
Dalam diskusi di Siniat Celetuk Bahasa Tempo, Dewa dan Rosa membahas tentang penghalusan makna kata dalam pemberitaan media. Mereka menyoroti penggunaan eufemisme seperti "diamankan" sebagai pengganti kata-kata tegas seperti "ditangkap" dalam berita. Meskipun eufemisme dapat diterima dalam bahasa sehari-hari untuk menghindari kata-kata kasar, dalam konteks berita, penggunaan kata yang tegas dianggap lebih penting untuk menjaga kejelasan informasi. Diskusi juga menggarisbawahi bahwa eufemisme tidak selalu salah, terutama dalam komunikasi sehari-hari di antara pengguna bahasa. Namun, dalam berita, penggunaan kata yang tepat dan jelas dianggap lebih efektif. Penekanan pada penggunaan kata yang tepat dan tegas dalam pemberitaan disampaikan sebagai upaya menjaga kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik.