai CESAR, tetap semangat atau jalan-kannya beda, dan gua saat, CES, Salam, sobat suruh lagi, kobi.

Podcast Summary

Key Points:

  1. CSR (Corporate Social Responsibility) adalah tanggung jawab perusahaan untuk berkontribusi pada masyarakat dan lingkungan, dengan minimal mengalokasikan 1% dari keuntungan.
  2. Bentuk CSR beragam, termasuk pemberdayaan masyarakat berkelanjutan (seperti pendidikan), filantropi sosial, dan investasi sosial (seperti pelatihan keterampilan).
  3. CSR diwajibkan oleh peraturan pemerintah dan didasarkan pada konsep triple bottom line (people, planet, profit), menekankan keseimbangan antara keuntungan, tanggung jawab sosial, dan kelestarian lingkungan.
  4. CSR dibagi menjadi internal (untuk kesejahteraan karyawan, seperti fasilitas kesehatan atau penitipan anak) dan eksternal (untuk masyarakat dan lingkungan, seperti bantuan sembako atau penanaman pohon).
  5. Implementasi CSR bertujuan memastikan aktivitas produksi tidak merugikan masyarakat atau lingkungan, dengan contoh dari perusahaan besar seperti Astra dan Indofood yang menjalankan program sesuai visi mereka.

Summary:

Podcast ini membahas Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. CSR diwajibkan secara hukum, dengan perusahaan harus mengalokasikan minimal 1% dari keuntungannya. Konsep ini berakar pada prinsip triple bottom line (people, planet, profit), yang menekankan bahwa bisnis tidak hanya mengejar keuntungan tetapi juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan.

Bentuk CSR beragam, mencakup pemberdayaan masyarakat berkelanjutan (misalnya, membangun sekolah), filantropi sosial, dan investasi sosial seperti pelatihan keterampilan. CSR terbagi menjadi internal, yang fokus pada kesejahteraan karyawan (contohnya penyediaan poliklinik atau penitipan anak), dan eksternal, yang ditujukan untuk masyarakat luas (seperti bantuan sembako atau penanaman pohon). Tujuannya adalah memastikan aktivitas produksi tidak merugikan lingkungan atau komunitas sekitar.

Perusahaan besar seperti Astra dan Indofood menjalankan CSR sesuai visi mereka, misalnya melalui pelatihan bulutangkis atau pengolahan makanan. CSR dianggap penting untuk membangun peradaban dan kesejahteraan bersama, serta mencegah perusahaan mengabaikan tanggung jawab sosial meskipun meraih profit besar.

FAQs

CSR adalah tanggung jawab sosial perusahaan yang mewajibkan perusahaan menyisihkan minimal 1% dari labanya untuk kemaslahatan masyarakat atau lingkungan sekitar. Ini bertujuan memberikan manfaat sosial antara perusahaan dan masyarakat.

Bentuk CSR beragam, seperti pemberdayaan masyarakat berkelanjutan (misalnya membangun sekolah), bantuan sosial langsung (seperti sembako), atau investasi sosial (seperti pelatihan keterampilan kerja). Ada juga CSR internal untuk kesejahteraan pegawai dan eksternal untuk masyarakat luas.

CSR diwajibkan berdasarkan peraturan pemerintah tentang perusahaan terbatas, yang mewajibkan perusahaan berkontribusi pada masyarakat. Ini juga didorong oleh konsep triple bottom line (people, planet, profit) yang menekankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

CSR internal ditujukan untuk kesejahteraan pegawai, seperti layanan kesehatan di kantor atau fasilitas penitipan anak. CSR eksternal ditujukan untuk masyarakat dan lingkungan di luar perusahaan, seperti bantuan sosial, penanaman pohon, atau pembersihan selokan.

Contohnya, Astra menyelenggarakan pelatihan di bidang otomotif, Indofood memberdayakan masyarakat dalam pengolahan makanan, dan perusahaan lain memberikan pelatihan bulutangkis untuk calon atlet. Setiap perusahaan menyesuaikan CSR dengan visi dan bidang usahanya.

CSR menguntungkan perusahaan dengan membangun citra positif dan kemitraan dengan masyarakat. Bagi masyarakat, CSR memberikan manfaat seperti peningkatan keterampilan, bantuan sosial, dan perbaikan lingkungan sekitar.

Chat with AI

Loading...

Pro features

Go deeper with this episode

Unlock creator-grade tools that turn any transcript into show notes and subtitle files.